Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:06 WIB. Italia - PM Giuseppe Conte merencanakan untuk mundur.
  • 22:47 WIB. China - Pendapatan Baidu capai 26,3M Yuan atau naik 1% (y on y)  di Q2
  • 22:33 WIB. Kredivo - Bidik konsumen e-commerce, Kredivo luncurkan fitur zero-click checkout.
  • 21:30 WIB. Maskapai - Korea Air Lines Co akan kurangi penerbangan ke Jepang beberapa bulan mendatang
  • 21:08 WIB. Otomotif - Departemen Lingkungan Hidup Korsel akan larang penjualan 8 model mobil diesel Audi, VW dan Poersche karena soal emisi
  • 20:22 WIB. Brexit - Miliarder Hong Kong nekat membeli pub Greene King senilai US$3,3 miliar di Inggris.
  • 19:48 WIB. Emas - Investor Mark Mobius menyarankan untuk membeli emas di harga berapa pun.
  • 19:10 WIB. Rohingnya - PBB dan Bangladesh mulai survei kemungkinan pemulangan kaum Rohingya.
  • 18:47 WIB. Malang - Walikota Malang siap jelaskan ke Mendagri terkait keributan terkait Papua.
  • 18:16 WIB. Sorong - Sampai Selasa (20/8) sore  sejumlah jalan masih ditutup.
  • 18:14 WIB. RAPBN 2020 - Alokasi dana otonomi khusus Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Rp 8,4 triliun.
  • 18:00 WIB. MPR - Koalisi Indonesia Kerja belum setuju pimpinan MPR harus 10 orang.
  • 17:46 WIB. Cyber crime - Bareskrim tangkap Iren, otak penipuan online senilai Rp100 miliar.

Jamin Penyediaan Benih Kedelai Bersertifikat, Kementan Canangkan Kegiatan P3BK

Jamin Penyediaan Benih Kedelai Bersertifikat, Kementan Canangkan Kegiatan P3BK - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) mencanangkan kegiatan Pengembangan Petani Produsen Benih Kedelai (P3BK) guna menjamin penyediaan dan kebutuhan benih kedelai bersertifikat.

Program ini penting mengingat kebutuhan kedelai meningkat setiap tahun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan berkembangnya industri pangan berbahan baku kedelai.

"Penyiapan bahan baku pangan yang segar perlu dilakukan dengan mengoptimalkan sumber daya lokal dengan mendorong petani menanam kedelai bersertifikat," kata Kepala Sub Direktorat Pengembangan Varietas Perbenihan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Sigit Setawan di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Baca Juga: Galakkan Beras Organik, Kementan Wujudkan 1.000 Desa Mandiri Organik

"Kami ingin dengan adanya kegiatan ini penyediaan benih kedelai dapat dilakukan secara insitu (dalam komunitasnya). Alhamdulillah kegiatan ini disambut antusias oleh petani," tambahnya.

Sigit menerangkan, saat ini Kementan sudah mengalokasikan bantuan P3BK pada tujuh provinsi, yaitu Aceh, Jambi, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah. Agar hasilnya optimal, pemberian bantuan dilakukan menyeluruh mulai dari penyiapan sarana produksi, biaya sertifikasi benih, pelabelan dan pengemasan benih sehingga siap jual.

"Kegiatan ini didukung dengan pengawalan dan pendampingan mulai dari PPL, mantri tani, petugas kabupaten, provinsi, BPSB, petugas pusat, serta menghubungkan dengan pembeli, pelaku usaha kedelai setempat," terangnya.

Di tempat terpisah, Baharuddin, Ketua Kelompok Tani Kuta Mara di Desa Lambada, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Ia menilai dengan adanya program dari pemerintah, petani menjadi semangat menanam kedelai untuk benih karena hasilnya lebih mahal dan pasti penjualannya.

Baca Juga: Sektor Pertanian Disebut-sebut Sebagai Pengungkit Pertumbuhan Ekonomi

"Selain itu kita juga tenang karena kedelai bukan tanaman terlarang seperti yang dulu kita tanam," ungkapnya.

Perlu diketahui, untuk menjaga kesinambungan dengan program Kementan yang lain dalam rangka swadaya kedelai, direncanakan produksi benih tersebut akan dimanfaatkan untuk program kedelai monokultur ataupun tumpangsari di wilayah sekitar (insitu). Selain itu, juga dapat memenuhi kebutuhan petani setempat yang akan mengusahakan secara swadaya.

Tag: Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,821.73 3,783.66
British Pound GBP 1.00 17,391.66 17,217.94
China Yuan CNY 1.00 2,034.38 2,014.22
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,333.00 14,191.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,720.64 9,617.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.88 1,808.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,348.74 10,244.73
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,891.00 15,732.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,428.95 3,392.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,448.11 13,313.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6295.738 -0.977 651
2 Agriculture 1349.159 -17.863 21
3 Mining 1600.305 -2.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 848.690 -0.631 72
5 Miscellanous Industry 1151.944 -0.538 49
6 Consumer Goods 2425.964 18.526 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.801 0.125 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1229.883 12.971 74
9 Finance 1260.435 -9.035 91
10 Trade & Service 788.732 -1.689 162
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 1,685 2,000 315 18.69
2 DAYA 304 360 56 18.42
3 ARTA 340 390 50 14.71
4 VINS 96 109 13 13.54
5 JKON 478 540 62 12.97
6 FORU 89 100 11 12.36
7 COWL 200 220 20 10.00
8 CCSI 266 292 26 9.77
9 DWGL 172 188 16 9.30
10 PSDN 154 168 14 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,330 1,000 -330 -24.81
2 BLUE 740 635 -105 -14.19
3 FISH 2,890 2,500 -390 -13.49
4 ITIC 875 780 -95 -10.86
5 IBFN 222 202 -20 -9.01
6 APEX 575 525 -50 -8.70
7 ICON 108 99 -9 -8.33
8 ARMY 232 214 -18 -7.76
9 MKNT 57 53 -4 -7.02
10 KBLM 338 316 -22 -6.51
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,180 4,100 -80 -1.91
2 MDKA 5,750 5,975 225 3.91
3 MCOR 174 174 0 0.00
4 PGAS 1,995 1,920 -75 -3.76
5 TLKM 4,340 4,470 130 3.00
6 MNCN 1,275 1,260 -15 -1.18
7 ERAA 1,930 1,875 -55 -2.85
8 BTPS 3,350 3,200 -150 -4.48
9 MAMI 89 90 1 1.12
10 BMRI 7,350 7,375 25 0.34