Portal Berita Ekonomi Jum'at, 14 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,19% pada level 25.183.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,23% pada level 2.407.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,07% pada level 23.265.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,58% pada level 2.580.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,32% pada level 6.042.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.795 IDR/USD.

OJK Desak Bursa Dkk Kerja Keras!

OJK Desak Bursa Dkk Kerja Keras!
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendesak Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal yakni PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) bekerja keras untuk meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. 

 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso kala mengeluhkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami kesulitan untuk bertumbuh dalam kurun tiga tahun terakhir. 

 

"Pertumbuhan ekonomi kita semakin sulit pada hampir tiga tahun terakhir. Barangkali tahun ini pertumbuhan ekonomi kita bisa terjamin jika sektor riil bangkit. Dan, pertumbuhan kredit juga sudah double digit," katanya, di Jakarta, Senin (12/8/2019). 

 

Baca Juga: Bos OJK Kasih Sinyal Waspada Buat Pasar Modal, Katanya. . .

 

Menurut Wimboh, industri pasar modal merupakan nadi yang bisa menggerakan perekonomian, selain industri keuangan lain seperti perbankan dan industri keuangan nonbank (IKNB).

 

Dia berharap, perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa direspons oleh SRO dengan lebih proaktif dan meningkatkan peran terkait penggalangan dana di pasar modal. 

 

Baca Juga: Bareng Bareskrim, OJK Sapu Bersih Fintech dan Investasi Ilegal

 

"Namun, kami meyakini pasar modal tidak bisa tak proaktif. Kami masih menginginkan lebih dari SRO untuk meningkatkan perannya. Pasar modal kami harapkan mempunyai peran yang besar lagi sebagai media raising fund," tegasnya.

 

Wimbih menyebutkan bila pembiayaan pembangunan ekonomi nasional selama ini lebih besar berasal dari perbankan. Namun, kata Wimboh, pembiayaan perbankan yang bersifat jangka pendek, padahal pembiayaan jangka panjang bisa bersumber  dari pasar modal. “Terutama untuk proyek-proyek infrastruktur itu,” pungkasnya. 

 

 

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Pasar Modal

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: OJK

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66