Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,11% pada level 24.890.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,35% pada level 2.418.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,88% pada level 22.750.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,15% pada level 3.340.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,19% pada level 2.540.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,21% pada level 6.184.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,22% terhadap Dollar AS pada level 14.680 IDR/USD.

Mitos-Mitos tentang Berobat ke Luar Negeri, Ternyata Faktanya Begini

Mitos-Mitos tentang Berobat ke Luar Negeri, Ternyata Faktanya Begini
WE Online, Jakarta -

Dalam beberapa dekade terakhir, berobat ke luar negeri, menjadi salah satu tren bagi warga Indonesia. Terlebih, berobat ke Malaysia, Singapura dan bahkan hingga ke Korea.

Beragam alasan calon pasien hanya ingin medical check-up, second opinion, operasi, atau bahkan untuk prosedur kecantikan. 

Baca Juga: Data Analitik Dianggap Mampu Kembangkan Sistem Kesehatan di Indonesia

Seiring dengan makin populernya tren berobat keluar negeri ini, ada beberapa mitos yang berkembang yang tidak sepenuhnya benar. Berikut 5 diantaranya beserta faktanya:

Biaya Berobatnya Lebih Mahal

Faktanya: Bisa iya bisa tidak. 

Dikutip dari Medisata, perwakilan rumah sakit Malaysia dan Singapura, biaya berobat di Malaysia kurang lebih sama dengan di Indonesia. Lain cerita jika berobat di Singapura, biaya berobatnya bisa 3 kali lipat lebih mahal.

Baca Juga: Pertamina Siagakan 6 Posko Kesehatan untuk Layani 7.504 Warga Terdampak Minyak Tumpah

Baca Juga: Bos-bos BPJS Kesehatan Tunjangannya Naik di Tengah Defisit, Elok?

Kalau sudah tahu di Singapura mahal, mengapa tetap banyak saja orang Indonesia yang berobat ke sana? Ini masalah trust. Sebagian orang percaya bahwa Singapura lebih maju dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan. 

Label inilah yang membuat orang tetap mau mengeluarkan biaya sekian kali lipat demi mendapatkan pengobatan terdepan. 

Kalau Berobat ke Luar Negeri Pasti Sembuh!

Faktanya: Belum tentu.

Semua dokter di negara manapun memegang teguh prinsip untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar pasien dapat sembuh lebih cepat. Dengan didukung teknologi medis yang lebih maju, seperti yang dimiliki rumah sakit di Malaysia dan Singapura, kemungkinan pasien bisa sembuh semakin tinggi. Tapi hal ini tidak menjamin 100% pasien bisa sembuh.

Ada faktor di luar kendali dokter, seperti apakah pasien mengikuti saran dari dokter atau tidak, makan obat teratur atau tidak, dll.

Oleh karena itu, sembuhnya seorang pasien akan didukung baik oleh faktor dokter, teknologi, dan pasien itu sendiri.

Tidak Perlu Antri Untuk Ketemu Dokter

Faktanya: Terngantung rumah sakit yang dituju.

Hampir semua klinik dokter di Singapura menggunakan sistem appointment jadi pasien sudah diberikan jadwal pasti (hari dan jam nya) untuk ketemu dokter. 

Sistem ini membuat pasien tidak perlu menunggu berjam-jam untuk bisa ketemu dokter. Cukup datang pada waktu yang sudah ditentukan, dokternya akan siap menemui pasien. 

Sayangnya baru sebagian rumah sakit di Malaysia juga menggunakan sistem appointment seperti di Singapura, masih banyak yang menggunakan sistem first come first serve. 

Sistem ini membuat pasien cenderung berlomba-lomba datang sepagi mungkin (bahkan ada yang antri dari jam 3 subuh), untuk dapat nomor antrian seawal mungkin supaya bisa ketemu dokter duluan. Bagi pasien yang datang agak siang, sudah pasti dapat nomor antrian ‘buncit’. Kalau sudah begini, bisa tunggu cukup lama. 

