Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:52 WIB. Biarritz - Gedung Putih: Trump menyesal tidak menaikan tarif lebih tinggi terhadap China.
  • 07:26 WIB. Fintech - China mengeluarkan rencana pengembangan Fintech untuk 3 tahun.
  • 06:52 WIB. China - Xiaomi, Vivo, dan Oppo membuat 'Air Drop' yang bersifat cross-platform.
  • 06:29 WIB. Pin Emas - Ketum PSI minta anggotanya tolak Pin Emas.
  • 06:10 WIB. Retaliasi - Global Times: China sedang mempersiapkan secara serius perang tarif dengan AS.
  • 03:12 WIB. G7 Perancis - AS dan Jepang akan kerjasama jangka panjang yang akan membuka pasar hingga USD7 M
  • 03:05 WIB. Mobil Listrik - Israel akan impor mobil listrik China dari JAC Motors dan National Electric Vehicle Sweden
  • 22:47 WIB. Brexit - Komentar Trump terhadap Johnson: “He needs no advice, he is the right man for the job”.
  • 22:33 WIB. Kulonprogo - Menhub: Progres pembangunan YIA  sekitar 60% sampai 70% pada Minggu (25/8).
  • 22:07 WIB. China - People' Daily (milik Partai Komunis): China akan membalas tindakan AS menaikan tarif (25/8).
  • 20:46 WIB. G7 - Prancis menginginkan raksasa sosial media menandatangani  “Charter for an Open, Free, and Safe Internet”
  • 19:13 WIB. Properti - China memutuskan suku bunga pinjaman  perumahan individu komersial akan lebih berbasis pasar

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja?

2 Jenis Kanker Paru-paru Paling Berbahaya, Apa Saja? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kanker paru-paru sampai saat ini menduduki posisi pertama jumlah kasus baru terbanyak di dunia yakni sebesar 2,1 juta atau 11,6% dari total beban kejadian kanker di dunia.

Kanker ini di Indonesia berada di urutan ke-8 se Asia Tenggara dan ke-23 di Asia.

 

Parahnya, saat ini angka kejadian kanker tengah berada di zona yang serius. Kasus kanker meningkat sebanyak 10,85 persen dalam lima tahun terakhir.

 

ymlotdr402q4u9jdpt9x_18341.jpg

 

Menurut data dari Globocan 2018, 19,4 persen dari pasien kanker paru-paru di Indonesia adalah pria. Sementara 80 persen penyebab kanker disebabkan oleh rokok. Sebagaimana diketahui, kanker paru-paru memiliki dua tipe yakni Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) dan Small Cell Lung Cancer (SCLC). NSCLC biasanya berasal dari sel-sel kelenjar di bagian luar paru. Sementara tipe SCLC berasal dari sel-sel yang melapisi bronkus di pusat paru-paru.

 

Dari kedua tipe kanker paru-paru tersebut, tipe SCLC-lah yang paling sering dialami akibat kebiasaan merokok. Tipe tersebut dikenal paling agresif apabila sudah memasuki stadium lanjut karena bisa dengan cepat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Di Indonesia sendiri 52 persen penderita kanker paru didiagnosis tipe SCLC. Dokter Spesialis Paru, dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P (K),membenarkan menjelaskan kebiasaan merokok menjadi penyebab utama seseorang mengalami kanker paru-paru.

 

Sang dokter mengaku sangat prihatin dengan peningkatan angka kasus kanker paru-paru di Indonesia. Selain disebabkan karena rokok, tempat kerja yang berpolusi juga menyumbang risiko kanker paru-paru bagi masyarakat.

 

“Peningkatan angka kasus paru-paru di Indonesia telah masuk pada tahapan memprihatinkan. Selain itu, lingkungan kerja juga bisa menjadi penyebab lain timbulnya kanker ini, seperti pabrik tambang, semen, dan keramik yang cenderung terpapar radiasi serta bahan kimia karsinogenik, memiliki potensi jauh lebih tinggi untuk terjangkit kanker paru-paru,” beber dr. Sita.

 

Karenanya, dr. Sita mengatakan pola hidup sehat bisa mulai diterapkan dalam diri masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesehatan paru-paru. Salah satu caranya adalah melakukan olahraga secara rutin setidaknya selama 30 menit setiap harinya.

 

“Kami, para praktisi kesehatan, mengajak agar masyarakat Indonesia untuk terus menerapkan prinsip gaya hidup sehat. Setidaknya melakukan olahraga selama 30 menit sehari demi kesehatan paru-paru,” jelasnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Kanker Paru-paru

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: (Foto: Yourhealth)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39