Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles

Berat, Kalau Pindah Ibu Kota Pakai APBN Terlalu Berat

Berat, Kalau Pindah Ibu Kota Pakai APBN Terlalu Berat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah saat ini masih mencari cara untuk membiayai pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur. Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Ridwan Taufik Rahman mengatakan, membutuhkan banyak macam sumber dana untuk membiayai pemindahan ibu kota.

"Saya kira kalau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat berat dalam tahap awal (pemindahan ibu kota)," kata Ridwan, Selasa (27/8/2019). 

 Meskipun begitu, Ridwan menjelaskan pemerintah memang sudah menyiapkan beberapa alternatif yang memungkinkan untuk memindahkan ibu kota. Salah satunya selain APBN yakni dengan skema Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU). 

Baca Juga: Harapan PKS: Semoga Ibu Kota Baru Tak Seperti Mobil Asemka

Baca Juga: Pindah Ibu Kota, KPK Juga Ikut ke Kaltim

Dia mengatakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga memiliki estimasi lebih banyak dengan KPBU untuk membiayai pemindahan ibu kota. "Terutama untuk membantu fungsi utama legislatif, eksekutif, dan yudikatif," ujar Ridwan. 

Sementara biaya dari APBN untuk membuat istana negara, rumah dinas, sarana pendidikan, pengadaan lahan, dan ruang terbuka hijau. Jadi, lanjut Ridwan, untuk yang lain estimasinya menggunakan biya dari kerja sama swasta atau KPBU. 

"Terus sekarang masalahnya yang mana paling tepat, justru ini perlu didiskusikan karena kaitannya dengan kondisi keuangan negara yang sekarang sedang mengalami defisit APBN," ungkap Ridwan. 

Dia menuturkan pada Juli 2019 defisit bengkak sampai Rp 187 triliun. Jadi, kata dia, jika menggunakan APBN terlalu banyak bebannya, kecuali untuk pengadaan lahan meski harus menyelesaikan banyak izin usaha. 

Terlebih, di Kaltim menurut Ridwan banyak lahan pertanian atau sawah yang subur. "Ini juga akan menjadi masalah. Apakah sawah produktif direlokasi jadi bangunan. Jadi akan kehilangan ekonomi dari sektor pertanian," tutur Ridwan. 

Ridwan menuturkan selain APBN harus ada skema lainnya yang harus mendukung. KPBU dengan BUMN atau swasta menurutnya bisa menjadi pilihan agar tidak memberatkan APBN. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan, pihaknya masih mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemindahan ibu kota. Sri Mulyani mengaku masih mempelajari master plan atau rencana induk yang dikembanghkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bappenas. 

Dari rencana induk tersebut, Sri menambahkan, Kemenkeu baru dapat melihat seberapa besar kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar di lokasi ibu kota baru. Kegiatan ini direncanakan dimulai pada tahun depan. "Gimana status asetnya dan layout kebutuhan capital spending," tuturnya ketika ditemui di Gedung DPR/ MPR, Jakarta, Selasa (27/8). 

Di sisi lain, Sri mengatakan, Kemenkeu juga harus memikirkan seluruh aset negara yang berada di ibu kota sekarang, DKI Jakarta. Hal ini akan berpengaruh pada tahapan inventarisasi dan proses pelaksanaan proyek pemindahan ibu kota itu sendiri. Apakah dilakukan secara bertahap atau sekaligus. 

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69