Portal Berita Ekonomi Senin, 19 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Washington - Trump mengatakan perang dagang dengan China tidak akan menyebabkan resesi.
  • 23:09 WIB. Brexit - PM Johnson mengingatkan Jerman dan Prancis agar deal sebelum Brexit terjadi.
  • 22:58 WIB. Yogyakarta - KPK menangkap 4 orang dalam OTT, salah satunya jaksa.
  • 22:39 WIB. Huawei - AS memberi tambahan 90 hari bagi Huawei untuk membeli dari suplier AS.
  • 22:30 WIB. Kalkuta - Sekitar 12 ribu warga  menggelar aksi unjuk rasa mendukung Israel.
  • 19:18 WIB. China - Walmart diperkirakan akan tambah 100 gerai baru dalam 5 tahun ke depan di Guangdong
  • 19:13 WIB. Korsel - SK Telecom Co buka kebun binatang AR di Taman Olimpiade Seoul dan Yeouido dengan apps JUMP AR
  • 18:44 WIB. Manokwari - Menjelang 18.00 WIT situasi di Manokwari mulai mereda.
  • 18:34 WIB. PTPP - Sepanjang semester I 2019, PT PP Tbk (PTPP)  meraup kontrak baru Rp14,8 triliun.
  • 17:50 WIB. Goola - Goola, startup besutan Gibran Rakabuming, himpun dana Rp71,2 miliar dari Alpha JWC Ventures.
  • 17:37 WIB. Sorong - Lapas kelas IIB Sorong terbakar Senin (19/8).
  • 17:33 WIB. Huawei - Huawei akan buka tiga pusat penelitian dan pengembangan (R&D) baru di Rusia.
  • 17:21 WIB. Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini minta maaf atas insiden para mahasiswa asal Papua.
  • 17:11 WIB. Beijing - China akan membuat Shenzhen "lebih baik" dari Hong Kong.
  • 16:27 WIB. Drone - Korea Aerospace University berhasil ujicobakan drone untuk pertolongan pertama kecelakaan laut

Gara-gara Sampah, Indonesia Tak Bisa Jadi Negara Maju

Gara-gara Sampah, Indonesia Tak Bisa Jadi Negara Maju - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Permasalahan sampah di Indonesia dapat menghambat cita-cita para pendiri bangsa menjadi negara yang maju. Sampah berdampak tidak hanya pada isu kesehatan, pariwisata, perekonomian, tapi juga harga diri sebuah negara.

Demikian diungkapkan oleh Diaz Hendropriyono, Staf Khusus Presiden, dalam talkshow #DengarYangMuda seri ke-16 di Sanur Bali, Rabu (14/8/2019). Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk serius menangani sampah.

Diaz juga terinspirasi dengan pergerakan progresif masyarakat di Pulau Bali, yang memiliki visi serta aksi nyata untuk menjadikan bali sebagai wilayah terdepan dalam isu penanganan sampah.

"Melalui acara ini kita ingin mendengar dari pemuda Bali bagaimana mereka menangani isu sampah agar bisa ditiru oleh kota-kota lain," ujar Diaz.

Baca Juga: BKPM Tawarkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Pande Gede Bayu Antariksa, pengusaha pariwisata, mengungkapkan, sampah yang banyak di pantai Bali sangat berdampak bagi usaha. Untuk mengatasinya, menurut dia, mindset masyarakat harus diubah karena semua sampah yang dibuang sembarangan akan berakhir di pantai.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dalam kata sambutannya, menjelaskan, meskipun keluhan dari masyarakat sudah banyak, namun pemerintah tidak bisa terburu-buru karena pengelolaan sampah membutuhkan pembangunan ekosistem sehingga pengelolaannya dapat berkelanjutan.

Menurutnya, Kota Denpasar sendiri telah berhasil menurunkan penggunaan kantong plastik hingga 99,60% dalam waktu kurang dari satu tahun.

Talkshow ini menghadirkan empat narasumber, yaitu Komang Sudiarta (Komunitas Malu Dong), Pande Gede Bayu Antariksa (pengusaha pariwisata), Jeff Kristianto (BEDO), dan I Gde Ngurah Widiadnyana (Somia Design).

Komunitas yang hadir, antara lain Bargengster Bali, Dongki Bali, BEDO, Trashstock, Rahwana Bali, Laskar Bali, Triupcycle, Malu Dong, UKM Trend Tabanan, SarangLebah, Duakala, Yayasan Lengis Hijau, JCI Bali, dan HIMKI Bali.

