Portal Berita Ekonomi Senin, 19 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:18 WIB. China - Walmart diperkirakan akan tambah 100 gerai baru dalam 5 tahun ke depan di Guangdong
  • 19:13 WIB. Korsel - SK Telecom Co buka kebun binatang AR di Taman Olimpiade Seoul dan Yeouido dengan apps JUMP AR
  • 18:44 WIB. Manokwari - Menjelang 18.00 WIT situasi di Manokwari mulai mereda.
  • 18:34 WIB. PTPP - Sepanjang semester I 2019, PT PP Tbk (PTPP)  meraup kontrak baru Rp14,8 triliun.
  • 17:50 WIB. Goola - Goola, startup besutan Gibran Rakabuming, himpun dana Rp71,2 miliar dari Alpha JWC Ventures.
  • 17:37 WIB. Sorong - Lapas kelas IIB Sorong terbakar Senin (19/8).
  • 17:33 WIB. Huawei - Huawei akan buka tiga pusat penelitian dan pengembangan (R&D) baru di Rusia.
  • 17:21 WIB. Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini minta maaf atas insiden para mahasiswa asal Papua.
  • 17:11 WIB. Beijing - China akan membuat Shenzhen "lebih baik" dari Hong Kong.
  • 16:27 WIB. Drone - Korea Aerospace University berhasil ujicobakan drone untuk pertolongan pertama kecelakaan laut
  • 16:04 WIB. China - FAW Group menjual mobil listrik pertama Hongqi dengan harga setara US$32 ribu
  • 14:48 WIB. Hong Kong - Jumlah imigran Hong Kong ke Taiwan meningkat drastis.

PM Pakistan Imran Khan Berpidato di Kashmir, Bilang. . .

PM Pakistan Imran Khan Berpidato di Kashmir, Bilang. . . - Warta Ekonomi
WE Online, Kashmir -

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, telah berada di Kashmir yang dikuasai Pakistan. Pada kunjungannya tersebut, ia menegaskan kembali dukungannya kepada rakyat Kashmir dalam perjuangan mereka untuk menentukan nasib sendiri di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara tetangga, India.

 

Kedatangan Khan dilakukan untuk memperingati hari kemerdekaan Pakistan pada Rabu (14/8/2019), dan terjadi lebih dari seminggu setelah India mengeluarkan dekrit eksekutif mengejutkan untuk melepaskan status khusus wilayah yang mayoritas didiami Muslim itu.

 

Usai dekrit dikeluarkan pada 5 Agustus, pemerintah India telah memberlakukan memblokadi wilayah itu yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut. Pemerintah India juga memutus jalur komunikasi dan membatasi pergerakan, yang sekarang memasuki hari kesepuluh.

 

"Hari kemerdekaan adalah kesempatan untuk kebahagiaan besar, tetapi hari ini kami bersedih dengan nasib saudara-saudara Kashmir kami di Jammu dan Kashmir yang menjadi korban penindasan India," ujar Khan.

 

"Saya meyakinkan saudara-saudara Kashmir saya bahwa kami mendukung mereka," tegasnya seperti dikutip dari Al Jazeera.

 

PM Pakistan tersebut dikabarkan akan berpidato di hadapan majelis negara di Muzaffarabad, Ibu Kota Kashmir yang dikelola Pakistan, pada Rabu malam.

 

"Dia diperkirakan akan memberi tahu para politisi di majelis legislatif di sini bahwa Pakistan berdiri bahu-membahu dengan Kashmir," ujar Osama Bin Javaid dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Muzzaffarad.

 

"Pemerintah Pakistan memutuskan bahwa hari ini, hari kemerdekaan, tidak akan dirayakan, melainkan dibungkam dalam solidaritas dengan Kashmir di sisi lain perbatasan," tambahnya.

 

Ditempat terpisah, Presiden Pakistan Arif Alvi berpidato pada upacara pengibaran bendera di Islamabad dan menyebut penurunan status Kashmir oleh India sebagai pelanggaran hukum internasional.

