Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:31 WIB. Buenos Aires - Menteri Keuangan Argentina Nicolas Dujovne mengundurkan diri Sabtu (17/8).
  • 09:31 WIB. Inggris - Meadowhall hentikan pemindaian wajah pengunjung menggunakan kamera karena dituding ancam privasi
  • 09:07 WIB. Argentina - Fitch menurunkan ranking hutang pemerintah Argentina dari "B" ke "CCC".
  • 08:04 WIB. Perang dagang - AS mengeluarkan furnitur, keperluan bayi, modem dan routers dari daftar tarif 10% untuk China.
  • 07:35 WIB. SoftBank - SoftBank Group Corp akan memberi pinjaman US$20 miliar bagi karyawan yang ingin membeli saham perusahaan.
  • 06:56 WIB. China - FDI masuk lembaga jasa keuangan di China sebesar USD4, 63 M di Q2
  • 06:48 WIB. Hong Kong - Lebih dari 470 ribu orang unjuk rasa dukung perdamaian di Hong Kong
  • 05:51 WIB. Liga Inggris - Manchester City 2 vs 2 Tottenham Hotspur
  • 05:50 WIB. Liga Inggris - Southampton 1 vs 2 Liverpool
  • 05:50 WIB. Liga Inggris - Norwich City 3 vs 1 Newcastle United
  • 05:49 WIB. Liga Inggris - Everton 1 vs 0 Watford
  • 05:49 WIB. Liga Inggris - Brighton & Hove Albion 1 vs 1 West Ham United
  • 05:48 WIB. Liga Inggris - Aston Villa 1 vs 2 AFC Bournemouth
  • 05:47 WIB. Liga Inggris - Arsenal 2 vs 1 Burnley
  • 20:31 WIB. Hong Kong - China mengatakan para pelanggar hukum akan ditangkap.

Mempromosikan Wisata Natuna ke Generasi Milenial

Mempromosikan Wisata Natuna ke Generasi Milenial - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kehadiran Palapa Ring bisa menjadi peluang besar untuk mempromosikan sektor pariwisata Natuna kepada generasi milenial.

Selama ini Pulau Natuna dikenal sebagai wilayah yang memiliki keindahan alam memukau. Misalnya, di Natuna terdapat Alif Stone Park berupa gugusan batu granit besar yang tersebar di sepanjang pantai. Destinasi ini sangat instagramable sehingga sangat cocok bagi generasi milenial yang gemar selfie sekaligus fotografi.

Meski demikian, potensi pariwisata Natuna masih belum dioptimalkan dengan maksimal. Salah satu kendalanya adalah infrastruktur telekomunikasi. Warga Natuna baru bisa melakukan komunikasi dengan menggunakan telepon dan SMS, sedangkan hanya sedikit warga yang mendapat akses internet. Hal ini membuat warga setempat memiliki keterbatasan untuk memasarkan sektor pariwisata Natuna secara online, khususnya melalui media sosial.

Baca Juga: Palapa Ring Wujudkan Smart City di Ujung Utara Sulawesi

CEO Andalas Wisata Express, Teuku Zulmalik, mengatakan kondisi jaringan internet di Natuna masih belum stabil. Selain itu, jaringan internet belum menjangkau seluruh wilayah di kepulauan Natuna. Andalas Wisata Express sendiri merupakan perusahaan travel yang berlokasi di Natuna.

"Masih ada blankspot di Natuna. Jaringan internet yang ada juga belum begitu stabil," katanya kepada Warta Ekonomi melalui pesan singkat, belum lama ini.

Teuku Zulmalik mengatakan pihaknya tidak bisa memberi layanan dengan optimal kepada tamu wisatawan apabila jaringan internet tak mendukung. Hal itu karena tamu wisatawan khususnya dari kalangan milenial memiliki karakter akrab dengan internet dan media sosial.

"Jaringan internet kadang-kadang putus sesaat karena cuaca buruk. Misalnya ada hujan petir atau mati lampu," sebutnya.

Ia mengharapkan Palapa Ring Barat bisa menjawab kebutuhan warga Natuna atas koneksi internet. Ia juga mengharapkan kehadiran Palapa Ring Barat turut meningkatkan kunjungan wisatawan ke Natuna.

