Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:19 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,41 $/barel
  • 13:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,34 $/barel
  • 13:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.520 $/ounce
  • 13:17 WIB. Valas - Dollar melemah 0,11% terhadap Yuan pada level 7,11 Yuan/dollar
  • 13:16 WIB. Valas - Yen menguat 0,01% terhadap dollar pada level 107,54 Yen/dollar
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar melemah 0,07% terhadap Poundsterling pada level 1,2436 $/Pound
  • 13:14 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,0989 $/Euro
  • 12:13 WIB. AS - EIA: Harga bensin naik lebih dari 8 sen menjadi sekitar US$3,34 per galon di California,  Oregon,  Washington,  Nevada,  Arizona,  Alaska dan Hawaii
  • 12:05 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 1,26% di akhir sesi I.
  • 10:57 WIB. Suku Bunga - Tingkat bunga penjaminan LPS turun 25 bps untuk Rupiah dan valas pada Bank Umum dan BPR, berlaku 26 September 2019

Tak Sudi, Gerindra Tak Sudi Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta

Tak Sudi, Gerindra Tak Sudi Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Fraksi Gerindra tidak sepakat bila pemindahan ibu kota dibiayai oleh swasta. Gerindra ingin pembangunan ibu kota baru sepenuhnya dibiayai oleh negara.

"Kalau Gerindra maunya 100 persen uang negara," kata Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Edhy Prabowo di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8).

Pembangunan ibu kota, kata Edhy termasuk pula dalam skema membangun negeri. Maka itu, pembangunan itu tidak bisa diserahkan pada swasta untuk menghindari intervensi di masa mendatang.

Wakil ketua umum Gerindra itu juga mempertanyakan dana pemindahan ibu kota ke Penajam Paser dan Kutai Kartanegara yang diprediksi membutuhkan dana mencapai Rp 500 triliun. Padahal, Indonesia saat ini tidak memiliki dana sebanyak itu.

Baca Juga: Akui Punya Lahan di Ibu Kota Baru, Gerindra: Prabowo dan Hashim Bakal...

Baca Juga: Fix Ibu Kota Pindah, Anak Buah Prabowo Tanya: Kenapa Gak di Jonggol?

Ia pun meminta agar pemindahan ibu kota ini tidak terburu-buru dan harus dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat. "Menurut saya kajian-kajian nya di DPR sendiri belum dibahas. kita perlu mengkaji secara dalam tentang pemindahan ibu kota," ujar Edhy.

Ia menambahkan, Gerindra secara umum sepakat soal pemindahan ibu kota. Namun, Gerindra lebih sepakat untuk pemindahan ibu kota ke tempat yang lebih dekat.

"Kami Gerindra ingin kalau bisa di sekitar Jakarta Jonggol sebagai misal. tidak terlalu jauh tinggal penguatan-penguatan," ujar Edhy Prabowo.

Seperti diketahui, pada Senin (26/8), Presiden RI Joko Widodo menentukan lokasi ibu kota di dua kabupaten di Kalimantan Timur. Dua kota/kabupaten yang dipilih yakni Penajam Paser dan Kutai Kartanegara.

"Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur," ujar Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).

Pemerintah punya beberapa alasan dalam rencana pemindahan, antara lain, karena terjadi krisis ketersediaan air di pulau Jawa dan konversi lahan terbesar juga terjadi di sana. Selain itu, tingginya urbanisasi terkonsentrasi di Jakarta dan Jabodetabek, kemacetan dan kualitas udara tidak sehat serta rawan banjir tahunan hingga turunnya tanah dan muka air laut naik, juga menjadi salah satu pertimbangannya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.59 3,739.57
British Pound GBP 1.00 17,621.99 17,446.46
China Yuan CNY 1.00 2,003.28 1,983.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,169.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,596.66 9,499.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.80 1,789.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,288.27 10,185.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,574.56 15,419.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.77 3,357.83
Yen Jepang JPY 100.00 13,173.11 13,039.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6206.199 -25.274 655
2 Agriculture 1370.120 -3.285 20
3 Mining 1655.731 -9.706 49
4 Basic Industry and Chemicals 865.817 -15.123 73
5 Miscellanous Industry 1175.534 6.983 49
6 Consumer Goods 2216.558 -7.799 54
7 Cons., Property & Real Estate 492.330 -8.272 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.672 -6.834 75
9 Finance 1256.359 0.335 90
10 Trade & Service 796.070 -0.485 164
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 135 228 93 68.89
2 AHAP 75 101 26 34.67
3 OKAS 216 270 54 25.00
4 POLA 840 1,000 160 19.05
5 KRAH 1,135 1,320 185 16.30
6 ALKA 420 480 60 14.29
7 ABMM 1,950 2,180 230 11.79
8 PSAB 240 268 28 11.67
9 ISSP 121 135 14 11.57
10 MPOW 181 198 17 9.39
No Code Prev Close Change %
1 YELO 176 145 -31 -17.61
2 FILM 416 350 -66 -15.87
3 PORT 625 530 -95 -15.20
4 PSDN 167 142 -25 -14.97
5 TIRA 286 254 -32 -11.19
6 PRAS 167 150 -17 -10.18
7 PTIS 280 252 -28 -10.00
8 EMTK 5,100 4,610 -490 -9.61
9 KPAL 680 625 -55 -8.09
10 BAPA 89 82 -7 -7.87
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 147 148 1 0.68
2 IATA 50 50 0 0.00
3 IPTV 520 555 35 6.73
4 FREN 166 163 -3 -1.81
5 YELO 176 145 -31 -17.61
6 ERAA 1,925 2,020 95 4.94
7 PGAS 2,170 2,280 110 5.07
8 HOME 84 84 0 0.00
9 BCAP 160 161 1 0.62
10 BRPT 1,000 965 -35 -3.50