Portal Berita Ekonomi Sabtu, 17 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:54 WIB. Afganistan - Pemerintah Trump yakin sebentar lagi bisa berdamai dengan Taliban.
  • 18:01 WIB. Deradikalisasi - Kemhan telah mencetak 83.458.360 kader bela negara pada 2019.
  • 16:53 WIB. Remisi - 130.383 napi memperoleh remisi  127.593 orang langsung bebas.
  • 16:41 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific mengkonfirmasi pengunduran diri CEO Rupert Hogg.
  • 16:34 WIB. Singapura - PM Singapura: Dana untuk pembangunan infrastruktur Asia tidak cukup, butuh investasi asing.
  • 14:30 WIB. Hong Kong - Ribuan guru ikut demo menentang pemerintah.
  • 14:08 WIB. Papua - Dua orang anggota TNI tertembak KKSB di Trans Wamena-Habema pada Jumat (16/8).
  • 13:58 WIB. Meksiko - Presiden Meksiko dukung pemotongan suku bunga acuan
  • 11:47 WIB. China - Alibaba tunda pencatatan di Bursa Efek Hong Kong yang perkiraan awalnya di September (New York Post)

2 Penembakan Brutal di Amerika Serikat, Obama Kritisi Pemerintahan Trump

2 Penembakan Brutal di Amerika Serikat, Obama Kritisi Pemerintahan Trump - Warta Ekonomi
WE Online, Washington -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengomentari gaya kepemimpinan pemerintah AS saat ini pada sebuah tweet yang diposting Senin sore, usai terjadi penembakan di El Paso, Texas, dan Dayton, Ohio, yang menewaskan 20 orang dan puluhan lainnya terluka.

 

"Kita harus dengan tegas menolak bahasa yang keluar dari mulut para pemimpin kita yang memberi rasa takut dan kebencian atau menormalkan sentimen rasis; para pemimpin yang menjelekkan orang-orang yang tidak terlihat seperti kita, atau menyarankan orang lain, termasuk imigran, mengancam cara hidup kita, atau menyebut orang lain tidak manusiawi atau menyiratkan bahwa Amerika hanya milik satu kelompok,” tulis Obama tanpa menyebut nama dalam pernyataannya.

 

"Bahasa seperti itu bukan hal baru—itu merupakan akar dari kebanyakan tragedi manusia sepanjang sejarah, di sini di Amerika dan di seluruh dunia," bebernyaa.

 

Penembakan di El Poso, Amerika Serikat.

 

Saat kepimpinannya delapan tahun menjadi orang nomor satu di Amerika, Obama menyuarakan "hukum senjata akal sehat" namun tidak membuat kemajuan yang signifikan, undang-undang kontrol senjata gagal melewati Senat setelah penembakan Sandy Hook. Obama dan mantan ibu negara Michelle Obama menyampaikan belasungkawa kepada keluarga-keluarga korban.

 

Kritikan yang dilontarkan Obama tak lama usai pernyataan Trump di Gedung Putih, menanggapi dua penembakan selama akhir pekan.

 

"Pembantaian biadab ini merupakan serangan terhadap komunitas kita, serangan terhadap bangsa kita dan kejahatan terhadap seluruh umat manusia," papar Trump. "Dengan satu suara, bangsa kita harus mengutuk rasisme, kefanatikan, dan supremasi kulit putih."

 

Karena dua penembakan massal ini telah memicu perdebatan, mantan Presiden AS Bill Clinton juga berkomentar.

 

"Berapa banyak lagi orang yang harus mati sebelum kita mengembalikan larangan senjata serbu," cuitnya.

 

Seperti yang telah diwartakan, pada Senin sore, Departemen Kepolisian El Paso memperbarui jumlah orang yang tewas menjadi 22 dengan belasan lainnya terluka. Terhitung ada 9 orang terbunuh di Ohio sebelum polisi membunuh pelaku. Ada 27 orang yang juga terluka dalam penembakan itu, yang terjadi kurang dari 24 jam setelah penembakan Texas.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Donald Trump, Barack Obama

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Foto/Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86