Portal Berita Ekonomi Senin, 06 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,58% di awal sesi I.
  • 08:09 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.618 USD/troy ounce.
  • 08:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 32,60 USD/barel.
  • 08:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,57 USD/barel.

Mempromosikan Wisata Natuna ke Generasi Milenial

Mempromosikan Wisata Natuna ke Generasi Milenial - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kehadiran Palapa Ring bisa menjadi peluang besar untuk mempromosikan sektor pariwisata Natuna kepada generasi milenial.

Selama ini Pulau Natuna dikenal sebagai wilayah yang memiliki keindahan alam memukau. Misalnya, di Natuna terdapat Alif Stone Park berupa gugusan batu granit besar yang tersebar di sepanjang pantai. Destinasi ini sangat instagramable sehingga sangat cocok bagi generasi milenial yang gemar selfie sekaligus fotografi.

Meski demikian, potensi pariwisata Natuna masih belum dioptimalkan dengan maksimal. Salah satu kendalanya adalah infrastruktur telekomunikasi. Warga Natuna baru bisa melakukan komunikasi dengan menggunakan telepon dan SMS, sedangkan hanya sedikit warga yang mendapat akses internet. Hal ini membuat warga setempat memiliki keterbatasan untuk memasarkan sektor pariwisata Natuna secara online, khususnya melalui media sosial.

Baca Juga: Palapa Ring Wujudkan Smart City di Ujung Utara Sulawesi

CEO Andalas Wisata Express, Teuku Zulmalik, mengatakan kondisi jaringan internet di Natuna masih belum stabil. Selain itu, jaringan internet belum menjangkau seluruh wilayah di kepulauan Natuna. Andalas Wisata Express sendiri merupakan perusahaan travel yang berlokasi di Natuna.

"Masih ada blankspot di Natuna. Jaringan internet yang ada juga belum begitu stabil," katanya kepada Warta Ekonomi melalui pesan singkat, belum lama ini.

Teuku Zulmalik mengatakan pihaknya tidak bisa memberi layanan dengan optimal kepada tamu wisatawan apabila jaringan internet tak mendukung. Hal itu karena tamu wisatawan khususnya dari kalangan milenial memiliki karakter akrab dengan internet dan media sosial.

"Jaringan internet kadang-kadang putus sesaat karena cuaca buruk. Misalnya ada hujan petir atau mati lampu," sebutnya.

Ia mengharapkan Palapa Ring Barat bisa menjawab kebutuhan warga Natuna atas koneksi internet. Ia juga mengharapkan kehadiran Palapa Ring Barat turut meningkatkan kunjungan wisatawan ke Natuna.

"Memang perlu diakui kehadiran Palapa Ring sudah mulai terasa. Coverage internet di Natuna sudah semakin luas," tuturnya.

Pada tahun 2018 lalu proyek Palapa Ring Barat telah merampungkan jaringan kabel serat optik sepanjang 2.200 kilometer. Pada tahun 2019 ini proyek Palapa Ring Barat sudah mulai masuk tahap komersialisasi. Jika berjalan lancar, proyek ini akan membuat kawasan Natuna merdeka sinyal pada tahun 2020 mendatang. 

Mengoptimalkan Palapa Ring

Zulmalik mengatakan Andalas Wisata Express berupaya keras untuk mengoptimalkan kehadiran Palapa Ring di Natuna. Salah satu upaya yang mereka lakukan adalah membuat akun perusahaan di media sosial (medsos). Andalas Wisata Express baru membuat akun medsos pada bulan Juli lalu.

Ia mengatakan tidak ingin melewatkan peluang kehadiran Palapa Ring di Natuna. Apalagi, pemerintah juga banyak melakukan perbaikan di sektor lain seperti transportasi dan event-event wisata guna menghadirkan lebih banyak turis.

"Kami baru membuat akun media sosial pada bulan Juli lalu. Memang pengikut masih puluhan, tapi sudah cukup terasa ke bisnis perusahaan," jelasnya.

Tercatat, tingkat kunjungan wisatawan di Andalas Wisata Express pada awal bulan Agustus ini mengalami kenaikan 40 persen dibandingkan dengan bulan Juli lalu. Ia meyakini tingkat kunjungan wisatawan akan semakin meningkat seiring dengan promosi wisata yang semakin gencar di media sosial.

