Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Iran - Presiden Iran kritik Perancis,  Jerman dan Inggris yang menyalahkan Iran terhadap serangan Aramco
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 1,11% di akhir sesi II.
  • 12:13 WIB. AS - EIA: Harga bensin naik lebih dari 8 sen menjadi sekitar US$3,34 per galon di California,  Oregon,  Washington,  Nevada,  Arizona,  Alaska dan Hawaii
  • 12:05 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 1,26% di akhir sesi I.
  • 10:57 WIB. Suku Bunga - Tingkat bunga penjaminan LPS turun 25 bps untuk Rupiah dan valas pada Bank Umum dan BPR, berlaku 26 September 2019

Asik, BNI Mau Turunkan Suku Bunga Kredit

Asik, BNI Mau Turunkan Suku Bunga Kredit - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan atau BI 7day Reverse Repo Rate ke level 5,5 persen, terkait hal tersebut PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menyatakan bakal mengevaluasi untuk menurunkan tingkat suku bunga kredit.

 

"Jika dampak terhadap cost of fund sudah terlihat dan likuiditas longgar, maka kami akan segera evaluasi tingkat bunga kredit," kata Direktur BBNI, Rico Rizal Budidarmo, di Jakarta, Selasa (27/8/2019). 

 

Baca Juga: Paruh Kedua 2019, BNI Bangun Modal Ventura dengan Dana Awal....

 

Menurutnya, ketika BI menurunkan BI 7day Reverse Repo Rate ke level 5,75 persen, pihaknya telah mengantisipasi penurunan biaya dana. Perseroan berkonsentrasi penurunan cost of fund yang lebih mengarah pada tingkat bunga deposito, terutama yang special rate.

 

“Antisipasi kemungkinan penurunan biaya dana yang lebih kepada produk tabungan atau DPK yang sifatnya special rate khususnya deposito. Di BNI cuma setengah dari deposito yang sifatnya specila rate. Kami lihat sudah ada penurunan secara biaya.  Kami harap nanti juga kita lihat dampak dari penurunan juga cost of fundd yang ikut turun,” jelasnya.

 

Baca Juga: BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuan 25 BPS Jadi...

 

Pada semester pertama 2019, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 20 persen (year on year) menjadi Rp549,23 triliun. Rico mengatakan, pertumbuhan kredit BNI didorong oleh pembiayaan pada korporasi yang mencapai 51,9 persen dari total portfolio kredit BBNI.

 

"Kredit BNI fokus pembiayaan pada sektor-sektor unggulan yang memiliki risiko relatif rendah, terutama ke sektor manufaktur, perdagangan, restoran dan hotel serta jasa dunia usaha. Sejalan dengan strategi BNI, yaitu menjaga komposisi kredit korporasi dalam kisaran 50- 55 persendari total kredit," papar Rico.

 

Baca Juga: Kredit BNI Tumbuh 20% di Semester I 2019

 

Ia menuturkan, penyaluran kredit BNI ditopang oleh kemampuan perseroan dalam menjaga likuiditas di tengah kondisi pasar keuangan yang ketat. Tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Semester I-2019 yang bertumbuh 13 (yoy) menjadi Rp595,07 triliun. "BNI mampu menjaga rasio dana murah, ditunjukkan dari komposisi CASA mencapai 64,6 persen dari total DPK," jelasnya.

 

Sebagaimana diketahui, pada Semester I-2019, rasio kredit bermasalah (NPL) gross BBNI tercatat membaik menjadi 1,8 persen dari periode yang sama di 2018 sebesar 2,1 persen. "Credit cost juga menunjukkan perbaikan, turun dari 1,7 persen di Semester I-2018 menjadi 1,4 persen pada Semester I 2019," pungkasnya.

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Suku Bunga, Bank Indonesia (BI)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Bank BNI

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.59 3,739.57
British Pound GBP 1.00 17,621.99 17,446.46
China Yuan CNY 1.00 2,003.28 1,983.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,169.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,596.66 9,499.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.80 1,789.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,288.27 10,185.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,574.56 15,419.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,393.77 3,357.83
Yen Jepang JPY 100.00 13,173.11 13,039.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6206.199 -25.274 655
2 Agriculture 1370.120 -3.285 20
3 Mining 1655.731 -9.706 49
4 Basic Industry and Chemicals 865.817 -15.123 73
5 Miscellanous Industry 1175.534 6.983 49
6 Consumer Goods 2216.558 -7.799 54
7 Cons., Property & Real Estate 492.330 -8.272 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.672 -6.834 75
9 Finance 1256.359 0.335 90
10 Trade & Service 796.070 -0.485 164
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 135 228 93 68.89
2 AHAP 75 101 26 34.67
3 OKAS 216 270 54 25.00
4 POLA 840 1,000 160 19.05
5 KRAH 1,135 1,320 185 16.30
6 ALKA 420 480 60 14.29
7 ABMM 1,950 2,180 230 11.79
8 PSAB 240 268 28 11.67
9 ISSP 121 135 14 11.57
10 MPOW 181 198 17 9.39
No Code Prev Close Change %
1 YELO 176 145 -31 -17.61
2 FILM 416 350 -66 -15.87
3 PORT 625 530 -95 -15.20
4 PSDN 167 142 -25 -14.97
5 TIRA 286 254 -32 -11.19
6 PRAS 167 150 -17 -10.18
7 PTIS 280 252 -28 -10.00
8 EMTK 5,100 4,610 -490 -9.61
9 KPAL 680 625 -55 -8.09
10 BAPA 89 82 -7 -7.87
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 147 148 1 0.68
2 IATA 50 50 0 0.00
3 IPTV 520 555 35 6.73
4 FREN 166 163 -3 -1.81
5 YELO 176 145 -31 -17.61
6 ERAA 1,925 2,020 95 4.94
7 PGAS 2,170 2,280 110 5.07
8 HOME 84 84 0 0.00
9 BCAP 160 161 1 0.62
10 BRPT 1,000 965 -35 -3.50