Portal Berita Ekonomi Senin, 06 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:09 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.618 USD/troy ounce.
  • 08:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 32,60 USD/barel.
  • 08:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,57 USD/barel.

Pemilu Kita Sudah Carut Marut, Harus Disederhanakan

Pemilu Kita Sudah Carut Marut, Harus Disederhanakan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Wacana kenaikan ambang batas Parlemen atau Parlementary Threshold (PT) menjadi 5 persen dalam revisi Undang-Undang (UU) Pemilu menuai komentar beragam sejumlah pihak.

Direktur Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus menganggap, dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, tersisa hanya 9 partai yang lolos ambang batas parlemen.

"Bagi saya jumlah ini masih sangat gemuk, idealnya lima partai saja sudah cukup," kata Sulthan dikutip dari SINDOnews, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga: Pemilu 2024, PDIP Pesimis Menang Tanpa Jokowi?

Menurut Sulthan, dari sekian persoalan pada pemilu kemarin, parlementary treshold masih menjadi perdebatan. Karenanya, UU pemilu perlu segera masuk dalam prioritas untuk direvisi.

"Mumpung masih hangat di kepala setiap orang. Soal ambang batas ini juga layak untuk ditinjau kembali. Pemilu kita sudah carut marut, harus disederhanakan," imbuh dia.

Sulthan menilai, sistem politik Indonesia memang multipartai, namun harus multipartai yang terbatas. Perhatikan saja identitas masing-masing partai yang berlaga di pemilu kemarin, nyaris tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kesemuanya mengklaim diri nasionalis, agamis dan prorakyat.

"Toh pada akhirnya di parlemen pun mereka saling koalisi, jadi sekalian saja disederhanakan," ungkap analis politik asal UIN Jakarta ini.

Baca Juga: Kubu Prabowo Yakin Gugatan Pemilu ke MA Belum Basi, Alasannya...

Lanjut Sulthan, lebih baik PT ini juga diberlakukan hingga DPRD tingkat II. Dengan begitu keberadaan parlemen lebih legitimasi. Menurutnya, kelemahan dari sistem banyak partai mengundang politik transaksional.

"Kebiasaan buruk ini perlu diminimalisir sedemikian rupa agar perpolitikan kita menjadi bermutu dan produktif. Idealnya partai di Indonesia cukup 5-7 saja. Untuk apa memperbanyak warna jika warna dasarnya cenderung sama," tandasnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: UU Pemilu, Pemilu, Koalisi, politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80