Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:27 WIB. AS - Instagram luncurkan Instagram Music di semua platform
  • 13:21 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.496,37 $/ounce
  • 13:20 WIB. OIL - Minyak bumi acuan Brent diperdagangkan pada level 68,78 $/barel
  • 13:19 WIB. OIL - Minyak bumi acuan WTI diperdagangkan pada level 62,38 $/barel
  • 13:11 WIB. Valas -  Dollar menguat 0,07% terhadap Yen pada level 108,20 Yen/Dollar
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,28% terhadap Yuan pada level 7,0882 Yuan/Dollar
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar menguat 0,13% terhadap Poundsterling pada level 1,24 $/Pound
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar melemah 0,05% terhadap Euro pada level 1,10 $/Euro
  • 12:50 WIB. Korea - Kemenkes umumkan UU baru akan segera diterapkan untuk larang pemasaran alat e-cigarattes 
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,06% di akhir sesi I.
  • 11:46 WIB. Jerman - Wirecard gandeng UnionPay untuk jadi mitra utama di Asia
  • 08:59 WIB. Hong Kong - HKSAR: Perubahan prospek peringkat HK oleh Moody's Investors Service tidak berdasar faktual
  • 08:53 WIB. Korea - BoonTheShop (Shinsegae Group) akan buka di Harrods, London 
  • 08:49 WIB. Minyak - CEO Chevron Michael Wirth: Serangan terhadap kilang minyak Saudi tidak akan mempengaruhi AS dalam jangka pendek.
  • 08:43 WIB. Korea - Hanwha Total Petrochemical co selesaikan perluasan fasilitas produksi ethylene dan propylene

Sustainable Fashion Disebut Sebagai Gaya Hidup Masa Kini

Sustainable Fashion Disebut Sebagai Gaya Hidup Masa Kini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Berdasarkan data Ellen MacArthur Foundation, badan yang fokus mempelajari polusi industri mode, limbah bisnis busana di dunia dapat mencapai USD500 miliar per tahun. Hal ini memunculkan beberapa usulan kebijakan ramah lingkungan. Salah satunya dengan mengolah kembali kain perca menjadi komponen yang bermanfaat. 

Di Indonesia, sudah banyak desainer yang menerapkan konsep sustainable fashion yakni dengan melakukan prinsip zero waste pattern dengan mengurangi pembuangan kain sisa. Misalnya, bahan yang tadinya harus dipotong, dikemas dengan cara yang lebih sederhana dan tidak perlu ada proses pemotongan. 

Selain mengemas kembali kain perca menjadi produk baru, perlu adanya perhatian untuk menjaga keawetan warna agar tetap cemerlang. Berdasarkan fakta tersebut, So Klin menggandeng sekolah mode ESMOD Jakarta dan komunitas sosial Sadari Sedari untuk menyerukan kampanye sustainable fashion melalui talk show Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin. 

Dalam rangkaian kegiatan Jakarta Fashion & Food Festival 2019, kegiatan ini merupakan langkah peduli untuk mengimbau masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengembangkan kreativitas melalui inovasi fashion yang berkelanjutan.

Joana Elizabeth Samuel mengatakan, acara yang dihelat bersamaan dengan JFFF 2019 ini memang bertujuan memberikan pengetahuan penting kepada masyarakat untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

"Melalui kegiatan kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia agar lebih peduli terhadap lingkungan, salah satu caranya dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan, termasuk dalam hal berpakaian. So Klin mendukung inovasi kreatif khususnya dalam hal merawat dan mix and match pakaian," tutur Joanna Elizabeth Samuel selaku Marketing Manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama (Wings Group).

Kain perca umumnya hanya dianggap sebagai bahan sisa yang tidak ada manfaatnya, sehingga pada akhirnya akan dibuang dan menjadi limbah atau sampah. Dalam industri kerajinan kreatif, kain perca sangat cocok untuk direproduksi menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai ekonomis tinggi. 

