Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. Hong Kong - HKSAR: Perubahan prospek peringkat HK oleh Moody's Investors Service tidak berdasar faktual
  • 08:58 WIB. Bursa - Indeks Strait Times melemah 0,36% dari pembukaan di level 3.192
  • 08:57 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng melemah 0,87% dari pembukaan di level 26.889
  • 08:57 WIB. IHSG - IHSG dibuka melemah 0,07% di awal sesi I.
  • 08:56 WIB. Bursa - Indeks KOSPI menguat 0,01% dari pembukaan di level 2.062
  • 08:55 WIB. Bursa -  Indeks Nikkei Jepang melemah 0,02% dari pembukaan di level 21.985
  • 08:54 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup melemah 0,31% pada posisi 2.997
  • 08:53 WIB. Korea - BoonTheShop (Shinsegae Group) akan buka di Harrods, London 
  • 08:53 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,52% pada posisi 27.076
  • 08:51 WIB. Bursa - Indeks NASDAQ ditutup melemah 0,28% pada posisi 8.153
  • 08:50 WIB. GOLD - Spot price emas diperdagangkan pada posisi 1.498 $/ounce
  • 08:49 WIB. Minyak - CEO Chevron Michael Wirth: Serangan terhadap kilang minyak Saudi tidak akan mempengaruhi AS dalam jangka pendek.
  • 08:48 WIB. OIL - Minyak bumi acuan Brent diperdagangkan pada posisi 67,85 $/barel
  • 08:47 WIB. OIL - Minyak bumi acuan WTI diperdagangkan pada posisi 61,69 $/barel
  • 08:43 WIB. Korea - Hanwha Total Petrochemical co selesaikan perluasan fasilitas produksi ethylene dan propylene

Wapres JK Sebut Pemindahan Ibu Kota Masih Butuh Proses Panjang

Wapres JK Sebut Pemindahan Ibu Kota Masih Butuh Proses Panjang - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan proses pemindahan pusat Pemerintahan ke sebagian wilayah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara masih membutuhkan proses yang panjang. JK menerangkan, meskipun Pemerintah telah mengumumkan pemindahan ibu kota Pemerintahan ke Kalimantan Timur, namun masih memerlukan pembahasan mendalam dan persetujuan bersama-sama dengan DPR RI.

"Jadi Pemerintah itu tidak sepihak, ini calon ibu kota yang nanti diajukan ke DPR itu prosesnya, perlu pendalaman dari semua sektor, pemerintahan tentu, di faktor ekonomi dan sebagainya, kemudian menjadi di tingkat kajian akademis, dari situ baru RUU (rancangan undang-undang), nanti dibahas di DPR. jadi masih panjang," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (27/8).

Baca Juga: Meski Ibu Kota Pindah, Anies Gak Yakin Polusi di Jakarta Berkurang

Baca Juga: Ibu Kota Fix Pindah, Gerindra Marah-Marah Tak di..

JK menyebut, pembahasan pemindahan ibu kota juga akan dilakukan Pemerintah bersama DPR periode yang baru usai pelantikan. JK beralasan, DPR periode saat ini sudah tidak cukup waktu untuk membahas pemindahan ibu kota Pemerintahan.

"Ya tidak mungkin DPR sekarang kan, karena sisa sebulan lebih tugasnya. jadi mungkin dibahas nanti lebih dalam oleh DPR tentunya. DPR juga itu belum terbentuk mengatur komisinya, apanya, itu makan tempo juga itu, deal-deal," ujar JK.

Dengan demikian, JK menilai payung hukum pemindahan ibu kota ini tidak bisa selesai cepat dan masih butuh waktu. "Belum sampai ke situ. baru sampai ke DPR pengajuan itu, nanti UU ibu kota dan UU terkait tentu secara bersamaan menjadi bagian daripada pembahasan itu. nanti itu akan tercermin dalam naskah akademis," ujar JK.

JK pun belum dapat memastikan apakah proses pemindahan bisa dilakukan pada 2024 sesuai target paling cepat Pemerintah. JK menilai, proses panjang harus dilalui agar pemindahan ibu kota Pemerintah terancang dan terselesaikan dengan baik.

"Ya tentu diusahakan, namun karena prosedurnya panjang dan dalam waktu empat tahun terkecuali kalau dipercepat, tapi juga langkahnya harus sesuai dengan aturan dan kita ingin ibu kota betul-betul yang baik, tentu perencanaannya juga harus baik dan juga perlu dipertimbangkan dengan hati-hati," kata JK.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Muhammad Jusuf Kalla (JK), Joko Widodo (Jokowi), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.53 3,719.01
British Pound GBP 1.00 17,582.91 17,401.23
China Yuan CNY 1.00 1,994.14 1,974.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,090.00 13,950.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,681.24 9,582.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.39 1,782.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,251.00 10,145.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,606.08 15,449.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.58 3,348.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,077.78 12,946.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6219.435 -115.408 652
2 Agriculture 1361.119 -4.695 21
3 Mining 1679.100 9.097 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.538 -4.674 72
5 Miscellanous Industry 1188.637 -9.828 49
6 Consumer Goods 2222.625 -143.391 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.194 -2.638 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.711 -0.304 75
9 Finance 1248.458 -20.517 90
10 Trade & Service 806.205 -6.008 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 67 90 23 34.33
2 LPLI 125 158 33 26.40
3 ITIC 800 1,000 200 25.00
4 MYTX 63 77 14 22.22
5 TALF 312 360 48 15.38
6 APEX 530 580 50 9.43
7 AHAP 57 62 5 8.77
8 POLL 4,630 5,025 395 8.53
9 SHID 3,350 3,600 250 7.46
10 ARTA 364 390 26 7.14
No Code Prev Close Change %
1 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
2 OMRE 1,740 1,400 -340 -19.54
3 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
4 JAWA 150 124 -26 -17.33
5 BMSR 120 100 -20 -16.67
6 AKSI 580 486 -94 -16.21
7 BRAM 7,400 6,225 -1,175 -15.88
8 OKAS 224 193 -31 -13.84
9 BCAP 199 172 -27 -13.57
10 BAPI 150 130 -20 -13.33
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 2,800 2,290 -510 -18.21
2 MNCN 1,305 1,285 -20 -1.53
3 GGRM 68,800 54,600 -14,200 -20.64
4 IPTV 555 540 -15 -2.70
5 BBRI 4,310 4,190 -120 -2.78
6 MAMI 129 130 1 0.78
7 BAPI 150 130 -20 -13.33
8 IATA 50 50 0 0.00
9 BMTR 376 364 -12 -3.19
10 ADRO 1,375 1,430 55 4.00