Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles
  • 08:56 WIB. AS - Twitter menangguhkan ribuan akun yang memiliki hubungan dengan pemerintah di Timteng
  • 04:14 WIB. India - AS dan India akan bahas penurunan tarif pada beberapa produksi AS dan perlakuan khusus ekspor India ke AS

Gerindra Ngotot Ibu Kota Dipindah ke Jonggol, Emang Ada Apa Sih?

Gerindra Ngotot Ibu Kota Dipindah ke Jonggol, Emang Ada Apa Sih? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyarankan agar ibu kota dapat dipindah ke wilayah Jonggol yang tidak jauh lokasinya dari Jakarta.

Menurutnya, pemindahan ibu kota ke Jonggol lebih mudah ketimbang harus ke Kalimantan. Pasalnya, kata Fadli yang juga Politikus Gerindra ini, menyebut infrastruktur di wilayah Jonggol sudah tersedia dan masih banyak lahan kosong yang luas.

"Loh kalau Jonggol itu split capital, lebih mudah, infrastrukturnya tidak terlalu sulit, jalan sudah ada, lahan masih ada. Nah kalau split capital itu lebih mudah seperti halnya waktu Kuala lumpur dengan Putra Jaya itu namanya split capital. Jadi bukan pindahkan ibu kota, ibu kota cuma jaraknya 25 km kok yang namanya Putra Jaya," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Baca Juga: Fix Ibu Kota Pindah, Anak Buah Prabowo Tanya: Kenapa Gak di Jonggol?

Baca Juga: Depak 3 Sekjen, Cak Imin Ngambek Tak Dilirik Jokowi Jadi Cawapres?

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunjuk Provinsi Kalimantan Timur tepatnya di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara sebagai ibu kota baru.

Namun, kendati begitu, ia berujar bahwa usulan Jokowi tersebut baru hanya sekadar rencana yang belum mutlak.

"Itu kan niat, belum tentu niat yang mutlak bisa saja saya kira di jalan setelah melalui kajian yang mendalam itu bisa berubah. Di situlah harusnya presiden mendengarkan rakyat, ini kan bukan raja. Kalau raja menitahkan saya mau pindahkan ke situ, itu boleh kalau raja. Ini kan bukan kerajaan, ini negara demokrasi," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kaltim menjadi lokasi ibu kota baru bisa saja gagal jika DPR tak menyetujuinya. 

"Bisa dong, bisa saja tetap di Jakarta kok. Apalagi tiba-tiba nanti tahun depan urusannya sudah lain, mati listrik lagi misalnya. Kemudian apa, orang juga lupa iya kan, nanti lihat saja lah apa yang saya omongin hari ini," tukasnya.

Sebelumnya, Waketum Gerindra Edhy Prabowo mengklaim pemindahan ibu kota negara di sekitar Jakarta, yaitu di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, Presiden Jokowi resmi mengumumkan lokasi untuk memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta, ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Dulu pernah diwacanakan di Jonggol, kenapa tidak di Jonggol saja?" ujarnya kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8).

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Joko Widodo (Jokowi), Fadli Zon, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69