Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:22 WIB. Samsung - Samsung jual Galaxy Note serentak di 70 negara.
  • 17:52 WIB. India - Perancis akan berikan jet tempur Rafale pertama ke India pada September
  • 17:47 WIB. Wisatawan - Kunjungan wisatawan ke Maldives melebihi 1 juta pada Agustus
  • 16:41 WIB. Jepang - Yokohama resmi jadi lokasi resort yang berbasis kasino
  • 16:16 WIB. EV - LG Chem Korsel gandeng Tianqi Lithium Kwinana untuk amankan bahan utama baterai EV
  • 16:06 WIB. Korea - Pengadilan Seoul perintahkan Audi Volkswagen Korea untuk bayar 1 juta won/US$825 ke penggugat yang mengalami kerusakan mental
  • 15:51 WIB. India - Impor bensin naik menjadi 230 ribu ton pada Juli, tertinggi sejak 2011
  • 14:56 WIB. KPK  - Laode M Syarif dan Basaria Panjaitan tidak lolos tes capim KPK.
  • 14:43 WIB. Korea - Pemerintah Metropolitan Seoul akan bangun rumah untuk generasi muda dengan manfaatkan properti publik yang tidak dipakai
  • 12:03 WIB. Pasar Modal - OJK: Total penghimpunan dana lewat penawaran umum di pasar modal mencapai Rp112,4 T sampai 19 Agustus (ytd) 
  • 11:04 WIB. AP I - AP I meraih penghargaan Top GRC #3 Stars dalam ajang apresiasi Top GRC 2019.

Menyikapi Filipina Jadi Basis Rudal AS, Duterte: Saya Tidak Izinkan Pasukan Asing

Menyikapi Filipina Jadi Basis Rudal AS, Duterte: Saya Tidak Izinkan Pasukan Asing - Warta Ekonomi
WE Online, Manila -

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte secara tegas tidak akan pernah mengizinkan negaranya menjadi basis bagi rudal Amerika Serikat (AS) di Asia. Dirinya mengatakan menolak AS dengan segala bentuk kegiatannya. Khususnya kegiatan mengerahkan senjata nuklir di negaranya untuk melawan pengaruh China.

Menyusul penarikan AS perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) dengan Rusia minggu lalu, Washington menyatakan bahwa mereka sekarang bebas untuk menggunakan rudal nuklir balistik darat yang diluncurkan dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer di mana saja di dunia termasuk Asia. Penempatan rudal di Asia dimaksudkan untuk menangkal pengaruh China yang berkembang di wilayah tersebut.

Namun Duterte menekankan bahwa dia tidak akan pernah membiarkan rencana AS itu terwujud di negaranya.

"Itu tidak akan pernah terjadi karena saya tidak akan membiarkannya," jelas Duterte. 

Berdasarkan penuturannya, Filipina tidak punya niatan melawan China. Sebab untuk saat ini Filipina lebih dekat kepada China dan Rusia.

"Saya tidak akan pernah membiarkan pasukan asing ... saya tidak ingin melawan China. Anda tidak dapat menempatkan senjata nuklir di Filipina. Itu tidak akan pernah terjadi," pungkasnya seperti dilansir dari RT, Rabu (7/8/2019).

Duterte menegaskan bahwa Filipina tidak berusaha untuk bergabung dengan aliansi militer mana pun. Ia juga menjelaskan bahwa Manila terpaksa mencari hubungan yang lebih dekat dengan Rusia dan China, setelah AS pada 2016 menolak untuk menjual 26.000 senapan, di bawah dalih pelanggaran hak asasi manusia.

"Anda adalah orang-orang yang bertanggung jawab. Anda praktis mengantarkan saya ke pelukan pemerintah China,” ungkap Duterte, menyalahkan anggota parlemen AS karena keputusannya menolak menjual senjata kepada Filipina.

“Apa yang harus saya lakukan? Lalu saya pergi ke Rusia," sambungnya.

Presiden Filipina kembali menyebut bahwa terdapat perbedaan besar antara AS dan China.

"Sampai hari ini, saya ingin mengatakan ini kepada Amerika, sampai hari ini, mereka (Rusia dan China) tidak menuntut pembayaran rasa terima kasih, atau bahkan tusuk gigi, tidak ada," tegas Duterte.

Duterte berpendapat bergabung dengan aliansi militer di tengah ketidakstabilan global yang terus meningkat tidak ada gunanya, karena jika perang pecah antara kekuatan nuklir, semua akan binasa.

"Jika Anda pergi berperang dan China akan melepaskan semua misilnya nuklir, dan Amerika dan Rusia ... dan Inggris dan Italia dan Prancis, ini akan berarti akhir dari kita semua," tukas dia.

Sebelumnya, China telah memperingatkan Washington bahwa akan mengambil semua tindakan balasan yang diperlukan jika Pentagon melanjutkan rencananya untuk mengerahkan rudal-rudal berbasis darat di depan pintunya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Filipina, Rodrigo Roa Duterte

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Reuters/Romeo Ranoco

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39