Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles

Tingkatkan Keamanan Siber, Singapura Permudah Uji Coba Fintech

Tingkatkan Keamanan Siber, Singapura Permudah Uji Coba Fintech - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Moneter Singapura (MAS) meluncurkan layanan ekspres 21-hari untuk persetujuan bagi perusahaan fintech yang mengajukan uji produk di regulatory sandbox. Langkah ini bertujuan untuk memperbaiki postur keamanan siber dalam perusahaan keuangan, sebagai syarat wajib yang harus dipatuhi oleh bisnis ini pada Agustus 2020.

MAS mengatakan opsi baru sandbox express akan memungkinkan perusahaan fintech untuk lebih cepat menguji produk dan layanan mereka di pasar dibandingkan dengan fintech regulatory sandbox yang ada, yang sebelumnya mengharuskan mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk masuk ke dalam regulatory sandbox.

"Dengan alur ekspres terdiri dari pengungkapan standar dan aturan yang telah ditentukan, akan lebih cocok untuk uji coba, di mana risiko rendah dan dipahami dengan baik oleh pasar," kata MAS, seperti dikutip dari Zdnet, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga: Fintech Asal Swedia Ini Terima Dana Segar US$460 Juta

Opsi ekspres baru pada awalnya hanya akan tersedia bagi pialang asuransi, operator pasar yang diakui, dan bisnis pengiriman uang, dengan masing-masing regulatory sandbox beroperasi di dalam batas yang telah ditentukan.

Pemohon yang disetujui harus mematuhi semua kondisi yang disebutkan, termasuk memberikan "pengungkapan yang jelas dan tepat" kepada pelanggan dan menyerahkan laporan kemajuan kepada MAS setiap dua bulan sejak awal periode yang disetujui.

Misalnya, bisnis pengiriman uang yang melakukan tes di regulatory sandbox harus memastikan jumlah uang yang tidak diterima oleh penerima manfaat yang dimaksud masing-masing tidak melebihi S$100.000.

Uji coba dapat dilakukan di regulatory sandbox hingga sembilan bulan, yang menurut regulator akan memberi waktu lebih banyak bagi perusahaan-perusahaan ini untuk mengatasi tantangan bisnis dan teknis yang muncul selama percobaan, serta bagi MAS untuk mengevaluasi potensi masalah regulasi.

Baca Juga: Fintech Bukan Melulu Kredit Konsumtif

Kepala Petugas Fintech MAS, Sopnendu Mohanty mengatakan, agar inovasi dapat terealisasi, penting bagi gagasan untuk diuji dengan cepat dan dalam lingkungan yang aman. Sandbox express bertujuan untuk mencapai ini melalui pengungkapan yang sesuai dan aturan yang telah ditentukan.

"Pengenalan sandbox express ini dibangun berdasarkan pengalaman yang kami peroleh dari menjalankan fintech regulatory sandbox dan mencerminkan komitmen kami untuk mendorong lebih banyak eksperimen dan adopsi lebih besar dari teknologi inovatif di sektor keuangan," jelasnya.

Tag: Financial Technology (Fintech), Keamanan Siber

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Pitchbook

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69