Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,41% terhadap Dollar AS pada level 6,93 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,05% terhadap Dollar AS pada level 13.639 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,62% pada level 3.233.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 2,75% pada level 2.976.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,52% pada level 27.909.
  • 15:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,47% pada level 7.536.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,98% pada level 23.795.
  • 15:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,93% pada level 2.246.

Lembar Baru Dunia Investasi Indonesia di Periode Kedua Jokowi

Lembar Baru Dunia Investasi Indonesia di Periode Kedua Jokowi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia mengalami dua peristiwa yang cukup berdampak bagi perekonomian domestik di kuartal kedua 2019 yakni penetapan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 dan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) di bulan Juli 2019. Dengan kondusifnya politik dan ekonomi dalam negeri dan perlambatan ekonomi global, Indonesia makin dilirik oleh investor. 

 

Agar imbal hasil investasi nasabahnya makin optimal, Bank Commonwealth yang selalu terdepan dalam bisnis Wealth Management menggandeng Sucor Asset Management (Sucor AM) yang juga terdepan dalam Asset  Management untuk melengkapi produk-produk reksa dananya. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.

 

Executive Director Charta Politika Yunarto Wijaya menyebutkan bahwa dengan ditetapkannya Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024 berakhir sudah pertarungan politik dengan kondusif. 

 

“Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana Jokowi (Joko Widodo) membentuk kabinet dengan dasar koalisi yang kuat agar berbagai kebijakan dan program berjalan lancar saat di parlemen serta menjaga stabilitas politik. Jika stabilitas politik terjaga, tentunya ekonomi pun akan stabil dan dapat menarik investor,” kata Yunarto dalam acara Press Conference Market Update 2019 dan New Synergy Bank Commonwealth and Sucor Asset Management, di Jakarta.

 

Baca Juga: Menakar Agresivitas Investasi dalam Pemerintahan Jokowi

 

Pada kesempatan yang sama, President Director Sucor Asset Management Jemmy Paul Wawointana menjelaskan terpilih kembalinya Joko Widodo pada Pilpres 2019 untuk periode kedua dan terakhir kali ini mengindikasikan bahwa arah alokasi spending pemerintah akan kembali pada arah yang lebih disukai pasar dibandingkan arahan spending yang nampak sepanjang tahun politik 2019.

 

Kemungkinan yang lebih besar untuk terjadi adalah pemerintah akan lebih leluasa mengambil keputusan yang disukai pasar dibandingkan keputusan populis sehingga diyakini mampu untuk membangun optimisme investor yang lebih baik lagi.

 

Selain itu, kondisi market domestik sangat dipengaruhi oleh kondisi market global. Ketegangan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang berlanjut terus semakin menekan volume perdagangan dunia dan berakibat pada perlambatan ekonomi global. 

 

“Hal ini menyebabkan ekonomi dunia tumbuh melambat, namun di satu sisi negara-negara berkembang akan mendapatkan keuntungan dari trade war ini. Dimana ekspor ke kedua negara tersebut akan naik dikarenakan perdagangan antar kedua Negara berkurang,” jelas Jemmy.

 

Baca Juga: Singapura atau Tiongkok Investor Asing Terbesar di Indonesia?

 

Kondisi perlambatan ekonomi global memberikan sentimen terhadap market domestik, salah satunya adalah penurunan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25bps menjadi 5,75%. Jemmy memperkirakan penurunan suku bunga acuan ini akan akan berdampak baik terutama pada Obligasi dan Saham. 

 

“Apabila cost of fund dan deposito mencapai level yang sangat rendah tentu pasar modal menjadi lebih menarik walaupun dengan adanya resiko yang lebih tinggi, dan reksadana menjadi pilihan yang paling mudah untuk dimiliki,” tambah jemmy.

 

Beberapa hari lalu BPS mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal II 2019 5,05% secara tahunan. Sehingga pada dasarnya berbagai pengaruh global dan domestik yang terjadi di market masih bisa dikendalikan. Hal ini dapat dilihat dengan kondisi market global yang cukup positif dengan terkendalinya resiko-resiko yang ada.

Baca Juga

Tag: Investasi, Jokowi Menang Pilpres, PT Bank Commonwealth

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Freepik

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,650.70 3,613.99
British Pound GBP 1.00 17,989.98 17,805.55
China Yuan CNY 1.00 1,977.43 1,957.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,694.13 13,557.87
Dolar Australia AUD 1.00 9,414.71 9,318.32
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.85 1,744.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,155.08 10,053.29
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,186.79 15,034.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.31 3,330.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,488.95 12,361.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6249.210 15.757 675
2 Agriculture 1389.817 -4.000 21
3 Mining 1481.192 -1.004 49
4 Basic Industry and Chemicals 965.949 11.937 77
5 Miscellanous Industry 1228.455 7.753 51
6 Consumer Goods 2078.820 6.780 57
7 Cons., Property & Real Estate 472.686 0.757 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1096.781 5.772 76
9 Finance 1375.393 1.438 92
10 Trade & Service 745.215 -4.996 167
No Code Prev Close Change %
1 POLA 130 171 41 31.54
2 OMRE 750 930 180 24.00
3 PORT 500 600 100 20.00
4 GMTD 16,000 19,000 3,000 18.75
5 INAF 690 810 120 17.39
6 TIRA 256 300 44 17.19
7 LMAS 113 130 17 15.04
8 NIKL 610 695 85 13.93
9 ALKA 350 398 48 13.71
10 UNIT 161 181 20 12.42
No Code Prev Close Change %
1 PADI 75 50 -25 -33.33
2 GHON 1,580 1,210 -370 -23.42
3 PEGE 152 120 -32 -21.05
4 MTSM 236 190 -46 -19.49
5 PRIM 378 318 -60 -15.87
6 NZIA 690 585 -105 -15.22
7 ALMI 350 308 -42 -12.00
8 OCAP 176 155 -21 -11.93
9 PICO 895 800 -95 -10.61
10 ENVY 492 440 -52 -10.57
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 830 830 0 0.00
2 KPIG 127 129 2 1.57
3 LUCK 630 600 -30 -4.76
4 MNCN 1,720 1,700 -20 -1.16
5 TCPI 6,700 6,875 175 2.61
6 DMND 1,370 1,530 160 11.68
7 GMFI 114 126 12 10.53
8 BBRI 4,710 4,740 30 0.64
9 ABBA 92 92 0 0.00
10 NIKL 610 695 85 13.93