Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:43 WIB. Cadangan Devisa - China US$ 3,1 Triliun - Jepang US$ 1,3 Triliun - India US$ 437 Miliar - Hong Kong US$ 432 Miliar - Korea Selatan US$ 403 Miliar
  • 08:00 WIB. Pertumbuhan Ekonomi - China 6,20% - India 5,00% - Korea Selatan 2,00% - Jepang 1,00% - Hong Kong 0,50% - 
  • 07:56 WIB. GDP Per Kapita - Jepang US$ 48.919 - Hong Kong US$ 38.784 - Korea Selatan US$ 26.761 - China US$ 7.755 - India US$ 2.104
  • 07:44 WIB. Suku Bunga Asia - India 5,15% - China 4,20% - Korea Selatan 1,50% - Hong Kong 2,25% - Jepang -0,10%

Bekasi Minta Gabung ke Jakarta, Ormas Betawi Bereaksi

Bekasi Minta Gabung ke Jakarta, Ormas Betawi Bereaksi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Garda Muda Forum Betawi Rempuk (FBR) Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim bereaksi terkait wacana Kota Bekasi gabung ke Jakarta.

Ia menyambut baik wacana tersebut. Bahkan, ia mengatakan Bekasi dan Jakarta, memiliki kesamaan kultur dan budaya yang menjadi salah satu pedoman.

"Dalam kultur budaya memang kita sudah samalah punya kemiripan, karena memang budayanya budaya Betawi. Walaupun kita nanti bergabung dengan Jakarta, tidak terlalu kita merasa tamu atau orang baru di daerah Jakarta," katanya kepada wartawan, Sabtu (24/8/2019).

Baca Juga: Bekasi Minta Gabung ke Jakarta, Forum Betawi Rempuk Respons Gini

Baca Juga: Bekasi Masuk Jakarta, Sejarawan: Sambung Terus Hingga ke Puncak

Lanjutnya, kesamaan budaya Betawi yang dimiliki kedua daerah tersebut tak lepas dari yang pernah menyatukan Kota Bekasi dan Jakarta pada era 1945-1950 an.

"Pada era itu memang Bekasi dan Jakarta bagian dari satu kesatuan sebagian wilayahnya, tetapi karena memang sudah dibedah oleh perbedaan pemerintahan. Jadi terkait budaya kita cukup samalah, tidak ada yang beda," jelasnya.

Ia pun mengakui budaya Betawi di Jakarta saat ini sangat kental tercover oleh Perda yang dibuat khusus untuk budaya inti Kota Jakarta. Namun, tidak demikian dengan budaya Betawi di Kota Bekasi.

"Kita ini agak tertinggal. Walaupun euforia budaya Betawinya cukup tinggi, tetapi belum diperkuat oleh Perda daerah. Kalau kita melihat hotel-hotel mewah di Jakarta itu, pasti sudah dipamerkan budaya Betawi. Apalagi kalau daerah yang kultur Betawinya cukup kental, seperti di Situ Babakan. Di sana itu dipamerkan jelas budaya-budaya inti daerah tersebut," ucapnya.

Namun, meski demikian ia mengimbau agar pemerintah daerah menyelesaikan terlebih dulu setiap permasalahan yang dihadapi Kota Bekasi, sebelum melanjutkan wacana penggabungan. 

"Setidaknya Bekasi sudah dirapikan dulu lah, yang sekarang katanya masih ada defisit. Lalu hal-hal lain terkait semua itu dirapikan dulu, baru bergabung dengan Jakarta. (Jadi) tidak terlalu dilihat karena efek persoalan itu," katanya.

Selain itu, ia juga berharap Kota Bekasi dapat mempertahankan statusnya sebagai kota otonom, jika nantinya bergabung dengan Jakarta. 

"Secara kepemerintahan tidak berubah, kita sebagai daerah otonom yang terus ada legislatifnya, yang terus ada pemilihan kepala daerahnya. Tidak terpaut dengan undang-undang yang ada di Jakarta, yang menghilangkan Kota Bekasi sebagai kota otonom, dan kembali kepada kota administratif yang sekarang ada di Jakarta," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Bekasi, Anies Baswedan, Betawi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.73 3,750.67
British Pound GBP 1.00 17,681.50 17,499.19
China Yuan CNY 1.00 2,009.13 1,989.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.00 14,068.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,625.85 9,526.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.76 1,793.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,342.07 10,237.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,659.42 15,497.31
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.08 3,360.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,165.94 13,030.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6105.800 82.159 657
2 Agriculture 1350.598 -15.019 20
3 Mining 1619.425 16.269 48
4 Basic Industry and Chemicals 848.281 23.815 74
5 Miscellanous Industry 1154.858 27.727 50
6 Consumer Goods 2149.904 36.488 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.752 7.500 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1219.064 25.244 75
9 Finance 1226.750 6.612 90
10 Trade & Service 796.761 7.622 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 406 505 99 24.38
2 KONI 580 710 130 22.41
3 ABBA 132 161 29 21.97
4 TELE 278 338 60 21.58
5 INAF 1,185 1,390 205 17.30
6 INPP 720 840 120 16.67
7 AKPI 406 470 64 15.76
8 JSPT 810 935 125 15.43
9 SMDM 123 140 17 13.82
10 GIAA 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 498 374 -124 -24.90
2 TIRA 252 190 -62 -24.60
3 BAYU 1,600 1,250 -350 -21.88
4 TNCA 402 320 -82 -20.40
5 TFCO 464 384 -80 -17.24
6 APEX 615 510 -105 -17.07
7 ANDI 2,290 1,915 -375 -16.38
8 PYFA 178 160 -18 -10.11
9 TALF 368 332 -36 -9.78
10 OPMS 308 278 -30 -9.74
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 210 212 2 0.95
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 MNCN 1,270 1,310 40 3.15
4 TELE 278 338 60 21.58
5 TCPI 6,400 6,825 425 6.64
6 ABBA 132 161 29 21.97
7 OPMS 308 278 -30 -9.74
8 TRAM 118 120 2 1.69
9 FREN 218 220 2 0.92
10 ERAA 1,620 1,655 35 2.16