Portal Berita Ekonomi Senin, 23 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:52 WIB. Libya - Turki,  UEA,  Perancis,  Jerman,  Italia,  Inggris dan AS dukung NOC Libya satunya-satunya perusahaan yang sah
  • 07:37 WIB. Tunis - Turis Inggris di Tunisia sempat dilarang tinggalkan hotel akibat Thomas Cook terlambat bayar.
  • 00:12 WIB. Paris - Perusahaan penerbangan low cost XL Airways (Prancis) minta diselamatkan Air France.
  • 00:04 WIB. Washington - PBB: 90 perusahaan besar berjanji akan mengurangi emisi gas demi dunia yang lebih hijau.
  • 23:56 WIB. London - Primark (Inggris) yakin bisa mendapat pasar pakaian dan sepatu US$300 miliar di AS.
  • 23:44 WIB. Iran - Menlu Pompeo: Walau menambah pasukan di teluk, AS tidak bermaksud perang dengan Iran.
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing

Ini Cara Jitu Akselerasi Ekosistem Fintech Indonesia

Ini Cara Jitu Akselerasi Ekosistem Fintech Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Indonesia merupakan salah satu pasar yang fragmentasinya menghadirkan tantangan sekaligus potensi tertentu. Kesenjangan terkait akses ke layanan keuangan menjadi peluang besar bagi perusahaan fintech untuk memberikan manfaat humanistik dari ekosistem yang lebih mampu menyentuh populasi Indonesia yang belum terlayani dan belum mengenal perbankan untuk dapat terekspos pada inklusi keuangan.

Hal ini akan bermanfaat bagi semua pemain, menyokong posisi industri fintech di kawasan tersebut, serta mendorong pertumbuhan seluruh ekosistem fintech.

Calvin Goh, Pendiri Koku, menyatakan, dalam industri di mana pertumbuhan ditentukan oleh keunggulan yang berbeda dari kompetitor, hal ini justru membuat kemampuan industri tersebut berada dalam keadaan stagnan.

Contohnya, dalam industri transportasi, kemunculan Uber tidak secara langsung memberikan kontribusi pada keseluruhan kemampuan industri, tetapi malah menciptakan gesekan di antara para pemain lain. Industri keuangan adalah industri di mana para pemainnya dapat bekerja sama membawa kekuatan dan keahlian mereka untuk berkolaborasi tanpa harus mengorbankan kemampuan mereka untuk tetap dapat bersaing.

Baca Juga: Fintech Bekingan Mantan Petinggi Tencent Ini Targetkan Gaet 10 Mitra Hingga 2020

"Alih-alih bertumbuh dalam kondisi silo, percaturan keuangan di Indonesia yang beragam dapat berkembang dan bertumbuh lebih baik lagi jika para pemain seperti perusahaan fintech, lembaga non-perbankan, dan perbankan tradisional saling berkerja sama."

"Walaupun terfragmentasi, ekosistem Indonesia dibangun dari berbagai pemain yang masing-masing memiliki tipe pengaruh dan kemampuan keuangan yang berbeda, seperti dalam hal metode pembayaran, keuangan konsumen, investasi, dan teknologi asuransi. Jika para pemain ini mampu memupuk pola pikir growth mindset, ekosistem ini akan tumbuh sejalan dengan para pemain yang saling melengkapi satu sama lain," kata dia belum lama ini.

Ekonomi digital seiring waktu akan memegang posisi pimpinan bagi generasi berikutnya, dan teknologi yang disediakan oleh perusahaan fintech mampu bertindak sebagai pengendali utama bagi pertumbuhan dan kemajuan ekonomi di Asia Tenggara.

Penting bagi pemerintah Indonesia untuk bekerja sama dengan pasar-pasar lainnya di kawasan untuk mempromosikan kebijakan dan peraturan serupa yang mendorong kreativitas dan inklusi keuangan untuk merangsang inovasi fintech di kawasan ini.

Asean dapat menjadi salah satu pasar yang bisa dijangkau dan dimanfaatkan Indonesia untuk mengendalikan dan mempercepat perubahan, yaitu melalui pemahaman mengenai bahwa berkolaborasi melalui fintech dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial di kawasan ini. 

Contohnya, lembaga keuangan bukan bank (LKBB) seperti perusahaan pengiriman uang non-bank dan penyedia likuiditas telah mengambil manfaat dari fintech untuk menjangkau sejumlah pelanggan berbeda, baik di Indonesia maupun di pasar lain, seperti Singapura.

Di awal bulan ini, Liquid Group yang berbasis di Singapura telah berkolaborasi dengan CIMB Niaga Indonesia untuk membangun fasilitas pembayaran QR lintas-batas di antara kedua negara. Kemitraan ini menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan adopsi teknologi yang dinamis bagi penduduk, fintech dapat berkontribusi pada pertumbuhan lokal dan regional.

Satu dari tiga besar subsektor fintech di kawasan yang mampu berkontribusi pada pertumbuhan seluruh ekosistem adalah remitansi, salah satu segmen industri keuangan yang merupakan kekuatan Indonesia.

Baca Juga: Akseleran Tingkatkan Keamanan Transaksi Fintech dengan Tanda Tangan Digital

Namun, remitansi ini tidak hanya bertransaksi melalui bank tradisional, tetapi juga melalui saluran lainnya seperti perusahaan pengiriman uang non-bank dan penggunaan aplikasi e-wallet. Transaksi-transaksi yang melewati batas nasional seperti ini pada dasarnya kompleks serta melibatkan banyak pihak, mata uang, regulasi, pasar, risiko dan sistem. 

Selain hambatan-hambatan ini, kemajuan strategis oleh para pemain utama mulai bergerak untuk mengatasi inefisiensi pembayaran remitansi; dan pasar seperti Indonesia berpotensial mendapat keuntungan dari perkembangan tersebut. Perkembangan ini telah hadir dalam bentuk kemitraan dan inistiatif-inisiatif berbasis lokal.

Contohnya, Visa dan Go-Jek telah mengumumkan kerja sama mereka untuk mengembangkan solusi fintech bagi populasi Indonesia dan Asia Tenggara yang belum tersentuh perbankan dan belum terlayani; perusahaan lokal Fintek Karya Nusantara baru-baru ini meluncurkan layanan e-payment baru, LinkAja, yang memungkinkan penarikan uang tunai tanpa kartu. Pengguna, termasuk masyarakat Indonesia yang belum tersentuh perbankan, kini dapat menarik uang tunai dari 40.000 ATM di seluruh negeri hanya dengan smartphone mereka.

Fintech berperan sebagai perekat katalis bagi para pemain di Indonesia dan Asia Tenggara lainnya agar selaras dan mengadopsi pendekatan kolaboratif untuk mengembangkan dunia keuangan di kawasan. Melalui kolaborasi, ekosistem ini mampu memperbaiki inefisiensi untuk memfasilitasi pengiriman lintas batas seperti remitansi untuk mengendalikan pertumbuhan ekonomi bagi penduduk di Asia Tenggara. 

Tag: Financial Technology (Fintech), Perbankan

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: TechCrunch

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69