Portal Berita Ekonomi Kamis, 06 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:43 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,39% pada level 27.201.
  • 08:42 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,64% pada level 3.327.
  • 08:41 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 1,14% pada level 6.104.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,62% pada level 25.102.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,40% pada level 2.311.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,73% pada level 2.534.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,17% pada level 3.377.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,26% pada level 22.514.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,68% pada level 6.077.
  • 15:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.550 IDR/USD.

Luncurkan Produk Baru, Bank Mandiri Bidik Volume Kartu Kredit Tumbuh di Atas 15%

Luncurkan Produk Baru, Bank Mandiri Bidik Volume Kartu Kredit Tumbuh di Atas 15%
WE Online, Jakarta -

Bank Mandiri meluncurkan kartu kredit prioritas terbaru yang siap memberikan fasilitas dan manfaat paling lengkap bagi nasabah high net worth individuals (HNWI). Langkah ini bertujuan untuk terus menumbuhkan bisnis di segmen konsumer.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi menjelaskan, bisnis kartu kredit saat ini jadi salah satu mesin motor penggerak utama segmen konsumer yang diandalkan jadi sumber pendapatan perseroan.

Hal ini terlihat dari nilai pembiayaan dari bisnis kartu kredit yang mencapai Rp12,4 triliun pada akhir Juni 2019 lalu, meningkat 18% dari tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 14% dari total kredit segmen konsumer yang disalurkan sebesar Rp87,3 triliun.

Baca Juga: Bunga Kredit Bank Mandiri Bakal Turun Nih!

"Meski persaingan semakin ketat, potensi bisnis kartu kredit masih cukup besar karena pola belanja konsumen di Indonesia semakin merujuk pada prinsip kepraktisan, yang menjauhi pola belanja konvensional secara tunai. Apalagi, kesadaran masyarakat akan manfaat kartu kredit semakin baik," kata Hery saat memperkenalkan kartu kredit prioritas terbaru itu di sela-sela acara Dinner dan Gathering Nasabah HNWI di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Hery menambahkan, dengan kartu kredit ini, nasabah prioritas Bank Mandiri dapat menikmati berbagai privileges sesuai dengan citra dan lifestyle-nya di seluruh dunia. Layanan priority travel experience memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis dan investasi selagi travelling dengan akses airport lounge dan complimentary WiFi di seluruh dunia.

Sementara itu, Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang mengatakan, untuk kenyamanan bertransaksi, Mandiri Kartu Kredit Prioritas menyediakan priority shopping experience dengan exclusive preview dari berbagai brand ternama, serta enam kali fiesta poin setiap bertransaksi di luar negeri.

Selain itu, tersedia pula akses ke lapangan golf dan pengalaman dining di berbagai restoran ternama dunia, serta layanan concierge dalam priority leisure experience.

Baca Juga: Bank Mandiri: Akibat Kesalahan Sistem, Saldo yang Belum Dikembalikan Nasabah Hampir Rp10 Miliar

"Bahkan pemilik kartu kredit ini mendapatkan welcome bonus setelah melakukan transaksi pertama sebesar Rp1,5 juta untuk pembelian gadget dan fesyen terkini. Ini adalah salah satu fitur eksklusif dari kartu kredit terbaru ini," kata Donsuwan.

Melalui kartu kredit prioritas ini, tambah Donsuwan, pihaknya menargetkan menambah pertumbuhan penjualan volume kartu kredit di atas 15% hingga akhir tahun ini dengan rasio pinjaman bermasalah yang relatif rendah di kisaran 2%-2,2%.

Tag: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Kartu Kredit

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,918.44 3,879.14
British Pound GBP 1.00 19,226.93 19,032.71
China Yuan CNY 1.00 2,110.42 2,089.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,696.12 14,549.89
Dolar Australia AUD 1.00 10,562.10 10,449.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.27 1,877.33
Dolar Singapura SGD 1.00 10,713.02 10,602.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,363.47 17,186.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.25 3,455.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,923.37 13,783.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5127.051 52.049 696
2 Agriculture 1155.132 -0.286 23
3 Mining 1399.666 40.451 48
4 Basic Industry and Chemicals 749.122 6.097 80
5 Miscellanous Industry 905.550 12.406 52
6 Consumer Goods 1911.618 34.786 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.258 0.452 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 904.224 19.899 78
9 Finance 1122.591 2.025 93
10 Trade & Service 615.708 4.701 173
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 INAF 2,280 2,850 570 25.00
3 PEHA 1,390 1,735 345 24.82
4 PYFA 775 965 190 24.52
5 CENT 106 128 22 20.75
6 ALTO 334 400 66 19.76
7 JIHD 470 560 90 19.15
8 CNTX 218 258 40 18.35
9 PGLI 178 210 32 17.98
10 DPNS 246 286 40 16.26
No Code Prev Close Change %
1 UANG 412 384 -28 -6.80
2 KBAG 324 302 -22 -6.79
3 DART 236 220 -16 -6.78
4 LUCK 266 248 -18 -6.77
5 SRAJ 148 138 -10 -6.76
6 WOWS 74 69 -5 -6.76
7 RICY 89 83 -6 -6.74
8 PCAR 386 360 -26 -6.74
9 SINI 476 444 -32 -6.72
10 KICI 268 250 -18 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 PSAB 262 290 28 10.69
3 MDKA 1,810 1,935 125 6.91
4 BBRI 3,080 3,080 0 0.00
5 FREN 132 144 12 9.09
6 INAF 2,280 2,850 570 25.00
7 TOWR 1,160 1,160 0 0.00
8 TLKM 2,950 3,020 70 2.37
9 MSIN 270 270 0 0.00
10 BRIS 535 550 15 2.80