Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,62% pada level 25.102.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,40% pada level 2.311.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,73% pada level 2.534.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,17% pada level 3.377.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,26% pada level 22.514.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,68% pada level 6.077.
  • 15:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.550 IDR/USD.

Guys, Jangan Abaikan Gejala Kanker dan Tumor Otak

Guys, Jangan Abaikan Gejala Kanker dan Tumor Otak

Dokter spesialis saraf dr I ketut Sumada SpS dari RSUD Wangaya Bali menyerukan agar masyarakat mengenali keberadaan kanker dan tumor otak sejak dini. Mereka yang memiliki keluhan kesehatan harus segera memeriksakan diri.

"Munculnya kanker atau tumor harus diperhatikan sejak dini, harus diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata dokter Spesialis Saraf RSUD Wangaya dr I ketut Sumada SpS di Denpasar, Bali, belum lama ini.

Secara umum, tumor otak biasanya ditandai dengan adanya sakit kepala yang disertai reaksi muntah setiap hari. Pengidapnya akan merasakan penglihatan mulai kabur serta sering kesemutan di badan.

Sumada mengatakan, apabila sakit kepala tersebut telah dirasakan lebih dari tiga bulan dan juga penglihatan kabur disertai dengan kesemutan seluruh tubuh maka dapat dikatakan kondisi tersebut mendekati gejala tumor otak. Untuk itu, apabila tanda-tanda tersebut mulai dirasakan dalam rentang waktu yang cukup lama, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara klinis.

"Kalau sudah muncul tanda itu berarti mendekati pada tumor otak jadi harus diperiksakan, apa betul tumor otak, CT Scan yang akan membuktikan apakah masuk dalam tumor ganas atau jinak dan juga besar atau kecilnya," jelasnya.

Sumada juga menjelaskan, apabila posisi ditemukan tumor otak tersebut berada di bagian tengah otak, maka dapat disebut sebagai tumor ganas. Proses pengobatannya disertai dengan kemoterapi dan radioterapi.

Kanker atau tumor otak bisa dipicu oleh polusi udara, seperti asap kendaraan, dan juga mengkonsumsi makanan yang mengandung karsinogen secara berlebihan. Kanker atau tumor otak juga dapat disebabkan dari faktor genetik.

"Penyebabnya banyak hal apalagi sekarang banyak sekali polusi udara atau polusi makanan, seperti buah-buah yang disemprot pestisida, biar tahan lama padahal kandungan buah itu ketika disemprot pestisida sangat berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.

Untuk pencegahannya, jika dari awal diketahui memiliki riwayat kanker dari orang tua, maka harus diseimbangkan dengan pola hidup sehat. Selain itu, Sumada menyarankan masyarakat menghindari makanan dan minuman yang berasal dari bahan yang memicu kanker.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Tag: Kanker, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Republika

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,918.44 3,879.14
British Pound GBP 1.00 19,226.93 19,032.71
China Yuan CNY 1.00 2,110.42 2,089.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,696.12 14,549.89
Dolar Australia AUD 1.00 10,562.10 10,449.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.27 1,877.33
Dolar Singapura SGD 1.00 10,713.02 10,602.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,363.47 17,186.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.25 3,455.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,923.37 13,783.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5127.051 52.049 696
2 Agriculture 1155.132 -0.286 23
3 Mining 1399.666 40.451 48
4 Basic Industry and Chemicals 749.122 6.097 80
5 Miscellanous Industry 905.550 12.406 52
6 Consumer Goods 1911.618 34.786 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.258 0.452 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 904.224 19.899 78
9 Finance 1122.591 2.025 93
10 Trade & Service 615.708 4.701 173
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 INAF 2,280 2,850 570 25.00
3 PEHA 1,390 1,735 345 24.82
4 PYFA 775 965 190 24.52
5 CENT 106 128 22 20.75
6 ALTO 334 400 66 19.76
7 JIHD 470 560 90 19.15
8 CNTX 218 258 40 18.35
9 PGLI 178 210 32 17.98
10 DPNS 246 286 40 16.26
No Code Prev Close Change %
1 UANG 412 384 -28 -6.80
2 KBAG 324 302 -22 -6.79
3 DART 236 220 -16 -6.78
4 LUCK 266 248 -18 -6.77
5 SRAJ 148 138 -10 -6.76
6 WOWS 74 69 -5 -6.76
7 RICY 89 83 -6 -6.74
8 PCAR 386 360 -26 -6.74
9 SINI 476 444 -32 -6.72
10 KICI 268 250 -18 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 PSAB 262 290 28 10.69
3 MDKA 1,810 1,935 125 6.91
4 BBRI 3,080 3,080 0 0.00
5 FREN 132 144 12 9.09
6 INAF 2,280 2,850 570 25.00
7 TOWR 1,160 1,160 0 0.00
8 TLKM 2,950 3,020 70 2.37
9 MSIN 270 270 0 0.00
10 BRIS 535 550 15 2.80