Diaz Hendropriyono bersama Bali Export Development Organization (BEDO), lembaga swadaya masyarakat di Bali, dan 100 pelaku UMKM asal Bali, dan komunitas-komunitas pemuda Bali yang bergabung dalam acara tersebut, mendorong peluang pemanfaatan sampah, khususnya sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan dan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi lewat inovasi dan kreativitas.

Jeff Kristianto, perwakilan BEDO, menambahkan, organisasinya fokus mengelola limbah dari sisi ekonomi kreatif. Salah satunya, dari segi tekstil karena Bali dikenal dengan produk tekstilnya. BEDO juga mendorong UMKM menjalankan usaha dengan minim limbah, ataupun agar limbah tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku bagi UKM lain.

Baca Juga: Dikritik soal Sampah, Anies Salahkan Gubernur....

Sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bidang pengembangan UMKM, BEDO juga memfasilitasi serta mengatur program pengembangan kapasitas UKM yang didukung berbagai organisasi nasional dan internasional, seperti Ditjen PEN, Apindo, CBI, PUM & ILO. Serta menjalin kemitraan dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Komang Sudiarta dari Komunitas Malu Dong, menambahkan, mindset setiap orang dalam memperhatikan lingkungan bergantung pada individu masing-masing. Malu Dong berdiri sejak 2009 ingin mengetuk hati masyarakat agar peduli pada masalah sampah.

Dia mengungkapkan, masalah utama di sekolah di pedalaman adalah tidak adanya tong sampah, sehingga masyarakat tidak bisa belajar memilah sampah.

I Gde Ngurah Widiadnyana, perwakilan Somia Design, juga menambahkan, Somia Design menggunakan material recycle. Sampai finishing materialnya pun bisa kembali ke alam, mendesain bukan hanya memikirkan estetikanya, tetapi juga bagaimana mewujudkan karya seni yang tidak berdampak buruk bagi lingkungan, juga bagaimana mengubah mindset masyarakat bahwa membangun dengan bahan recycle dapat kokoh dan bagus.

Tag: Sampah, Sampah Plastik

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,805.79 3,767.53
British Pound GBP 1.00 17,341.48 17,167.55
China Yuan CNY 1.00 2,028.57 2,008.38
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,274.00 14,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.92 9,575.84
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,819.76 1,801.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,301.67 10,195.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,832.72 15,669.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,424.66 3,387.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,429.30 13,293.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6296.715 10.058 651
2 Agriculture 1367.022 -18.342 21
3 Mining 1602.506 -9.104 49
4 Basic Industry and Chemicals 849.321 11.042 72
5 Miscellanous Industry 1152.482 -13.439 49
6 Consumer Goods 2407.438 -2.047 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.676 3.105 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.912 10.006 74
9 Finance 1269.470 2.096 91
10 Trade & Service 790.421 -2.680 162
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 129 174 45 34.88
2 FIRE 1,880 2,350 470 25.00
3 ARTO 535 665 130 24.30
4 BLUE 615 740 125 20.33
5 AGRS 260 312 52 20.00
6 TALF 350 410 60 17.14
7 BBMD 2,240 2,600 360 16.07
8 ATIC 770 860 90 11.69
9 ICON 98 108 10 10.20
10 ITIC 800 875 75 9.38
No Code Prev Close Change %
1 DAYA 360 304 -56 -15.56
2 YELO 179 152 -27 -15.08
3 SOSS 360 312 -48 -13.33
4 DKFT 296 262 -34 -11.49
5 PUDP 438 390 -48 -10.96
6 TFCO 715 640 -75 -10.49
7 CANI 210 188 -22 -10.48
8 GLOB 540 486 -54 -10.00
9 MDIA 155 140 -15 -9.68
10 OCAP 292 266 -26 -8.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,210 4,180 -30 -0.71
2 ERAA 2,000 1,930 -70 -3.50
3 ASII 6,500 6,425 -75 -1.15
4 MNCN 1,305 1,275 -30 -2.30
5 SWAT 125 129 4 3.20
6 HMSP 3,020 3,020 0 0.00
7 BTPS 3,170 3,350 180 5.68
8 TLKM 4,280 4,340 60 1.40
9 BBCA 29,800 30,075 275 0.92
10 ANTM 1,120 1,085 -35 -3.12