Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:03 WIB. Brexit - Inggris dan Korsel sepakat perdagangan bebas jalan terus setelah Brexit.
  • 08:09 WIB. Turki - Aktivitas belanja turis China ke Turki naik 85% (y on y)  pada 7 bulan terakhir
  • 07:56 WIB. Jakarta - Anies Baswedan hentikan bantuan untuk pengungsi, minta UNHCR tanggung jawab.
  • 07:13 WIB. Suku bunga - Dua offisial The Fed negara bagian AS tidak setuju The Fed kembali menurunkan suku bunga.
  • 06:48 WIB. Jakarta - 350 aparat keamanan jaga kantor Golkar akibat bentrokan internal.
  • 06:35 WIB. AS - US Cyber Security Agency: Mengurangi risiko dari China adalah prioritas utama.
  • 06:07 WIB. China - Menurut survey, PBOC sebaiknya menurunkan suku bunga lagi.
  • 01:10 WIB. China - Thermo Fisher Scientific akan dirikan basis produksi baru di Suzhou (Jiangsu)
  • 00:27 WIB. China - 5G SK Telecom sedot lebih dari 1 juta pelanggan dalam 140 hari,  tumbuh lebih cepat 2x dari LTE
  • 23:09 WIB. AS - Robot AI besutan Microsoft,  Xiaoice bakal hadir di Vivo, Oppo,  WeChat dan Beijing Bytedance Technology
  • 22:49 WIB. Rusia - Putin: Rusia berharap kepemimpinan baru UE punya pendekatan konstruktif untuk berhubungan dengan Rusia
  • 22:09 WIB. China - PBOC: China akan bangun framework pengembangan fintech dan integrasi teknologi & keuangan pada 2021

Aksi Pro-demokrasi di Hong Kong, Pemerintah China: Jangan Main Api

Aksi Pro-demokrasi di Hong Kong, Pemerintah China: Jangan Main Api - Warta Ekonomi
WE Online, Hong Kong -

Pemerintah China memberikan himbauan keras kepada massa pro-demokrasi Hong Kong untuk tidak bermain api. Hal tersebut akan berpotensi menjadi bumerang. Juru bicara kantor kebijakan utama China di Hong Kong mengatakan kepada para pemrotes untuk tidak "meremehkan tekad pemerintah pusat".

 

Menurut laproran BBC News, massa pro-demokrasi adalah dalang di balik kerusuhan di Hong Kong. Pemimpin Hong Kong Carrie Lam memperingatkan sutuasi di kota itu di ambang sangat berbahaya.

 

iu2ajn0lsw255f9ca4yb_17559.jpg

Ia bahkan menuduh para aktivis menggunakan RUU ekstradisi sebagai kedok untuk tujuan nyata mereka. Baerawal dari RUU ekstradisi yang kontroversial, tidak menunjukkan tanda-tanda mereda setelah lebih dari dua bulan demonstrasi.

 

Protes di seluruh kota pada Senin (5/8) mengacaukan layanan transportasi Hong Kong. Protes kemudian terjadi di beberapa wilayah, dibalas oleh polisi dengan menembakkan gas air mata ke demonstran.

 

Apa yang membuat Massa Protes?

 

Demonstrasi besar-besaran yang terjadi saat ini bermula dengan kekhawatiran RUU yang akan memungkinkan tersangka dikirim ke China daratan untuk diadili.

 

Para kritikus mengatakan itu akan merusak independensi peradilan Hong Kong dan dapat digunakan untuk menargetkan orang-orang yang menentang pemerintah China.

 

xmvtsqtssrf0pm44fiiy_18216.jpg

Walaupun RUU tersebut saat ini telah ditangguhkan, para demonstran ingin itu sepenuhnya ditarik dan memperluas tuntutan mereka memasukkan penyelidikan independen terhadap dugaan kebrutalan polisi, amnesti bagi pengunjuk rasa yang dituduh melakukan kerusuhan, dan pengunduran diri pemimpin Hong Kong Carrie Lam.

 

Hong Kong sendiri merupakan bagian dari China di bawah prinsip "satu negara, dua sistem", yang memastikan bahwa Hong Kong menjaga independensi peradilannya sendiri, legislatifnya sendiri dan sistem ekonomi.

 

Namun banyak yang semakin khawatir tentang pengaruh China di wilayah tersebut, di mana RUU ekstradisi hanyalah satu contoh. Tentara Tiongkok sejauh ini tidak terlibat dalam protes, tetapi kantor kebijakan utama China di Hong Kong telah mengutuk aksi protes.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Demonstrasi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Foto/Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.36 3,776.30
British Pound GBP 1.00 17,357.69 17,183.97
China Yuan CNY 1.00 2,029.37 2,009.22
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,305.00 14,163.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,691.64 9,592.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,824.22 1,806.09
Dolar Singapura SGD 1.00 10,341.21 10,234.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,864.25 15,705.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,427.58 3,390.31
Yen Jepang JPY 100.00 13,438.23 13,301.09

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6239.245 -13.722 651
2 Agriculture 1374.258 21.720 21
3 Mining 1576.839 -17.365 49
4 Basic Industry and Chemicals 835.518 -4.150 72
5 Miscellanous Industry 1138.787 -3.180 49
6 Consumer Goods 2393.849 -7.815 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.642 -8.348 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1225.067 0.331 74
9 Finance 1252.258 3.650 91
10 Trade & Service 786.085 -4.281 162
No Code Prev Close Change %
1 FMII 424 530 106 25.00
2 PDES 1,100 1,365 265 24.09
3 APEX 530 640 110 20.75
4 PCAR 1,500 1,800 300 20.00
5 FOOD 144 170 26 18.06
6 ARKA 1,425 1,600 175 12.28
7 JRPT 680 760 80 11.76
8 BAYU 1,390 1,550 160 11.51
9 MASA 565 630 65 11.50
10 KICI 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 POLL 4,740 3,560 -1,180 -24.89
2 INTD 166 140 -26 -15.66
3 SKYB 115 100 -15 -13.04
4 ALKA 492 434 -58 -11.79
5 PAMG 181 160 -21 -11.60
6 JIHD 630 565 -65 -10.32
7 POLY 78 70 -8 -10.26
8 ERAA 1,835 1,655 -180 -9.81
9 BMSR 82 74 -8 -9.76
10 KONI 595 540 -55 -9.24
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,295 1,260 -35 -2.70
2 ERAA 1,835 1,655 -180 -9.81
3 BBRI 4,050 4,070 20 0.49
4 MAMI 90 89 -1 -1.11
5 ASII 6,350 6,325 -25 -0.39
6 PGAS 1,870 1,805 -65 -3.48
7 FOOD 144 170 26 18.06
8 BBNI 7,575 7,600 25 0.33
9 UNTR 20,025 19,975 -50 -0.25
10 KPIG 143 137 -6 -4.20