Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:31 WIB. China - Bank of China cabang Manila menjadi bank kliring untuk bisnis renminbi di Filipina
  • 23:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE dibuka melemah 0,09% pada level 7.314
  • 21:38 WIB. Pilpres - Sri Lanka akan mengadakan pemilihan presiden pada 16 November.
  • 19:35 WIB. Valas - Dollar menguat 0,18% terhadap Euro pada level 1,1053 $/euro
  • 19:32 WIB. Valas - Dollar menguat 0,27% terhadap Poundsterling pada level 1,2466 $/pound
  • 19:30 WIB. Valas - Dollar menguat 0,06% terhadap Yen pada level 108,19 yen/dollar
  • 19:28 WIB. Valas - Dollar melemah 0,05% terhadap Yuan pada level 7,08 yuan/dollar
  • 19:26 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.502 $/ounce
  • 19:24 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,87 $/barel
  • 19:23 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,22 $/barel
  • 19:02 WIB. India - Volkswagen Finance mengakuisisi 25% saham fintech Kuwy Technology Service Pvt Ltd
  • 17:21 WIB. India - Kabinet setujui peraturan larangan pembuatan dan penjualan e-cigarret di India
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,25% pada level 2.985
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,41% pada level 2.070
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,53% pada level 3.166

Cak Imin Tak Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Pengamat: Bisa Aja Cari Simpati

Cak Imin Tak Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Pengamat: Bisa Aja Cari Simpati - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sikap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terlihat berbeda 180 derajat dalam pembukaan Muktamar di Nusa Dua, Bali. Cak Imin, sapaan akranya, bahkan tidak menyinggung jumlah kursi menteri di hadapan Presiden terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komrudin menilai, PKB atau Cak Imin sebenarnya telah mengeruk banyak keuntungan. Dia mengatakan, PKB sukses mencalonkan salah satu pendiri mereka Ma'ruf Amin sebagai pendamping Jokowi lima tahun ke depan.

"PKB sudah dapat banyak. Kita tahu, wakil presiden Ma'ruf Amin di detik-detik terakhir juga disokong Cak Imin untuk menggusur Mahfud MD," kata Ujang Komarudin di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Cak Imin Godain Grace dan Yusril Bergabung ke PKB

Cak Imin, dia melanjutkan, juga meramaikan perebutan kursi ketua MPR. Jatah PKB juga sudah tetap dalam kabinet pemerintahan Jokowi. Hal itu, Ujang mengatakan, membuat Cak Imin sudah tidak mau lagi memberikan tekanan kepada presiden terpilih.

"Perubahan sikap Cak Imin tersebut bisa saja karena dia ingin meraih simpati publik. Kita tahu, waktu dia meminta jatah 10 menteri, dia di-bully publik dan media," katanya.

Ujang berpendapat, berbeda dengan PDIP di mana Megawati cenderung trauma usai meraih kemenangan dalam Pilpres dan Pileg 2014 lalu. Dia mengatakan, partai berlogo banteng moncong putih itu tidak mendapat kursi ketua DPR dan mendapat sedikit jatah porsi dalam kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.

Baca Juga: Partai Cak Imin Sudah Legowo?

Ujang mengatakan, kesalahan serupa tidak ingin diulangi PDIP dan Megawati. Sebabnya, dia mengatakan, putri presiden pertama RI itu mengingatkan Jokowi untuk memprioritaskan kursi menteri bagi PDIP.

"Di awal pemerintahan Jokowi pada 2014. PDIP banyak mengkritik Jokowi dan disaat itulah ada reshuffle jilid I yang menambah jatah kursi menteri dari PDIP," kata Ujang.

Seperti diketahui, Muktamar VI PKB digelar di Nusa Dua, Bali pada 20 hingga 22 Agustus ini. Presiden Jokowi dan Ketua Umum partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) hadir dalam hajatan tersebut. Ada tiga isu strategis yang dianggap penting dan dibahas dalam kegiatan itu.

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin juga kembali ditetapkan sebagai ketua umum partai periode 2019-2024. Keputusan itu mengacu pada rapat pleno setelah melihat surat dukungan dari 34 DPW PKB seluruh Indonesia. Cak Imin lantas menerima keputusan aklamasi ini.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Muhaimin Iskandar, Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo (Jokowi), Parpol, Kabinet Kerja

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Antara/Reno Esnir

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.53 3,734.80
British Pound GBP 1.00 17,676.18 17,499.89
China Yuan CNY 1.00 2,000.62 1,980.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,694.17 9,595.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.89 1,789.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,289.41 10,184.65
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,661.22 15,502.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.36 3,347.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,075.22 12,943.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6276.633 39.943 653
2 Agriculture 1387.598 -13.692 21
3 Mining 1671.117 -6.325 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.963 2.248 72
5 Miscellanous Industry 1187.630 31.262 49
6 Consumer Goods 2243.412 9.335 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.506 3.875 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.614 6.972 75
9 Finance 1265.924 13.302 90
10 Trade & Service 805.028 -1.731 163
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 390 486 96 24.62
2 SDRA 675 795 120 17.78
3 TIRA 238 278 40 16.81
4 JSKY 840 980 140 16.67
5 SMMA 8,800 10,000 1,200 13.64
6 POLI 1,120 1,265 145 12.95
7 MBTO 130 145 15 11.54
8 NUSA 75 82 7 9.33
9 GIAA 490 535 45 9.18
10 KOTA 550 600 50 9.09
No Code Prev Close Change %
1 FILM 630 500 -130 -20.63
2 SSTM 500 454 -46 -9.20
3 DNAR 266 242 -24 -9.02
4 INOV 434 400 -34 -7.83
5 KDSI 1,475 1,365 -110 -7.46
6 YULE 150 139 -11 -7.33
7 BIPP 69 64 -5 -7.25
8 BMSR 110 103 -7 -6.36
9 ETWA 96 90 -6 -6.25
10 MINA 2,570 2,410 -160 -6.23
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MNCN 1,275 1,285 10 0.78
3 MSIN 466 470 4 0.86
4 MAMI 139 139 0 0.00
5 KPIG 148 148 0 0.00
6 HOME 97 99 2 2.06
7 HMSP 2,330 2,370 40 1.72
8 BMTR 354 354 0 0.00
9 FREN 142 154 12 8.45
10 ERAA 1,980 1,920 -60 -3.03