Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gegara Selfie, Belasan Orang Tewas Tertabrak KA

Gegara Selfie, Belasan Orang Tewas Tertabrak KA - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kasus selfie di pinggiran rel kereta api (KA) hingga mengakibatkan korban jiwa cukup memprihatinkan di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) 6 Yogyakarta. Belasan orang dilaporkan rewas akibat tertabrak KA akibat selfie sejak Januari hingga Agustus 2019.

Manager Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, pihaknya sangat prihatin karena rata rata yang menjadi korban adalah anak anak dan remaja. Belasan orang yang menjadi korban, rata rata meninggal dunia meski ada juga yang terluka. “Selfie yang dilakukan sangat mengabaikan keselamatan. Biasanya yang melakukan ingin viral,” kata Eko Budiyanto, Minggu (1/9/2019).

Baca Juga: Inka Gandeng Perusahaan Malaysia Majukan Industri Kereta Api

Aksi nekat itu antara lain ngetril di jalur rel, menggantung di jembatan rel, hingga tiduran di atas rel. “Ada yang tiduran hingga kereta melintas, saat bangun lalu dikasih tepuk tangan teman temannya yang merekam,” terangnya. Hanya saja, aksi aksi yang menyerempet bahaya itu sering berujung maut. “Di Solo Yogyakarta, dan Kulonprogo pernah ada,” terangnya.

Pihaknya justru mendapat informasi terkait kejadian semacam itu dari Kepolisian atau media massa yang memberitakan. Sementara, masinis justru tidak tahu karena fokus menjalankan kereta sesuai prosedur. Sehingga ketika ada yang tertemper KA di pinggiran rel tidak mengetahui. Jika mengetahui ada orang yang tertemper KA, masinis kemudian berhenti dan melaporkan kejadian itu.

Data dari Januari sampai akhir Agustus 2019, terdapat belasan kejadian dan rata rata karena selfie. PT KAI telah menempuh berbagai upaya agar masyarakat tidak mendekati jalur rel, terutama yang padat frekuensi KA melintas. Mulai dari memasang rambu rambu larangan hingga membuat pagar pembatas. Sebab di titik titi tertentu, menjadi lokasi berkumpulnya warga untuk menonton KA melintas.

Baca Juga: Video: Kereta Barang Angkut Batu Kapur Alami Kecelakaan

Bahkan banyak diantaranya yang sambil momong anak. “Kami menghimbau agar orangtua mawas dalam mengawasi anaknya. Jangan sibuk main HP, sementara anaknya dibiarkan bermain di pinggiran rel,” tegasnya. Diakuinya, KA merupakan moda transportasi yang menarik untuk dilihat dan dinikmati. Pada sisi lain, tempat tempat publik di perkotaan kini juga semakin sempit.

Sehingga lokasi tertentu di pinggiran rel menjadi alternatif untuk bermain. Ketika KAI membuat pagar pembatas agar masyarakat tidak mendekati jalur, banyak diantaranya justru semakin ramai oleh para penjual dan arena bermain anak. Sehingga lokasi itu berubah seperti pasar. Guna mengedukasi masyarakat, khususnya remaja dan pelajar, PT KAI turun langsung melakukan sosialisasi ke sekolah.

Seperti melalui direksi mengajar, kunjungan anak anak ke stasiun. Pihaknya juga rutin terjun ke sekolah sekolah dan memberikan materi keselamatan kereta api sembari memberikan bantuan CSR. “Kerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) juga kami lakukan,” tegasnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), Kecelakaan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00