 

Alvi mengatakan Pakistan tidak akan meninggalkan orang-orang Kashmir sendirian. 

 

"Orang-orang Kashmir adalah (rakyat) kami. Kami menganggap rasa sakit mereka sebagai rasa sakit kami. Kami tetap bersama mereka, kami bersama mereka hari ini," katanya.

 

India dan Pakistan sampai hari ini masih mengklaim seluruh wilayah Kashmir secara penuh, namun memerintah sebagian. Dua negara bertetangga bersenjata nuklir ini telah bertempur dua kali dari tiga perang mereka di wilayah Himalaya yang disengketakan.

 

Blokade yang dilakukan oleh India mengakibatkan melumpuhkan di kawasan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah reaksi keras terhadap status Kashmir yang diturunkan setelah New Delhi mencabut Pasal 370 konstitusi India. Pasal 370 konstitusi memberikan otonomi yang luas bagi wilayah mayoritas Muslim.

 

Pencabutan status khusus India untuk Jammu dan Kashmir menghalangi hak wilayah itu untuk membuat hukum sendiri dan memungkinkan orang yang bukan penduduk untuk membeli properti di sana.

 

Pemerintah nasionalis Hindu India, Perdana Menteri Narendra Modi juga telah memutuskan untuk membagi negara menjadi dua "wilayah persatuan" untuk dikendalikan oleh pemerintah federal. Pembatasan kebebasan bergerak di wilayah itu akan mereda setelah hari kemerdekaan India pada hari Kamis, menurut gubernur Jammu dan Kashmir Satya Pal Malik.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Imran Khan, Kashmir, Pakistan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Foto/Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,805.79 3,767.53
British Pound GBP 1.00 17,341.48 17,167.55
China Yuan CNY 1.00 2,028.57 2,008.38
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,274.00 14,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.92 9,575.84
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,819.76 1,801.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,301.67 10,195.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,832.72 15,669.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,424.66 3,387.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,429.30 13,293.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6296.715 10.058 651
2 Agriculture 1367.022 -18.342 21
3 Mining 1602.506 -9.104 49
4 Basic Industry and Chemicals 849.321 11.042 72
5 Miscellanous Industry 1152.482 -13.439 49
6 Consumer Goods 2407.438 -2.047 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.676 3.105 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.912 10.006 74
9 Finance 1269.470 2.096 91
10 Trade & Service 790.421 -2.680 162
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 129 174 45 34.88
2 FIRE 1,880 2,350 470 25.00
3 ARTO 535 665 130 24.30
4 BLUE 615 740 125 20.33
5 AGRS 260 312 52 20.00
6 TALF 350 410 60 17.14
7 BBMD 2,240 2,600 360 16.07
8 ATIC 770 860 90 11.69
9 ICON 98 108 10 10.20
10 ITIC 800 875 75 9.38
No Code Prev Close Change %
1 DAYA 360 304 -56 -15.56
2 YELO 179 152 -27 -15.08
3 SOSS 360 312 -48 -13.33
4 DKFT 296 262 -34 -11.49
5 PUDP 438 390 -48 -10.96
6 TFCO 715 640 -75 -10.49
7 CANI 210 188 -22 -10.48
8 GLOB 540 486 -54 -10.00
9 MDIA 155 140 -15 -9.68
10 OCAP 292 266 -26 -8.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,210 4,180 -30 -0.71
2 ERAA 2,000 1,930 -70 -3.50
3 ASII 6,500 6,425 -75 -1.15
4 MNCN 1,305 1,275 -30 -2.30
5 SWAT 125 129 4 3.20
6 HMSP 3,020 3,020 0 0.00
7 BTPS 3,170 3,350 180 5.68
8 TLKM 4,280 4,340 60 1.40
9 BBCA 29,800 30,075 275 0.92
10 ANTM 1,120 1,085 -35 -3.12