Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:18 WIB. Korea - Kemenko dan Keuangan: Penurunan ekspor dan investasi terus berlanjut
  • 16:40 WIB. China - Dana sebesar 850 juta yuan rencananya akan digelontorkan untuk industri babi dalam 3 tahun ke depan
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,24% pada level 3.006
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,54% pada level 2.091
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,16% pada level 3.163
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.435
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,16% pada level 22.079
  • 15:58 WIB. Valas - Dollar melemah 0,04% terhadap Rupiah pada level 14.055 rupiah/dollar
  • 15:50 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,50 $/barel
  • 15:50 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,51 $/barel
  • 15:48 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.504 $/ounce
  • 14:28 WIB. Myanmar - Komisi Investasi setujui 251 perusahaan investasi asing dalam 11 bulan pertama (FY 2018/2019)
  • 14:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,16% pada level 22.079
  • 14:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,54% pada level 2.091
  • 11:48 WIB. AS - Produsen senjata Colt hentikan produksi AR-15 untuk konsumen sipil 

Ngeri Cuy! BCA, BRI, ASII, PGAS, dan Telkom Jadi Korban. . . .

Ngeri Cuy! BCA, BRI, ASII, PGAS, dan Telkom Jadi Korban. . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Investor lari tunggang-langgang dari pasar modal Indonesia. Hingga penutupan pasar bursa sesi I, Kamis (22/08/2019), asing membawa kabur keuntungan jual bersih sebesar Rp282,85 miliar atau setara dengan Rp2,01 triliun dalam sepekan terakhir. 

Baca Juga: Asing Bawa Kabur Cuan Triliunan dari Pasar Modal, Apa Sih Biang Keroknya?

Aksi jual bersih tersebut pun memakan korban, mulai dari IHSG hingga saham-saham papan atas yang melantai di BEI. Untuk IHSG, tekanan jual tersebut menyebabkan koreksi hingga 0,50% ke level 6.221,71.

Sementara itu, untuk saham-saham papan atas dengan nilai jual paling tinggi pun tak lepas dari koreksi. Berikut adalah saham-saham dengan tekanan jual atau net foreign sell paling tinggi di Kamis siang. 

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Saham BCA berada di posisi teratas sebagai saham dengan nilai jual bersih tertinggi, yakni mencapai Rp52,5 miliar hingga Kamis siang. Jika dilihat dalam sepekan, asing tercatat keluar dari saham BCA hingga angka Rp399,98 miliar. 

Baca Juga: Ditolak Bank Artos, BCA Bidik Target Akuisisi Bank Lain Buat Jalankan Bisnis Baru

Dengan tekanan jual tersebut, saham BCA terkoreksi 0,59% menjadi Rp29.700 per saham. Bahkan, saking tingginya minat asing untuk melepas saham yang berencana untuk mengakuisisi bank lain ini, saham BCA jatuh hingga ke level terendah di Rp29.600 per saham.

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Hingga jeda siang, saham BRI dilego investor dengan akumulasi nilai jual bersih sebesar Rp43,9 miliar atau setara dengan Rp682,63 miliar dalam sepekan terakhir. 

Baca Juga: WOW! BRI Apresiasi Prestasi Para Paskibraka Nasional

Alhasil, koreksi pun tak terelakkan dari pergerakan saham BRI. Menutup perdagangan sesi I, saham BRI terkoreksi hingga 0,99% ke level Rp4.010 per saham. Jangkauan gerak saham BRI mulai dari yang terendah di level Rp4.000 hingga yang tertinggi di level Rp4.090 per saham. 

3. PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ketika yang menjadi korban aksi jual bersih investor adalah ASII dengan akumulasi nilai jual asing mencapai Rp33,4 miliar atau setara dengan Rp160,13 miliar. 

Baca Juga: Investor Masih Serok Cuan di Saham United Tractors, Saham ASII Juga!

Akibatnya, saham jempolan Grup Astra ini terkikis 1,57% ke level Rp6.250 per saham. Adapun beberapa saa lalu, saham ASII sempat jatuh hingga ke level terendah di Rp6.250 per saham dan naik hingga level tertinggi di Rp6.400 per saham. 

4. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Saham PGAS mencatatkan nilai asing jual bersih sebesar Rp20,6 miliar atau setara dengan Rp92,05 miliar dalam sepekan. Tekanan jual atas saham PGAS bermula ketika investor kecewa atas menurunnya pendapatan perusahaan sebesar 6,77% menjadi US$1,79 miliar atau setara dengan Rp25,4 triliun.

Baca Juga: Saham PGN Masuk Top Losers, Investor Kecewa Berat soal Ini?

Alhasil, koreksi pun mendominasi pergerakan saham PGAS dalam sepekan terakhir sebesar 7,59%. Adapun  di siang ini, saham PGAS mengempis 2,41% menjadi Rp1.825 per saham yang sekaligus menjadi level terendah sepanjang hari ini.

5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Berikutnya, nama Telkom juga tidak ketinggalan menjadi sasaran empuk investor untuk mendulang cuan. Setidaknya, hingga siang ini asing tercatat mengantongi cuan dari aksi jual sebesar Rp18,2 miliar. 

Baca Juga: Diskon Jumbo! Saham Telkom Diserok Investor, Asik!

Sentimen yang membuat asing keluar dari saham Telkom lebih kepada aksi profit taking, di mana dalam sepekan terakhir saham Telkom menanjak 0,93% sehingga membuat investor tergiur untuk mencairkan keuntungan. Imbasnya, di siang ini saham Telkom mengalam koreksi 1,81% menjadi Rp4.330 per saham.

Tag: PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), PT Astra International Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Astra International Tbk

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69