Portal Berita Ekonomi Senin, 23 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:32 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 65,00 $/barel
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,1115 Yuan/Dollar
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar menguat 0,15% terhadap Yen pada level 107,72 Yen/Dollar
  • 13:19 WIB. Korea - Ekspor ponsel Korsel turun 18,2% menjadi US$1,06 miliar sampai dengan Agustus 
  • 13:17 WIB. Korea - Ekspor ICT turun 24,5% menjadi US$15,23 miliar pada Agustus
  • 13:17 WIB. Valas - Dollar menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2475 $/Pound
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1024 $/Euro
  • 07:52 WIB. Libya - Turki,  UEA,  Perancis,  Jerman,  Italia,  Inggris dan AS dukung NOC Libya satunya-satunya perusahaan yang sah

Kawasan Kota Lama Semarang Makin Anggun Usai Diremajakan

Kawasan Kota Lama Semarang Makin Anggun Usai Diremajakan - Warta Ekonomi
WE Online, Semarang -

Kota Semarang menyimpan banyak peninggalan bersejarah zaman kolonial. Salah satunya ialah kawasan Kota Lama Semarang yang menawarkan keindahan pemandangan berlatar gedung-gedung tua warisan kolonial terletak di kota bagian utara. Pada abad ke-19, kawasan ini merupakan pusat perdagangan orang Eropa. Namun kini fungsinya berganti menjadi lokasi wisata budaya dan merupakan salah satu tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Apalagi direvitalisasi pada April 2019 lalu, kawasan kota lama Semarang semakin instagramable, atau layak jadi lokasi swafoto dan dipamerkan di media sosial. Ruas jalan yang telah ditata ulang makin mendukung keanggunan bangunan bersejarah di sekitarnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Satuan Kerja Pengembangan Kawasan mulai menata kawasan Kota Lama Semarang sejak Desember 2017.

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama KMI (KSO) menjadi kontraktor yang didaulat mengerjakan proyek senilai Rp172 miliar tersebut.

Penataan kawasan yang dilakukan antara lain memperbaiki infrastruktur jalan, drainase, serta aplikasi street furniture dan lansekap. Selain itu, Brantas Abipraya membuat kolam retensi dan rumah pompa sekaligus pemindahan utility dan eksisting BPCB.

Revitalisasi kawasan seluas 7,74 kilometer persegi itu dirasa perlu mengingat Kota Semarang memiliki kawasan dan bangunan yang bersejarah. Ditambah, sejumlah pertimbangan seperti banyaknya bangunan pusaka yang potensial dari sisi kebudayaan dan ekonomi.

Selain itu, peremajaan kawasan warisan bersejarah tersebut merupakan implementasi dari Perda No. 8/2003 tentang Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Kawasan Kota Lama Semarang.

Di samping memimalkan dari ancaman rob, kawasan Kota Tua Semarang kini tengah dalam proses penetapan sebagai World Heritage berdasarkan tentative list No. 6011 UNESCO.

Tak kalah penting dari itu, peremajaan kawasan kota lama Semarang merupakan salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah melalui keterpaduan perencanaan dan sinkronisasi program pembangunan infrastruktur dari Kementerian PUPR yang sinergis antarsektor, wilayah, dan antartingkat pemerintah.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Semarang

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: SINDOnews

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,771.53 3,734.01
British Pound GBP 1.00 17,665.36 17,487.74
China Yuan CNY 1.00 2,000.03 1,980.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,147.00 14,007.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,588.84 9,486.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,804.63 1,786.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,279.76 10,176.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,597.07 15,441.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,392.57 3,354.97
Yen Jepang JPY 100.00 13,136.78 13,003.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69