"Memang perlu diakui kehadiran Palapa Ring sudah mulai terasa. Coverage internet di Natuna sudah semakin luas," tuturnya.

Pada tahun 2018 lalu proyek Palapa Ring Barat telah merampungkan jaringan kabel serat optik sepanjang 2.200 kilometer. Pada tahun 2019 ini proyek Palapa Ring Barat sudah mulai masuk tahap komersialisasi. Jika berjalan lancar, proyek ini akan membuat kawasan Natuna merdeka sinyal pada tahun 2020 mendatang. 

Mengoptimalkan Palapa Ring

Zulmalik mengatakan Andalas Wisata Express berupaya keras untuk mengoptimalkan kehadiran Palapa Ring di Natuna. Salah satu upaya yang mereka lakukan adalah membuat akun perusahaan di media sosial (medsos). Andalas Wisata Express baru membuat akun medsos pada bulan Juli lalu.

Ia mengatakan tidak ingin melewatkan peluang kehadiran Palapa Ring di Natuna. Apalagi, pemerintah juga banyak melakukan perbaikan di sektor lain seperti transportasi dan event-event wisata guna menghadirkan lebih banyak turis.

"Kami baru membuat akun media sosial pada bulan Juli lalu. Memang pengikut masih puluhan, tapi sudah cukup terasa ke bisnis perusahaan," jelasnya.

Tercatat, tingkat kunjungan wisatawan di Andalas Wisata Express pada awal bulan Agustus ini mengalami kenaikan 40 persen dibandingkan dengan bulan Juli lalu. Ia meyakini tingkat kunjungan wisatawan akan semakin meningkat seiring dengan promosi wisata yang semakin gencar di media sosial.

"Wisatawan terus bertambah dengan semakin baiknya akses internet. Kami juga terus berupaya meningkatkan kebersihan, keramahan, dan fasilitas pendukung lain," terangnya.

Salah satu potensi besar promosi wisata melalui media sosial adalah generasi milenial. Ia mengatakan biro perjalanan wisata dituntut untuk kreatif menangkap peluang tersebut. Apalagi, saat ini generasi milenial kian aktif melakukan perjalanan wisata (leisure economy) berbasis digital.

Menyasar Milenial

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI), Azril Azhari, mengatakan sangat mendukung biro perjalanan wisata yang memanfaatkan internet dan media sosial untuk menyasar wisatawan milenial. Hal itu karena generasi milenial kerap mencari referensi wisata dengan menggunakan metode search and travel.

"Generasi milenial ini sangat dekat dengan teknologi. Gaya hidup mereka juga lekat dengan digital. Apabila industri pariwisata ingin menyasar pasar milenial maka mereka juga harus beradaptasi dengan teknologi," katanya kepada Warta Ekonomi di Jakarta, belum lama ini.

Azril Azhari mengakui upaya perusahaan travel beradaptasi dengan gaya hidup digital tidak mudah, khususnya yang berlokasi di daerah. Hal itu karena tidak semua daerah memiliki kualitas jaringan internet yang baik. Oleh karena itu, ia sangat mendukung upaya pemerintah membangun jaringan internet Palapa Ring.

"Palapa Ring atau saya menyebutnya tol langit akan mengembangkan pemerataan pembangunan pariwisata di Indonesia. Tol langit ini adalah komponen paling penting dari pemasaran digital (high tech)," ujarnya.

Khusus Natuna, ia mengingatkan jika Palapa Ring sudah menghadirkan jaringan internet maka tugas selanjutnya adalah meningkatkan aspek human touch. Hal itu karena sebagai wisatawan tentu generasi milenial tidak bisa mengandalkan ICT Readiness semata namun juga perlu komponen-komponen wisata lain.

"Kita masih harus membenahi product seperti destinasi dan event. Kemudian kita masih harus memperbaiki paket produk (packaging) tersebut mulai dari tours and travel hingga food and beverages," pungkasnya.

Perlu diketahui, wilayah Asia diproyeksikan akan menjadi rumah bagi generasi milenial atau memiliki komposisi sekitar 57 persen dari generasi milenial di dunia. Adapun, jumlah populasi generasi milenial di Indonesia pada tahun 2030 mendatang diprediksi akan mencapai 82 juta jiwa.

Tag: Pariwisata, Palapa Ring

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Ian Dooley

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86