Portal Berita Ekonomi Senin, 19 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:22 WIB. Argentina - Mata uang peso menjadi yang terburuk kinerjanya bulan ini.
  • 23:12 WIB. Hong Kong - Menteri perdagangan Hong Kong memperingatkan "badai ekonomi" yang mungkin muncul.
  • 22:59 WIB. China - E-commerce China menghentikan produk yang bisa dipakai demo ke Hong Kong.
  • 21:33 WIB. Hong Kong - Sekitar 10 ribu orang melakukan demo damai di tengah hujan.
  • 21:18 WIB. Startup - JK: Startup jangan hanya berfokus pada marketplace, tapi juga produksi.
  • 19:24 WIB. GBHN - JK: Ada kehawatiran kembali ke Orba, jika GBHN dihidupkan.
  • 18:04 WIB. Moscow - Rusia mengatakan tidak ada rencana memasang misil baru, kecuali AS melakukannya.
  • 17:44 WIB. Kabul - Bom bunuh diri di pesta pernikahan menewaskan 63 orang.
  • 17:33 WIB. Terorisme - Kapolri: Tersangka penyerangan di Mapolsek Wonokromo,  Surabaya, terpapar radikalisme.
  • 15:32 WIB. China - Lenovo bukukan profit sebesar USD162 juta di Q2
  • 15:24 WIB. Nuklir - Jepang siap bantu AS denuklirisasi di Korea Utara

Gerindra Akui Prabowo Pernah Ditawari Kursi Wapres

Gerindra Akui Prabowo Pernah Ditawari Kursi Wapres - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade mengungkapkan, sudah dari dulu Gerindra selalu mendapat tawaran jabatan menteri, baik saat pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono maupun Joko Widodo. Pernyataan itu disampaikan menyikapi spekulasi Gerindra yang mulai merapat ke pemerintah.

"Orang kadang-kadang berpikir ini (pertemuan Prabowo dengan Jokowi dan Megawati) karena Gerindra dapat iming-iming jabatan, dapat iming-iming kursi menteri," kata saat diskusi Perspektif Indonesia bertema "Membaca Arah Tusukan Pidato Mega" yang diselenggarakan Populi Center dan Smart FM Network, Sabtu (10/8).

Baca Juga: PDIP Usung Prabowo di Pilpres 2024?

Padahal, menurut Andre, tawaran jabatan menteri sudah sejak dulu selalu diberikan kepada Prabowo dan Gerindra oleh presiden terpilih.  Tetapi Gerindra tetap memilih berada di oposisi. "Saya ingin jelaskan pada 2009-2014, saat Mega-Pro (Megawati-Prabowo) kalah, Pak SBY menawarkan jabatan menteri kepada Pak Prabowo, tetapi Pak Prabowo enggak menerima," ucapnya.

Demikian pula, kata Andre, ketika Prabowo kalah dari Jokowi pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014. Gerindra juga ditawari jabatan menteri untuk pemerintahan periode 2014-2019, namun tidak juga diterima.

"Pada 2018, itu jatah pertama calon wakil presiden ditawarkan kepada Pak Prabowo. Kalau saja Pak Prabowo mau saja jadi wapres, enggak pakai modal, asal maju, menang," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra itu.

Baca Juga: Gerindra Klarifikasi Soal "Penumpang Gelap"

Artinya, kata dia, terlalu rendah jika ada orang yang menganggap pertemuan Prabowo dengan Jokowi dan Mega semata-mata karena Gerindra dapat iming-iming jabatan menteri.

Andre menegaskan, pertemuan Prabowo dengan Jokowi dan Mega, termasuk kehadiran di Kongres V PDI Perjuangan adalah untuk menunjukkan komitmen kebangsaan karena kompetisi Pilpres sudah selesai.

"Untuk Indonesia agar guyub kembali Ini soal jiwa kenegarawan, patriotisme. Kalau kompetisi sudah selesai, sudah ada keputusan MK, mari bersama bangun bangsa, baik.di dalam maupun luar pemerintahan," ucapnya.

Jangan kemudian, kata Andre, kehangatan hubungan itu disalahartikan bahwa Gerindra sudah pasti masuk ke dalam kabinet atau pemerintahan.

Usai Pilpres 2019, Prabowo mengawali pertemuannya dengan Jokowi di MRT, Sabtu (13/7/2019), kemudian Prabowo juga bertemu dengan Megawati, Rabu (24/7/2019), di kediaman putri Bung Karno itu.

Setelah itu, Prabowo kembali memenuhi undangan Megawati untuk menghadiri pembukaan Kongres V PDIP yang saat ini masih berlangsung di Bali.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Andre Rosiade, politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Kumairoh

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86