Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:06 WIB. Kebakaran Aramco - Menlu AS: Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pasokan energi dunia
  • 10:46 WIB. China - JD Digits ekspansi ke Thailand luncurkan aplikasi e-wallet
  • 08:10 WIB. Inggis - Toilet emas padat senilai US$1,25 juta di Istana Blenheim dicuri
  • 02:10 WIB. Arab Saudi - Fasilitas Aramco di Abqaiq dan ladang minyak Khura diserang pada 4 sore waktu setempat (Saudi Press Agency)
  • 23:52 WIB. Irak - Kementerian Listrik Irak tanda tangani perjanjian kerjasama senilai US$1,3 M dengan Siemens dan Orascom
  • 23:32 WIB. Iran - Nilai perdagangan bilateral Iran dan AS capai US$49 juta pada 7 bulan pertama
  • 20:38 WIB. India - Pemerintah akan kehilangan pendapatan hingga 50 ribu crores dengan kebijakan pengembalian bea dan pajak untuk eksportir
  • 20:36 WIB. India - Pemerintah India rilis kebijakan pengembalian bea dan pajak kepada eksportir

Semua Makanan di Restoran Ini Berbahan Baku Serangga, Berani Coba?

Semua Makanan di Restoran Ini Berbahan Baku Serangga, Berani Coba? - Warta Ekonomi
WE Online, Afrika Selatan -

Ingin mencicipi olahan makanan berbahan dasar serangga? Bisa, kok!

Perusahaan di Afrika Selatan, Gourmet Grubb menghadirkan sebuah restoran dengan serangga sebagai bahan bakunya. Dengan mengusung konsep The Insect Experience, restoran berkonsep pop-up ini terletak di GoodFood Hall, Cape Town dan telah beroperasi sejak 11 Juli 2019 lalu.

Hidangan yang disajikan pun terbilang luar biasa seperti kroket larva lalat hitam, kentang goreng polenta yang terbuat dari tepung cacing mopane dan biskuit cacing tanah. Berdasarkan situs resmi restoran tersebut, penggunaan bahan baku serangga bertujuan untuk menjadikan serangga sebagai sumber makanan di kota Cape Town dengan cara yang penuh gaya, inovatif dan pengalaman.

"Sejak saya mulai bereksperimen dengan serbuk (berbasis serangga) dan mengacaukan makanan dan bersembunyi di dalamnya dalam semacam hidangan gourmet, saya telah menemukan cara yang lebih mudah untuk makan," terang chef Mario Barnard kepada Business Insider South Africa seperti dilansir dari Travel and Leisure.

Barnard menyajikan masakan tersebut dengan cara yang menarik, sehingga bisa menggugah selera pelanggan, khususnya orang Barat.

"Kami mencoba menyajikannya sevisual mungkin kepada orang Barat untuk membuatnya mudah dimakan," lanjutnya.

Hidangan baru ini berkat ilmuwan makanan Leah Bessa. Dia mengembangkan susu alternatif atau yang disebut EntoMilk dan digunakan untuk membuat es krim yang disebut Gourmet Grubb.

Menurut Barnard ini merupakan alternatif protein yang berkelanjutan untuk mengurangi jejak karbon di bumi.

"Kami ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa itu tidak begitu buruk, dan itu sangat besar dalam (serat), protein, magnesium, semuanya sangat besar. Ini adalah makanan super," jelas Barnard.

Sebagian besar serangga yang digunakan berasal dari Afrika Selatan, dengan beberapa spesies bersumber dari negara tetangga Zimbussalam. Menurut CNN, restoran itu seharusnya tutup pada Agustus tetapi akan tetap buka setidaknya pertengahan 2020 karena keberhasilannya.

Kendati demikian, The Insect Experience bukan satu-satunya restoran yang menghadirkan makanan dengan bahan baku berbasis serangga.

Sebelumnya, restoran di Meksiko terkenal dengan kapelnya, atau belalang. Di Swiss, Anda bisa mengikuti kelas memasak serangga atau Anda dapat membuat makanan seperti koki dan berkeliling dunia untuk mencari makanan berbasis serangga terbaik.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Afrika Selatan, Restoran

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Gulf News

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,737.67 3,699.66
British Pound GBP 1.00 17,296.47 17,118.20
China Yuan CNY 1.00 1,978.94 1,959.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,020.00 13,880.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.14 9,535.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,791.83 1,773.80
Dolar Singapura SGD 1.00 10,202.30 10,094.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,515.93 15,358.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,368.57 3,332.53
Yen Jepang JPY 100.00 12,963.48 12,830.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46