Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:56 WIB. Yunani -  Pemerintah ajukan permintaan kepada ESM dan EFSF pinjaman dana bagian dari bailout IMF
  • 22:15 WIB. Ethiopia - Ethiopian Airlines meluncurkan pembayaran dengan Wechat untuk gandakan penjualan tiket online
  • 21:17 WIB. OIL - Minyak bumi acuan Brent diperdagangkan pada posisi 66,47 $/barel
  • 21:12 WIB. OIL - Minyak bumi acuan WTI diperdagangkan pada posisi 60,13 $/barel
  • 21:09 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada posisi 1.497 
  • 21:07 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 melemah 0,32% dari pembukaan di level 2.997
  • 21:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones melemah 0,33% dari pembukaan di level 27.136
  • 21:03 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq melemah 0,27% dari pembukaan pada level 8.154,31 
  • 20:53 WIB. India - Kemendag akan kurangi tarif premi asuransi jadi 0,6% untuk eksportir kecil
  • 20:49 WIB. Iran - Jubir Ali Rabiee: Iran tidak akan bernegosiasi dengan AS di bawah tekanan sanksi AS
  • 19:04 WIB. Thailand - Federasi Industri Thailand sarankan ke otoritas moneter untuk lakukan pemotongan suku bunga agar Baht jinak
  • 18:32 WIB. Brunei - Ekspor Brunei turun 9% (y on y) pada Juni 2019, menjadi 634,4 juta dolar Brunei
  • 16:18 WIB. Korea - Transaksi online produk kosmetik di Korsel naik 20% (y on y) periode Januari-Juli, menjadi US$5,6 M 
  • 16:08 WIB. Bursa - Shanghai Composite Index ditutup melemah 0,02% pada posisi 3.030
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,54% terhadap dollar pada posisi Rp 14.042 

OYO Tunjuk CEO Baru di Asia Tenggara dan Timur Tengah, Investasikan Rp2,9 T

OYO Tunjuk CEO Baru di Asia Tenggara dan Timur Tengah, Investasikan Rp2,9 T - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

OYO Hotels and Homes menunjuk Mandar Vaidya sebagai chief executive officer (CEO) di Asia Tenggara dan Timur Tengah per awal Agustus 2019 ini guna mempercepat pengembangan dua pasar yang memiliki potensi tinggi bagi perusahaan.

Ia merupakan profesional dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, bertanggung jawab meningkatkan pertumbuhan bisnis di Asia Tenggara dan Timur Tengah, meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Uni Emirat Arab, dan Saudi Arabia.

"Kedua pasar ini sangat penting bagi strategi ekspansi internasional kami dalam waktu yang singkat. Mandar akan membantu memperkuat keberadaan OYO di Asia Tenggara dan Timur Tengah," kata Pendiri dan CEO OYO Hotels and Homes, Ritesh Agarwal dalam keterangan resminya (7/8/2019).

Baca Juga: Lewat Brand Flagship, OYO Incar Kalangan Milenial Aktif

Mandar sebelumnya bekerja di McKinsey dan Co India selama 15 tahun, sejak 2012 sampai 2017. Ia juga sempat beberapa kali ditugaskan di Singapura dan Britania Raya. Tak hanya itu, ia juga seorang pemimpin di bidang praktik pelayanan kesehatan di India, juga Asia.

Ia pun memimpin Kantor McKinsey di Delhi selama empat tahun. Pascapenugasan itu, ia vakum selama dua tahun terakhir dan mengajar kelas pemecahan masalah di program Young India Fellowship, Universitas Asoka.

"Dalam jangka waktu selama enam tahun, OYO telah berhasil menjadi jaringan hotel, rumah, dan ruang tinggal dengan pertumbuhan cepat serta menjadi pilihan bagi jutaan pelanggan dan ruang tinggal," kata Mandar dalam keterangan yang sama.

Mandar adalah dokter medis tersertifikasi, yang telah menyelesaikan MBBS dan program magangnya dari Grant Medical College dan JJ Hospital di Mumbai. Setelah penugasan singkat sebagai petugas medis, ia memutuskan keluar dari program MD di bidang obstetrics dan ginekologi untuk mengejar gelar MBA dari Institut Jamnalal Bajaj, Mumbai.

Di Asia Tenggara, OYO berinvestasi senilai US$200 juta (sekitar Rp2,9 triliun) untuk dua tahun ke depan, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas bagi bisnis di sana. Khusus untuk ekspansi di 100 kota Indonesia selama 2019, OYO menanamkan modal US$100 juta.

Baca Juga: Dorong Kenaikan Pesanan Hotel di Malang, Pendapatan Mitra OYO Tumbuh 20 Kali Lipat?

Saat ini, OYO telah menjangkau 86 kota di Indonesia dengan lebih dari 850 hotel dan 23 ribu kamar dalam ekosistemnya. Perusahaan juga memiliki 950 karyawan di Tanah Air.

Secara global, OYO telah memiliki lebih dari 1.260 hotel dan 32.600 kamar eksklusif di Asia Tenggara; 850 hotel dan 23 ribu kamarnya ada di Indonesia. Di Timur Tengah, terdapat lebih dari 275 hotel dan 8 ribu kamar eksklusif di Uni Emirat Arab dan Kerajaan Saudi Arabia.

OYO menargetkan untuk menambah 2 juta kamar di pasar Asia Tenggara sebelum 2025 dengan strategi multimerek dengan memperkenalkan OYO Home dan Capital O di Uni Emirat Arab.

Tag: OYO Hotels, Perhotelan

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: OYO Hotels

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.53 3,719.01
British Pound GBP 1.00 17,582.91 17,401.23
China Yuan CNY 1.00 1,994.14 1,974.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,090.00 13,950.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,681.24 9,582.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.39 1,782.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,251.00 10,145.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,606.08 15,449.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.58 3,348.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,077.78 12,946.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6219.435 -115.408 652
2 Agriculture 1361.119 -4.695 21
3 Mining 1679.100 9.097 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.538 -4.674 72
5 Miscellanous Industry 1188.637 -9.828 49
6 Consumer Goods 2222.625 -143.391 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.194 -2.638 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.711 -0.304 75
9 Finance 1248.458 -20.517 90
10 Trade & Service 806.205 -6.008 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 67 90 23 34.33
2 LPLI 125 158 33 26.40
3 ITIC 800 1,000 200 25.00
4 MYTX 63 77 14 22.22
5 TALF 312 360 48 15.38
6 APEX 530 580 50 9.43
7 AHAP 57 62 5 8.77
8 POLL 4,630 5,025 395 8.53
9 SHID 3,350 3,600 250 7.46
10 ARTA 364 390 26 7.14
No Code Prev Close Change %
1 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
2 OMRE 1,740 1,400 -340 -19.54
3 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
4 JAWA 150 124 -26 -17.33
5 BMSR 120 100 -20 -16.67
6 AKSI 580 486 -94 -16.21
7 BRAM 7,400 6,225 -1,175 -15.88
8 OKAS 224 193 -31 -13.84
9 BCAP 199 172 -27 -13.57
10 BAPI 150 130 -20 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
2 MNCN 1,305 1,285 -20 -1.53
3 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
4 IPTV 555 540 -15 -2.70
5 BBRI 4,310 4,190 -120 -2.78
6 MAMI 129 130 1 0.78
7 BAPI 150 130 -20 -13.33
8 IATA 50 50 0 0.00
9 BMTR 376 364 -12 -3.19
10 ADRO 1,375 1,430 55 4.00