Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:56 WIB. China - FDI masuk lembaga jasa keuangan di China sebesar USD4, 63 M di Q2
  • 06:48 WIB. Hong Kong - Lebih dari 470 ribu orang unjuk rasa dukung perdamaian di Hong Kong
  • 05:51 WIB. Liga Inggris - Manchester City 2 vs 2 Tottenham Hotspur
  • 05:50 WIB. Liga Inggris - Southampton 1 vs 2 Liverpool
  • 05:50 WIB. Liga Inggris - Norwich City 3 vs 1 Newcastle United
  • 05:49 WIB. Liga Inggris - Everton 1 vs 0 Watford
  • 05:49 WIB. Liga Inggris - Brighton & Hove Albion 1 vs 1 West Ham United
  • 05:48 WIB. Liga Inggris - Aston Villa 1 vs 2 AFC Bournemouth
  • 05:47 WIB. Liga Inggris - Arsenal 2 vs 1 Burnley
  • 23:03 WIB. Politik - Prabowo: Gerindra ingin kembali ke UUD 45 yang asli.
  • 20:46 WIB. Thailand - Kemenkeu setujui paket stimulus sebesar 370 M Baht atau setara USD11. 979 M
  • 20:31 WIB. Hong Kong - China mengatakan para pelanggar hukum akan ditangkap.
  • 19:52 WIB. Washington - Pemerintah AS akan memberi waktu Huawei 90 hari untuk membeli dari suplier AS.
  • 18:01 WIB. Deradikalisasi - Kemhan telah mencetak 83.458.360 kader bela negara pada 2019.
  • 16:41 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific mengkonfirmasi pengunduran diri CEO Rupert Hogg.

Kebutuhan Meningkat, Turki Datangkan S-400 Rusia Agustus

Kebutuhan Meningkat, Turki Datangkan S-400 Rusia Agustus - Warta Ekonomi
WE Online, Ankara -

Kerja sama Turki dan Rusia di bidang pertahanan militer nampaknya semakin ke arah saling menguntungkan. Pasalnya, pihak Turki kembali menginginkan senjata rakitan Rusia S-400 kembali diboyong ke negaranya. 

Pemerintah Turki melalui Menteri Pertahanan Hulusi Akar berharap skuadron kedua sistem pertahanan rudal S-400 yang dibeli dari Rusia akan dikirim ke Turki pada bulan Agustus atau September. 

"Skuadron kedua S-400 diharapkan akan dikirim pada Agustus atau September," katanya.

Dia menambahkan, selepas Perjanjian INF kebutuhan militer Turki untuk S-400 semakin meningkat. 

"Sejak Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) berakhir, Turki akan memiliki kebutuhan yang meningkat untuk sistem S-400," terangnya lagi pada hari Senin, seperti dikutip dari surat kabar Hurriyet, Selasa (13/8/2019).

Diketahui Perjanjian INF 1987 adalah traktat pencegah perang nuklir era Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Rusia.

Menteri Pertahanan Turki itu menambahkan, selama pembicaraan baru-baru ini, Amerika Serikat (AS) telah menawarkan kesepakatan baru kepada Ankara. Namun, dia tidak memberikan detail apa pun soal tawaran yang dimaksud.

Berita tentang pembicaraan Rusia dan Turki tentang pengiriman sistem pertahanan rudal S-400 pertama kali muncul pada bulan November 2016. CEO Rostec, Sergei Chemezov, mengatakan pada Desember 2017 bahwa kesepakatan pembelian senjata pertahanan canggih Moskow itu bernilai USD2,5 miliar.

Kementerian Pertahanan Turki kemudian mengumumkan pengiriman perdana S-400 dimulai 12 Juli 2019.

Amerika Serikat (AS) yang berulang kali menentang pembelian sistem rudal itu mendesak Ankara untuk membatalkan kontrak pembelian atau memilih dikeluarkan dari porgram jet tempur F-35. Pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan menolak membatalkan kontrak dan pada akhirnya Washington mendepak Ankara dari program konsorsium bersama jet tempur generasi kelima tersebut.

AS dan NATO sudah beberapa kali memperingatkan Turki bahwa senjata yang dibeli dari Rusia itu membahayakan jet tempur F-35 dan sistem senjata NATO lainnya. Namun, Erdogan menyatakan tidak ada bukti yang menguatkan klaim tersebut.

Sekadar diketahui, S-400 Triumf yang oleh NATO dinamai SA-21 Growler adalah sistem rudal anti-pesawat jarak jauh paling canggih yang mulai beroperasi pada tahun 2007. S-400 Triumf dirancang untuk menghancurkan pesawat, rudal jelajah dan rudal balistik termasuk rudal jarak menengah serta dapat digunakan terhadap target di darat. Sistem S-400 dapat menghantam target pada jarak 400 km dan pada ketinggian hingga 35 km.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Turki, Rusia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.46 3,782.19
British Pound GBP 1.00 17,316.60 17,143.57
China Yuan CNY 1.00 2,037.92 2,017.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,329.00 14,187.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.93 9,618.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.35 1,809.22
Dolar Singapura SGD 1.00 10,319.77 10,216.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,903.76 15,740.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,423.08 3,385.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,486.12 13,351.21

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6286.657 29.071 651
2 Agriculture 1385.364 -19.733 21
3 Mining 1611.610 6.842 49
4 Basic Industry and Chemicals 838.279 -1.826 72
5 Miscellanous Industry 1165.921 -4.171 49
6 Consumer Goods 2409.485 55.365 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.571 9.118 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.906 0.985 74
9 Finance 1267.374 -1.714 91
10 Trade & Service 793.101 -1.849 162
No Code Prev Close Change %
1 NAGA 176 236 60 34.09
2 GLOB 432 540 108 25.00
3 POLL 3,870 4,820 950 24.55
4 ARTO 430 535 105 24.42
5 DAYA 290 360 70 24.14
6 BPFI 930 1,115 185 19.89
7 PUDP 370 438 68 18.38
8 SMMA 8,000 9,200 1,200 15.00
9 SFAN 900 1,035 135 15.00
10 ETWA 60 69 9 15.00
No Code Prev Close Change %
1 INPP 900 745 -155 -17.22
2 YPAS 384 346 -38 -9.90
3 MTPS 1,580 1,435 -145 -9.18
4 TPMA 284 258 -26 -9.15
5 KPIG 157 144 -13 -8.28
6 TIFA 176 162 -14 -7.95
7 RODA 256 236 -20 -7.81
8 PCAR 1,800 1,660 -140 -7.78
9 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
10 SMDM 142 132 -10 -7.04
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 157 144 -13 -8.28
2 INKP 8,100 7,525 -575 -7.10
3 MNCN 1,315 1,305 -10 -0.76
4 FREN 166 171 5 3.01
5 ADRO 1,025 1,030 5 0.49
6 ERAA 2,130 2,000 -130 -6.10
7 BBRI 4,250 4,210 -40 -0.94
8 HMSP 2,850 3,020 170 5.96
9 UNTR 20,750 20,500 -250 -1.20
10 TARA 700 755 55 7.86