Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,63% pada level 24.377.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,48% pada level 2.386.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 22.329.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,75% pada level 3.379.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,53% pada level 2.545.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yuan pada level 6,96 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,15% terhadap Dollar AS pada level 14.648 IDR/USD.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,19% pada level 6.043.

Bareng GMF, BAT Bangun Hanggar Tampung 24 Boeing dan Airbus

Bareng GMF, BAT Bangun Hanggar Tampung 24 Boeing dan Airbus
WE Online, Jakarta -

Batam Aero Technic (BAT) dan Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) menjalin kerja sama dalam pengembangan hanggar tahap III dan hanggar joint venture. Peresmian dan peletakkan batu pertama pembangunan tersebut dilakukan pada Rabu (14/8/2019) lalu.

Pada pembangunan hanggar tahap III, BAT bersama GMF berencana membangun delapan unit hanggar yang akan menampung 24 pesawat Boeing 737 dan Airbus 320.

Direktur Utama BAT, I Nyoman Rai Pering Santaya mengatakan, "Hanggar ini diharapkan meningkatkan serapan perawatan pesawat baik dalam dan luar negeri, serta meminimalisasi jumlah pekerjaan yang dikirim ke luar negeri."

Baca Juga: Airbus dan GMF AeroAsia Tandatangani Perjanjian Perbaikan Komponen Pesawat

Guna mendukung industri aviasi Tanah Air, BAT dan GMF bersama mitra pabrikan ban pesawat juga menandatangani kesepahaman pembangunan pabrik dan vulkanisir ban pesawat (tire retread). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penyerapan karet dalam negeri, mendorong efisiensi maskapai, serta meningkatkan devisa negara.

Plt Direktur Utama GMF, Tazar Marta Kurniawan menyatakan, "Saat ini GMF bekerja sama dgn BAT untuk meningkatkan serapan pesawat domestik dan internasional, serta menambah diversifikasi bisnis GMF."

Lebih lanjut Tazar menambahkan, melalui kerja sama ini akan ada konsolidasi antara GMF dan BAT untuk melakukan pemilahan kapasitas dan kapabilitas antara GMF dan BAT untuk menghindari double investment pada sektor perawatan pesawat.

Lewat kerja sama ini, dalam 10 tahun ke depan, diharapkan terwujud perawatan pesawat yang terintegrasi agar menekan angka outsource pekerjaan ke luar negeri hingga hanya 10%.

"Sinergitas pekerjaan mesin (engine), komponen (component) dan bagian roda pendaratan (landing gear) akan mendorong perawatan pesawat yang semakin efisien dan membangun industri MRO (Maintenance Repair and Overhaul/jasa perawatan dan perbaikan pesawat) Indonesia yang berdaya saing di kancah global," tambah Tazar.

Baca Juga: Bisnis Perawatan Pesawat Ciamik, GMF Cetak Pendapatan US$470 Juta

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama BAT I Nyoman Rai Pering Santaya dan Plt Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan di hanggar BAT di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam.

Hadir sebagai saksi, yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Kepulauan Riau Isdianto, Pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara, dan Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait.

Penandatanganan prasasti dan peletakkan batu pertama pembangunan hanggar tahap III dan hanggar joint venture dilakukan oleh Menteri Darmin Nasution, sedangkan penandatanganan prasasti fasilitas bengkel perbaikan komponen pesawat diwakili oleh Menteri Budi Karya Sumadi.

Tag: PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF AeroAsia), Bandar Udara Internasional Hang Nadim

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Lion Air Group

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,952.16 3,912.41
British Pound GBP 1.00 19,383.54 19,189.20
China Yuan CNY 1.00 2,127.16 2,105.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,823.75 14,676.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,628.63 10,521.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,912.67 1,893.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.48 10,693.08
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,492.03 17,312.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.36 3,494.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,015.08 13,871.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5157.834 13.941 698
2 Agriculture 1196.835 14.709 23
3 Mining 1430.960 10.921 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.125 10.099 80
5 Miscellanous Industry 917.814 -18.704 52
6 Consumer Goods 1912.827 11.449 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.005 3.307 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 887.705 -3.693 78
9 Finance 1124.737 1.036 93
10 Trade & Service 636.358 1.343 174
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 139 187 48 34.53
2 SGER 108 145 37 34.26
3 BPTR 74 99 25 33.78
4 KJEN 1,100 1,375 275 25.00
5 TOYS 545 680 135 24.77
6 DUCK 314 386 72 22.93
7 ARGO 1,485 1,805 320 21.55
8 ATIC 575 690 115 20.00
9 GHON 1,355 1,600 245 18.08
10 KOIN 100 118 18 18.00
No Code Prev Close Change %
1 GSMF 100 93 -7 -7.00
2 POLU 1,000 930 -70 -7.00
3 FREN 143 133 -10 -6.99
4 PEGE 143 133 -10 -6.99
5 GOLD 202 188 -14 -6.93
6 RIGS 232 216 -16 -6.90
7 PGLI 190 177 -13 -6.84
8 GLVA 322 300 -22 -6.83
9 POLI 1,245 1,160 -85 -6.83
10 RONY 118 110 -8 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 3,180 3,330 150 4.72
2 TOWR 1,080 1,085 5 0.46
3 TKIM 6,675 7,200 525 7.87
4 FREN 143 133 -10 -6.99
5 TLKM 2,980 2,970 -10 -0.34
6 INAF 3,190 3,330 140 4.39
7 INKP 8,575 9,675 1,100 12.83
8 PURA 126 126 0 0.00
9 DOID 278 294 16 5.76
10 MDKA 2,050 1,980 -70 -3.41