Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.734 USD/barel.
  • 22:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,00 USD/barel.
  • 22:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,71 USD/barel.

Kemenkop dan UKM Ajak Kepala Daerah Bantu Kembangkan UMKM

Kemenkop dan UKM Ajak Kepala Daerah Bantu Kembangkan UMKM
WE Online, Jakarta -

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof Rully Indrawan, mengajak para kepala daerah, dalam hal ini bupati dan walikota untuk menggunakan kewenangan yang dimilikinya dalam membantu mengembangkan UMKM di masing-masing daerahnya, terutama pengembangan di bidang usaha mikro.

Ajakan tersebut, disampaikan Rully, saat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari UMKM Nasional yang dipadukan dengan Hari Jadi ke 342 Kota Cianjur, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).

Selain Prof Rully, pada kesempatan itu juga dihadiri Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, Deputi Pembiayaan Kemenkop dan UKM, Yuana Sutyowati, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Andri Suryanegara, dan sejumlah Muspida lainnya.

Baca Juga: Kemenkop dan UKM Minta Skala Ekonomi Petani Kopi Ditingkatkan

Rully mengatakan, Hari UMKM Nasional ini, merupakan momentum untuk mengingatkan kepada semua pihak bahwa ada kelompok (UMKM) yang harus senantiasa diperhatikan dan didukung keberadaan agar bisa menciptakan usaha yang lebih baik dan berimbas pada kesejahteraan masyarakat. 

Rully menjelaskan, UMKM merupakan kelompok masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar kepada bangsa dan negara. Bagaimana tidak, katanya, 99,97 persen pelaku ekonomi nasional adalah kelompok usaha yang dikategorikan UMKM. 

"Sedangkan usaha besar hanya 0,03 persen. Bahkan tenaga kerja di Indonesia terserap 97 persen di bidang UMKM. Jadi jangan sekali-sekali melecehkan UMKM. Mereka adalah saudara-saudara kita, dan kita sendiri ada di dalamnya," ujar Rully. 

Tak hanya itu, dia juga mengatakan, kontribusi UMKM kepada PDB nasional sebanyak 60 persen. Artinya, begitu besarnya potensi UMKM ini, khususnya mikro, maka diperlukan perhatian serius dari para kepala daerah. 

Baca Juga: Kemenkop Siapkan Program Strategis Tingkatkan Kinerja UMKM

"Mikro itu kan ada di kabupaten dan kota, usaha kecil ada di provinsi, dan usaha menengah ada di tingkat nasional. Karenanya, dengan kewenangan yang ada, bupati atau walikota harusnya memberikan dukungan kepada usaha mikro di daerahnya, terutama menyangkut akses permodalannya," kata Prof Rully. 

Menurut dia, membesarkan usaha mikro merupakan tugas bersama. "Makanya bupati perlu memberikan perhatian besar kepada usaha mikro ini dengan memberikan akses permodalan. Tapi tentu saja Pak Bupati tidak bisa sendirian, diperlukan bantuan dari berbagai kalangan. Apalagi jumlahnya cukup besar, yakni 62 juta UMKM di seluruh Indonesia," kata Prof Rully menambahkan. 

"Saya baru enam bulan di kementerian. Saya berusaha mengutak-atik bagaimana meningkatkan UMKM, khususnya mikro yang saat ini tercatat 62 juta. Ini harus betul-betul dibina dan diperhatikan, terutama menyangkut pembiayaannya. Makanya Bu Yuana mohon membantu pembiayaan kepada para pelaku usaha mikro ini," katanya. 

Dia mengatakan, pemerintah pusat akan memberikan akses bagi upaya pengembangan usaha mikro. "Jadi tak perlu khawatir juga soal permodalan, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin memberikan akses permodalan sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya. 

Baca Juga

Tag: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Kemenkop dan UKM

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43