Wajib bisa Bahasa Inggris

Faktanya: Tidak perlu!

Seperti yang telah dijelaskan di atas, tren orang Indonesia berobat keluar negeri sudah berlangsung selama 2 dekade terakhir, hal ini membuat rumah sakit baik di Malaysia dan Singapura ‘berbenah’. Sebagian besar dokter dan staff rumah sakit di sana bisa Bahasa Indonesia atau setidaknya Melayu. Bahkan di beberapa rumah sakit di Singapura, mereka menyediakan penerjemah yang siap menemani Anda selama proses konsul agar tidak ada salah paham. 

Namun, tetap ada baiknya jika pasien atau pendamping yang akan menemani bisa berbahasa Inggris agar tidak ada halangan selama perjalanan. 

Lebih Praktis Bawa Uang Tunai ‘Segepok’ Saat Berobat Keluar Negeri

Faktanya: Ini cukup riskan.

Pasien harus extra hati-hati jika membawa uang dalam jumlah besar dalam perjalanan. Selain membawa tunai uang berobat, sebenarnya ada opsi lainnya misal menggunakan kartu kredit atau transfer lewat bank seperti Bank Mandiri Remittance yang bisa transfer uang dari Indonesia ke Malaysia dalam 1 hari atau Bank BCA Remittance yang bisa transfer uang dari Indonesia ke Malaysia dan Singapura juga dalam 1 hari.

Berobat keluar negeri merupakan satu opsi yang bisa dipertimbangkan. Tentunya dengan mengetahui fakta di atas, Anda bisa lebih bijak dalam menentukan pilihan.

Tag: Kesehatan, Gaya Hidup

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,947.21 3,907.62
British Pound GBP 1.00 19,379.79 19,185.49
China Yuan CNY 1.00 2,130.13 2,108.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,801.64 14,654.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,621.66 10,508.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.86 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,783.65 10,670.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,388.97 17,214.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,526.72 3,484.98
Yen Jepang JPY 100.00 13,965.13 13,824.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5190.166 32.332 698
2 Agriculture 1199.731 2.896 23
3 Mining 1425.633 -5.327 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.950 4.825 80
5 Miscellanous Industry 932.015 14.201 52
6 Consumer Goods 1916.331 3.504 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.650 4.645 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 881.754 -5.951 78
9 Finance 1140.076 15.339 93
10 Trade & Service 635.415 -0.943 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 145 195 50 34.48
2 IMAS 565 705 140 24.78
3 WOMF 218 266 48 22.02
4 LRNA 146 178 32 21.92
5 RUIS 167 196 29 17.37
6 PRAS 104 122 18 17.31
7 IMJS 232 272 40 17.24
8 NOBU 665 770 105 15.79
9 PGLI 177 204 27 15.25
10 MEDC 492 565 73 14.84
No Code Prev Close Change %
1 IKAN 645 600 -45 -6.98
2 KJEN 1,375 1,280 -95 -6.91
3 POLI 1,160 1,080 -80 -6.90
4 APEX 160 149 -11 -6.88
5 DNAR 262 244 -18 -6.87
6 YULE 206 192 -14 -6.80
7 KOIN 118 110 -8 -6.78
8 BIKA 192 179 -13 -6.77
9 FORU 89 83 -6 -6.74
10 JMAS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,970 2,930 -40 -1.35
2 FREN 133 130 -3 -2.26
3 BBRI 3,130 3,190 60 1.92
4 MEDC 492 565 73 14.84
5 PURA 126 129 3 2.38
6 BBNI 4,620 4,780 160 3.46
7 TOWR 1,085 1,070 -15 -1.38
8 MDKA 1,980 1,915 -65 -3.28
9 KAEF 3,330 3,350 20 0.60
10 DOID 294 286 -8 -2.72