"Wisatawan terus bertambah dengan semakin baiknya akses internet. Kami juga terus berupaya meningkatkan kebersihan, keramahan, dan fasilitas pendukung lain," terangnya.

Salah satu potensi besar promosi wisata melalui media sosial adalah generasi milenial. Ia mengatakan biro perjalanan wisata dituntut untuk kreatif menangkap peluang tersebut. Apalagi, saat ini generasi milenial kian aktif melakukan perjalanan wisata (leisure economy) berbasis digital.

Menyasar Milenial

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azhari, mengatakan sangat mendukung biro perjalanan wisata yang memanfaatkan internet dan media sosial untuk menyasar wisatawan milenial. Hal itu karena generasi milenial kerap mencari referensi wisata dengan menggunakan metode search and travel.

"Generasi milenial ini sangat dekat dengan teknologi. Gaya hidup mereka juga lekat dengan digital. Apabila industri pariwisata ingin menyasar pasar milenial maka mereka juga harus beradaptasi dengan teknologi," katanya kepada Warta Ekonomi di Jakarta, belum lama ini.

Azril Azhari mengakui upaya perusahaan travel beradaptasi dengan gaya hidup digital tidak mudah, khususnya yang berlokasi di daerah. Hal itu karena tidak semua daerah memiliki kualitas jaringan internet yang baik. Oleh karena itu, ia sangat mendukung upaya pemerintah membangun jaringan internet Palapa Ring.

"Palapa Ring atau saya menyebutnya tol langit akan mengembangkan pemerataan pembangunan pariwisata di Indonesia. Tol langit ini adalah komponen paling penting dari pemasaran digital (high tech)," ujarnya.

Khusus Natuna, ia mengingatkan jika Palapa Ring sudah menghadirkan jaringan internet maka tugas selanjutnya adalah meningkatkan aspek human touch. Hal itu karena sebagai wisatawan tentu generasi milenial tidak bisa mengandalkan ICT Readiness semata namun juga perlu komponen-komponen wisata lain.

"Kita masih harus membenahi product seperti destinasi dan event. Kemudian kita masih harus memperbaiki paket produk (packaging) tersebut mulai dari tours and travel hingga food and beverages," pungkasnya.

Perlu diketahui, wilayah Asia diproyeksikan akan menjadi rumah bagi generasi milenial atau memiliki komposisi sekitar 57 persen dari generasi milenial di dunia. Adapun, jumlah populasi generasi milenial di Indonesia pada tahun 2030 mendatang diprediksi akan mencapai 82 juta jiwa.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Pariwisata, Palapa Ring

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Ian Dooley

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4623.429 91.744 687
2 Agriculture 936.003 11.914 22
3 Mining 1225.526 31.432 49
4 Basic Industry and Chemicals 652.518 51.220 78
5 Miscellanous Industry 736.691 0.113 51
6 Consumer Goods 1712.721 8.686 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.084 -0.307 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 825.116 22.729 79
9 Finance 990.464 18.601 92
10 Trade & Service 596.613 2.104 170
No Code Prev Close Change %
1 REAL 61 82 21 34.43
2 KOBX 67 90 23 34.33
3 BTON 130 165 35 26.92
4 DOID 109 137 28 25.69
5 KBLI 400 500 100 25.00
6 SAMF 272 340 68 25.00
7 SAPX 935 1,165 230 24.60
8 DNAR 250 310 60 24.00
9 TMAS 80 99 19 23.75
10 PJAA 480 590 110 22.92
No Code Prev Close Change %
1 SRAJ 200 186 -14 -7.00
2 KRAH 486 452 -34 -7.00
3 BBHI 86 80 -6 -6.98
4 JAST 505 470 -35 -6.93
5 HRME 535 498 -37 -6.92
6 KONI 494 460 -34 -6.88
7 POLL 9,450 8,800 -650 -6.88
8 SRTG 3,080 2,870 -210 -6.82
9 AGII 470 438 -32 -6.81
10 MAPA 1,705 1,590 -115 -6.74
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,870 2,890 20 0.70
2 REAL 61 82 21 34.43
3 BRPT 830 1,000 170 20.48
4 BBCA 27,050 27,475 425 1.57
5 ELSA 181 204 23 12.71
6 MEDC 432 480 48 11.11
7 FREN 62 76 14 22.58
8 PGAS 800 800 0 0.00
9 LPPF 1,160 1,095 -65 -5.60
10 PAMG 107 104 -3 -2.80