Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 15:57 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,39% terhadap Dollar AS pada level 16.430 IDR/USD.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,19% pada level 23.236.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,60% pada level 2.763.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 2,51% pada level 2.391.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,13% pada level 5.418.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,01% pada level 17.820.
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,03% pada level 1.725.

Tanpa Tedeng Aling-Aling, Rupiah Gilas Dolar AS

Tanpa Tedeng Aling-Aling, Rupiah Gilas Dolar AS - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tanpa tedeng aling-aling, rupiah sdengan sigap menggilas dolar AS hingga mata uang Paman Sam itu terkoreksi 0,16% ke level Rp14.200. Padahal, sejak dibuka menguat 0,04% ke level Rp14.210 pagi tadi, rupiah sempat tertekan sendirian di hadapan dolar AS.

Bahkan, di saat yang bersamaan, rupiah menjadi mata uang terlemah di Asia dan dunia karena tak punya tenaga untuk melawan. Namun kini, keadaan berbalik 180 derajat. Rupiah sudah bertenaga danmampu bergerak variatif dengan kecenderungan menguat. 

Baca Juga: Ngenes! Karena Satu Alasan, Rupiah Gak Bisa Ikut Bantai Dolar AS!

Hingga pukul 11.05 WIB, rupiah menjabat sebagai mata uang terlemah ketiga di Asia. Ya, hanya dengan menggulingkan yuan (-0,05%) dan dolar Taiwan (-0,24%), rupiah dapat menjadi mata uang terbaik di Asia. 

Berdasarkan pantauan, rupiah melemahkan mata uang Asia sekelas yen (0,14%), ringgit (0,12%), dolar Singapura (0,12%), dolar Hongkong (0,11%), won (0,09%), dan baht (0,04%). 

Baca Juga: Balas Dendam ke Dolar AS Sukses, Rupiah Eksis di Asia dan Dunia!

Sejatinya, mata uang Garuda diselimuti beberapa sentimen positif yang menjadi suntikan tenaga bagi rupiah untuk menguat. Pertama, sentimen domestik berupa rilis data cadangan devisa (cadev) yang tercatat naik US$2,1 miliar menjadi US$125,9 miliar. Kenaikan tersebut tentu saja menjadi peluru bagi Bank Indonesia (BI) dalam upaya penyelamatan rupiah yang tertekan beberapa waktu terakhir. 

Baca Juga: Bak Layang-Layang Putus Talinya, Kasihan Rupiah Jadi Korban PHP

Kendati begitu, rupiah tetap harus mewaspadai sentimen domestik berupa rilis data neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang akan diumumkan esok hari oleh Bank Indonesia (BI). Rilis data tersebut menjadi krusial karena berkaitan dengan data transaksi berjalan (current account). Apalagi, BI memprediksi defisit transaksi berjalan Indonesia di kuartal II 2019 akan lebih dalam daripada kurtal sebelumnya.

Sentimen berikutnya datang dari global, yakni pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral India (RBI) dan Bank Sentral Thailand (BoT) masing-masing sebesar 35 bps dan 25 bps. Kebijakan dua negara tersebut membuat rupiah berada pada pihak yang diuntungkan. Alhasil, aset-aset berisiko berbasis rupiah menjadi buruan investor.

 

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Rupiah, Bank Indonesia (BI)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Aprillio Akbar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80