Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:06 WIB. Kebakaran Aramco - Menlu AS: Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pasokan energi dunia
  • 10:46 WIB. China - JD Digits ekspansi ke Thailand luncurkan aplikasi e-wallet
  • 08:10 WIB. Inggis - Toilet emas padat senilai US$1,25 juta di Istana Blenheim dicuri
  • 02:10 WIB. Arab Saudi - Fasilitas Aramco di Abqaiq dan ladang minyak Khura diserang pada 4 sore waktu setempat (Saudi Press Agency)
  • 23:52 WIB. Irak - Kementerian Listrik Irak tanda tangani perjanjian kerjasama senilai US$1,3 M dengan Siemens dan Orascom
  • 23:32 WIB. Iran - Nilai perdagangan bilateral Iran dan AS capai US$49 juta pada 7 bulan pertama
  • 20:38 WIB. India - Pemerintah akan kehilangan pendapatan hingga 50 ribu crores dengan kebijakan pengembalian bea dan pajak untuk eksportir
  • 20:36 WIB. India - Pemerintah India rilis kebijakan pengembalian bea dan pajak kepada eksportir

Rasakan Sakit Saat Disuntik? Ahli Ini Temukan Penyebabnya

Rasakan Sakit Saat Disuntik? Ahli Ini Temukan Penyebabnya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penyebab rasa sakit akibat disuntik akhirnya terungkap. Para peneliti menemukan organ yang belum pernah diketahui sebelumnya yang terletak persis di bawah kulit dan memberikan sensasi rasa sakit.

 

Laporan dari jurnal sains menerbitkan studi tentang sel-sel Schwann yang berhubungan dengan kulit dan dapat memberikan sensasi rasa sakit, seperti saat disuntik. Sel Schwann sebelumnya tidak pernah diketahui sebelumnya. Sel ini dapat memberikan rasa sakit akibat tusukan dalam jumlah kecil, seperti dilansir Boldsky, Senin (26/8/2019).

 

Sel Schwann sendiri adalah sel gila pada sistem saraf manusia. Rasa sakit yang Anda rasakan ketika disuntik, berasal dari ujung saraf yang terletak di bawah lapisan luar kulit. Tetapi, pada penelitian baru ditemukan bahwa rasa sakit itu bukan hanya karena saraf tetapi juga sel-sel yang kusut sehingga Anda merasakan kaget ketika ada sesuatu yang menusuk kulit.

 

Meski pengetahuan telah mengungkap tentang berbagai jenis indra kulit, namun hanya mengungkap tentang rasa akibat sentuhan. Pada penemuan ini saraf dan sel-sel bercabang merespons adanya tanda eksternal dan melanjutkan informasi ke otak yang terpisah dari sensor yang sudah dikenali, ini merupakan peran penting dalam menerima rasa sakit.

 

hxfak3aij7n4tau38ckw_19030.jpg

 

Organ sensorik diketahui sangat sensitif terhadap tusukan dan mengirimkan sinyal ke otak, kemudian dikirim kembali ke bagian tubuh yang ditusuk sehingga menyebabkan sensasi rasa sakit.

 

Patrik Ernfors, seorang Profesor Tissue Biology di Institut Karolinska yang tinggal di Swedia mengatakan sel Schwann menyusun organ indera, yang terlihat seperti gurita, dengan tonjolan seperti tentakel yang memanjang ke saraf di sekitarnya. Agar dapat menerima fungsi sel-sel Schwann yang spesifik terhadap kulit, para peneliti telah melakukan studi laboratorium dengan menggunakan metode optogenetika. Dalam studi ini dijelaskan bahwa sel-sel mampu memberikan sensasi rasa sakit.

 

Nantinya, para peneliti bersiap untuk memeriksa apakah sel ini memiliki peran dalam menimbulkan sensasi rasa sakit yang kronis. 

 

“Rasa sakit yang kronis telah menjadi fokus perhatian karena kecanduan opioid dapat melemahkan kehidupan dan menyebabkan kematian,” tegas para peneliti.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Suntik, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Okezone

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,737.67 3,699.66
British Pound GBP 1.00 17,296.47 17,118.20
China Yuan CNY 1.00 1,978.94 1,959.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,020.00 13,880.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.14 9,535.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,791.83 1,773.80
Dolar Singapura SGD 1.00 10,202.30 10,094.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,515.93 15,358.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,368.57 3,332.53
Yen Jepang JPY 100.00 12,963.48 12,830.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46