Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:32 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,11% terhadap Dollar AS pada level 16.412 IDR/USD.
  • 18:30 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yuan pada level 7,09 CNY/USD.
  • 18:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,35% terhadap Yen pada level 108,93 JPY/USD.
  • 18:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.643 USD/troy ounce.
  • 18:27 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,19 USD/barel.
  • 18:26 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 27,48 USD/barel.

Langkah Demokrat ke Istana Dijegal Gerindra?

Langkah Demokrat ke Istana Dijegal Gerindra? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai keinginan Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisi Jokowi-Ma'ruf sudah terlihat sejak Pemilu selesai.

"Hanya saja, manuver Partai Demokrat itu agak terputus disebabkan adanya musibah atas keluarga Pak SBY. Langkah politik dihentikan sementara untuk menghormati masa berkabung keluarga Pak SBY," ucapnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga: Demokrat Mau Gabung, Jawaban PDIP Pedes Banget!!

Baca Juga: Demokrat Ngebet Gabung ke Jokowi, PKPI: Pak SBY Gak Malu?

Lanjutnya, ia mengatakan isu politik saat ini mengayun ke pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto, yang langsung ditindaklanjuti dengan kunjungan Prabowo ke Teuku Umar bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan terakhir Prabowo hadir di Kongres PDIP di Bali.

"Kiprah Partai Demokrat seperti terlupakan," cetusnya.

Ia pun menilai, ada masalah sendiri yang tengah dihadapi Demokrat jika serius bergabung ke Pemerintahan. menurutnya, Demokrat jika tidak membuat gebrakan maka akan semakin terlupakan.

"Maka langkah Partai Demokrat mengumumkan ikut bergabung dengan KIK salah satu cara menaikkan kembali perbincangan soal Partai Demokrat. Sekaligus langkah ini mendahului posisi Gerindra yang makin condong bergabung ke KIK," jelasnya.

Bahkan, ia menilai posisi tawar Demokrat semakin lemah. "Lebih lagi jika benar Gerindra akhirnya gabung ke KIK. Bisa jadi posisi Partai Demokrat makin tidak dihajatkan," terangnya.

Karena itu, sekalipun Partai Demokrat menyatakan akhirnya bergabung dengan KIK, namun nampaknya tidak akan ada posisi penting yang didapatkan oleh Partai Demokrat. 

"Hanya saja, upaya menjadikan Partai Demokrat untuk kiranya dapat berkibar lima tahun ke depan, bisa saja dapat diraih dari posisi yang sekalipun tidak penting tapi punya nilai strategis dalam berkomunikasi politik terhadap publik. Tentu, posisi ini sedikit banyak akan dapat membantu Partai Demokrat pada pemilu yang akan datang," pungkasnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Joko Widodo (Jokowi), Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Biropers Setpres-Laily Rachev

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,424.03 4,379.43
British Pound GBP 1.00 20,364.20 20,151.69
China Yuan CNY 1.00 2,346.53 2,321.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,638.78 16,473.22
Dolar Australia AUD 1.00 10,014.88 9,910.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,145.86 2,124.45
Dolar Singapura SGD 1.00 11,548.29 11,432.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,996.50 17,810.85
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,811.86 3,765.31
Yen Jepang JPY 100.00 15,277.55 15,121.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4811.827 188.398 686
2 Agriculture 983.609 47.606 22
3 Mining 1256.575 31.049 49
4 Basic Industry and Chemicals 680.711 28.193 78
5 Miscellanous Industry 757.260 20.569 51
6 Consumer Goods 1789.993 77.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 349.330 23.246 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 871.077 45.961 78
9 Finance 1027.843 37.379 92
10 Trade & Service 608.315 11.702 170
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 200 270 70 35.00
2 HKMU 91 118 27 29.67
3 KMTR 200 258 58 29.00
4 FREN 76 95 19 25.00
5 CTRA 456 570 114 25.00
6 LRNA 125 156 31 24.80
7 WIKA 910 1,135 225 24.73
8 PTPP 570 710 140 24.56
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 LPCK 482 600 118 24.48
No Code Prev Close Change %
1 INAI 430 400 -30 -6.98
2 AKSI 258 240 -18 -6.98
3 LMSH 350 326 -24 -6.86
4 EPMT 2,190 2,040 -150 -6.85
5 HRME 498 464 -34 -6.83
6 NZIA 264 246 -18 -6.82
7 JAST 470 438 -32 -6.81
8 AMAG 294 274 -20 -6.80
9 KBLI 500 466 -34 -6.80
10 DUCK 515 480 -35 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,890 3,020 130 4.50
2 REAL 82 77 -5 -6.10
3 BBCA 27,475 28,675 1,200 4.37
4 BTPS 1,805 2,230 425 23.55
5 ANTM 464 540 76 16.38
6 BBNI 4,010 4,290 280 6.98
7 FREN 76 95 19 25.00
8 PGAS 800 895 95 11.88
9 WSKT 510 635 125 24.51
10 BRPT 1,000 1,000 0 0.00