Selain itu, dari sisi sosial, sustainable fashion dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan bermanfaat seperti halnya yang dilakukan Sadari Sedari yaitu mengumpulkan pakaian bekas dan mengubahnya menjadi donasi sosial, atau juga menyumbangkan pakaian pada mereka yang membutuhkan.

"ESMOD Jakarta menyadari bahwa sustainable fashion merupakan bagian dari gaya hidup saat ini. Banyak desainer yang mulai menggunakan bahan ramah lingkungan, teknik pewarnaan alami, dan yang tidak kalah penting yaitu menempatkan label tata cara perawatan kain," terang Patrice Desilles selaku Academic Program Head ESMOD Jakarta.

Dia menerangkan bahwa kini penggunaan bahan-bahan alami di dunia fashion sedang marak dilakukan. Alasannya cukup kuat yakni ramah lingkungan dan mudah terurai secara alami oleh alam.

"Saat ini, kami juga lebih memilih untuk menggunakan serat kain tencel yang berasal dari kayu, sehingga ketika pakaian tersebut sudah tidak dipakai lagi, dapat dengan mudah terurai ke alam. Menurut kami, konsumen harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana merawat pakaian mereka agar dapat bertahan lama," lanjutnya.

Pemeliharaan pakaian yang dibeli memang kerap kali dilupakan oleh konsumen. Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini, So Klin ingin mensosialisasikan cara perawatan produk fashion yang baik agar sampah garmen dapat diminimalisasi sedemikian rupa.

Pada gelaran Jakarta Food & Fashion Festival tahun ini, So Klin dan ESMOD Jakarta juga mengadakan workshop mengolah pakaian bekas menjadi layak pakai kembali. Selain itu, ESMOD Jakarta juga mengajarkan beberapa tips untuk melakukan mix and match pakaian agar tetap dapat tampil modis tanpa selalu membeli baju baru. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia menjadi lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekaligus juga dapat meningkatkan sisi kreativitas individu.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Fashion, busana, ramah lingkungan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.03 3,739.77
British Pound GBP 1.00 17,598.96 17,421.21
China Yuan CNY 1.00 2,003.53 1,983.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,171.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,700.05 9,600.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.94 1,793.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,297.94 10,192.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,607.94 15,445.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.25 3,356.22
Yen Jepang JPY 100.00 13,109.16 12,975.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6219.435 -115.408 652
2 Agriculture 1361.119 -4.695 21
3 Mining 1679.100 9.097 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.538 -4.674 72
5 Miscellanous Industry 1188.637 -9.828 49
6 Consumer Goods 2222.625 -143.391 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.194 -2.638 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.711 -0.304 75
9 Finance 1248.458 -20.517 90
10 Trade & Service 806.205 -6.008 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 67 90 23 34.33
2 LPLI 125 158 33 26.40
3 ITIC 800 1,000 200 25.00
4 MYTX 63 77 14 22.22
5 TALF 312 360 48 15.38
6 APEX 530 580 50 9.43
7 AHAP 57 62 5 8.77
8 POLL 4,630 5,025 395 8.53
9 SHID 3,350 3,600 250 7.46
10 ARTA 364 390 26 7.14
No Code Prev Close Change %
1 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
2 OMRE 1,740 1,400 -340 -19.54
3 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
4 JAWA 150 124 -26 -17.33
5 BMSR 120 100 -20 -16.67
6 AKSI 580 486 -94 -16.21
7 BRAM 7,400 6,225 -1,175 -15.88
8 OKAS 224 193 -31 -13.84
9 BCAP 199 172 -27 -13.57
10 BAPI 150 130 -20 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
2 MNCN 1,305 1,285 -20 -1.53
3 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
4 IPTV 555 540 -15 -2.70
5 BBRI 4,310 4,190 -120 -2.78
6 MAMI 129 130 1 0.78
7 BAPI 150 130 -20 -13.33
8 IATA 50 50 0 0.00
9 BMTR 376 364 -12 -3.19
10 ADRO 1,375 1,430 55 4.00