Portal Berita Ekonomi Minggu, 05 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bamsoet: Minta Partai Pendukung Jokowi Tiru PDIP

Bamsoet: Minta Partai Pendukung Jokowi Tiru PDIP
WE Online, Jakarta -

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memandang pelaksanaan Kongres V PDI Perjuangan yang berlangsung di Bali, 8-10 Agustus 2019 ini tak hanya akan menjadi pijakan bagi internal PDI Perjuangan dalam menguatkan struktur kepartaiannya. Melainkan turut menguatkan struktur lapisan masyarakat Indonesia yang beraneka ragam.

Baca Juga: Bakal Calon Ketum Golkar: Airlangga vs Bamsoet, Siapa Paling Kaya Raya?

"Sosok Ibu Megawati Soekarnoputri dengan segala sepak terjangnya di kehidupan politik, kebangsaan, maupun kenegaraaan telah menjadi inspirasi bagi siapapun, khususnya kaum perempuan Indonesia. Layaknya seorang Ibu, beliau tak pernah lelah mengajak kita semua, anak-anaknya, untuk selalu menjaga dan mengamalkan Pancasila. Sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara selalu guyub. Tak tercemar paham radikalisme, ekstrimisme maupun ideologi transnasional, yang bukan hanya tak sesuai jati diri Bangsa Indonesia, namun juga menjadi pengoyak ikatan persaudaraan kita,"ujar Bamsoet saat menghadiri pembukaan Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Kamis (08/08/19).

Turut hadir antara lain Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden terpilih 2019-2024 KH Maruf Amin, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Manoarfa, dan Ketua Umum Partai Hanura Osman Sapta Odang.

Sejalan dengan Presiden Joko Widodo dan Ibu Megawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga menegaskan bahwa demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi liberal ala barat yang mengedepankan sengitnya persaingan. Melainkan Demokrasi Pancasila yang mengedepankan musyawarah untuk mufakat.

"Sifat gotong royong dan toleransi sebagai bagian dari Demokrasi Pancasila tak boleh kita lupakan hanya akibat tingginya tensi politik. Pasca Pemilu, semua elemen masyarakat dan juga elite politik harus kembali bergandengan tangan membangun Indonesia. Tantangan yang dihadapi Indonesia kedepannya sangat kompleks. Butuh sumber daya manusia unggul yang mampu menjalin kolaborasi, bukan manusia individualis yang hanya sibuk menebar benci," tandas Bamsoet.

Karenanya, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengapresiasi kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kebesaran hati Pak Prabowo Subianto, Ibu Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Joko Widodo semakin membuat kehidupan berbangsa kita kembali harmonis. Sekaligus membuktikan kepada dunia, bahwa demokrasi Indonesia telah tumbuh dengan matang.

"Para peserta Kongres juga memberikan sambutan hangat kepada Pak Prabowo Subianto. Artinya, permasalahan Pemilu 2019 sudah selesai. Para pendukung sudah mulai kembali berbaur, menyatukan kembali ikatan saudara kebangsaan. Inilah salah satu momen berharga yang ada di Kongres V PDI Perjuangan. Karena diatas kepentingan politik, masih ada kepentingan nasional yang harus selalu dikedepankan." tutur Bamsoet.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menambahkan, pelaksanaan kongres yang dilakukan jauh hari sebelum pelantikan Presiden-Wakil Presiden pada Oktober 2019 ini memberikan banyak keuntungan bagi PDI Perjuangan. Selain memberikan cukup waktu untuk semakin mensolidkan dukungan kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo, juga memberikan keuntungan bagi PDI Perjuangan dalam menata kembali mesin amunisi partai pasca menghadapi Pemilu 2019.

"Sehingga saat pasangan Joko Widodo - KH Maruf Amin resmi dilantik menjadi Presiden - Wakil Presiden Indoneaia periode 2019-2024, PDI Perjuangan sudah siap tancap gas, tak perlu lagi disibukan dengan kongres atau konsolidasi internal lainnya. Langkah seperti ini seharusnya juga ditiru oleh partai politik Koalisi Indonesia Kerja lainnya," pungkas Bamsoet.

Baca Juga

Tag: Bambang Soesatyo, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Airlangga Hartarto

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89