Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:43 WIB. Cadangan Devisa - China US$ 3,1 Triliun - Jepang US$ 1,3 Triliun - India US$ 437 Miliar - Hong Kong US$ 432 Miliar - Korea Selatan US$ 403 Miliar
  • 08:00 WIB. Pertumbuhan Ekonomi - China 6,20% - India 5,00% - Korea Selatan 2,00% - Jepang 1,00% - Hong Kong 0,50% - 
  • 07:56 WIB. GDP Per Kapita - Jepang US$ 48.919 - Hong Kong US$ 38.784 - Korea Selatan US$ 26.761 - China US$ 7.755 - India US$ 2.104
  • 07:44 WIB. Suku Bunga Asia - India 5,15% - China 4,20% - Korea Selatan 1,50% - Hong Kong 2,25% - Jepang -0,10%

Keren, Transjakarta Bakal Pakai Mobil Listrik

Keren, Transjakarta Bakal Pakai Mobil Listrik - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong pengembangan kendaraan listrik di Indonesia juga diterapkan kepada angkutan umum. Penerapan tersebut dinilai penting sebelum dijual sebagai angkutan pribadi.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyampaikan, gagasan mengenai hal tersebut telah didiskusikan ke sejumlah elemen terkait. Baik itu di lingkup pemerintahan maupun di kaangan asosiasi dan swasta.

 

“Kemarin saya diskusi dengan asosiasi, termasuk ke Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia). Saya lebih cenderung untuk dorong spesifikasi ke angkutan umum dulu,” ujarnya, di Jakarta, Jumat (23/8).

 

Baca Juga: Mobil Listrik Hadir, 5 Bisnis Ini Bakal Tersingkir?

 

Dalam implementasi ke depannya, menurut dia penerapan dapat didahulukan ke angkutan yang memiliki kapasitas tampung besar, seperti bus. Dia menyontohkan, penerapan itu bisa saja dimulai di Jakarta pada transportasi publiknya yakni Transjakarta dan Damri.

 

Kesiapan pengembangan kendaraan listrik memang masih berlanjut pasca ditekennya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor untuk Transportasi Jalan yang diteken pada 8 Agustus 2019 itu berisi 37 pasal. Salah satu yang ditekankan adalah pemangkasan harga mobil listrik.

 

Baca Juga: Lawan Polusi Mobil, Beijing Targetkan 20 Ribu Taksi Listrik Mengaspal

 

Harga mobil listrik dapat terpangkas lantaran mendapat berbagai insentif yang masih dikaji pemerintah, misalnya kendaraan listrik dimasukkan dalam pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang bakal dihapus. Artinya, insentifnya berupa nol persen pajak.

 

Meski begitu, seiring dengan mahalnya biaya produksi kendaraan listrik sebesar 15 persen jika dibandingkan mobil konvensional, Budi menyebut pemerintah cukup serius untuk merealisasikan kendaraan listrik sebagai kendaraan yang melingkupi seluruh kalangan.

 

Baca Juga: Mau Tahu Bandrol Mobil Sport Listrik Hongqi?

 

Terkait dengan uji kelaikan, Kemenhub memberi sejumlah masukan dari aspek kenyamanan dan keamanan transportasi. Masukan-masukan tersebut antara lain diperlukan suara bising kendaraan listrik, batas kecepatan maksimal 60 kilometer (km) per jam, torsi yang tinggi di awal starting kendaraan, hingga mesin yang tahan terhadap percikan air.

 

“Sebetulnya kami sudah lakukan pengujian ini sejak 2010. Dari 2010-2019 kami sudah uji 36 unit kendaraan, dan yang lolos ada 25 unit. Tentunya setelah penelitian lebih lanjut akan ada pengembangan bagi yang ini itunya belum sempurna," pungkasnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Transjakarta, Mobil Listrik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.73 3,750.67
British Pound GBP 1.00 17,681.50 17,499.19
China Yuan CNY 1.00 2,009.13 1,989.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.00 14,068.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,625.85 9,526.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.76 1,793.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,342.07 10,237.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,659.42 15,497.31
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.08 3,360.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,165.94 13,030.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6105.800 82.159 657
2 Agriculture 1350.598 -15.019 20
3 Mining 1619.425 16.269 48
4 Basic Industry and Chemicals 848.281 23.815 74
5 Miscellanous Industry 1154.858 27.727 50
6 Consumer Goods 2149.904 36.488 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.752 7.500 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1219.064 25.244 75
9 Finance 1226.750 6.612 90
10 Trade & Service 796.761 7.622 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 406 505 99 24.38
2 KONI 580 710 130 22.41
3 ABBA 132 161 29 21.97
4 TELE 278 338 60 21.58
5 INAF 1,185 1,390 205 17.30
6 INPP 720 840 120 16.67
7 AKPI 406 470 64 15.76
8 JSPT 810 935 125 15.43
9 SMDM 123 140 17 13.82
10 GIAA 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 498 374 -124 -24.90
2 TIRA 252 190 -62 -24.60
3 BAYU 1,600 1,250 -350 -21.88
4 TNCA 402 320 -82 -20.40
5 TFCO 464 384 -80 -17.24
6 APEX 615 510 -105 -17.07
7 ANDI 2,290 1,915 -375 -16.38
8 PYFA 178 160 -18 -10.11
9 TALF 368 332 -36 -9.78
10 OPMS 308 278 -30 -9.74
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 210 212 2 0.95
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 MNCN 1,270 1,310 40 3.15
4 TELE 278 338 60 21.58
5 TCPI 6,400 6,825 425 6.64
6 ABBA 132 161 29 21.97
7 OPMS 308 278 -30 -9.74
8 TRAM 118 120 2 1.69
9 FREN 218 220 2 0.92
10 ERAA 1,620 1,655 35 2.16