Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar melemah 0,29% terhadap Euro pada level 1,1042 $/euro
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar melemah 0,41% terhadap Poundsterling pada level 1.2454 $/pound
  • 16:13 WIB. China - Konsumsi listrik naik 4,5% di China dari Januari-Agustus 2019
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar menguat 0,08% terhadap Yen pada level 108,22 yen/dollar
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar melemah 0,05% terhadap Yuan pada level 7,09 yuan/dollar
  • 16:07 WIB. Oil - Harga Acuan WTI diperdagangkan pada level 58,79 $/barel
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.501 $/ounce
  • 16:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,16 $/barel
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,64% di akhir sesi II.
  • 14:52 WIB. Korea - Produksi mobil Korsel turun 15,9% (y on y)  pada Agustus
  • 14:51 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,17% pada level 7.335
  • 14:43 WIB. Bursa - Indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,18% pada level 21.960
  • 14:41 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,41% pada level 2.070
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,46% di akhir sesi I.
  • 22:34 WIB. Jepang  - Menkeu Taro Aso rekomendasikan Masatsugu Asakawa menjadi Presiden ADB

Polisi Tangkap 8 Pengibar Bendera Bintang Kejora dan Ancaman 20 Tahun Penjara

Polisi Tangkap 8 Pengibar Bendera Bintang Kejora dan Ancaman 20 Tahun Penjara - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menangkap delapan orang terkait pengibaran bendera bintang kejora beberapa waktu lalu. Argo menyebut, pihak kepolisian telah menetapkan delapan orang tersebut sebagai tersangka.

"Iya sudah tersangka," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Minggu (1/9).

Diketahui, Dua Pengibar Bintang Kejora di Seberang Istana Ditangkap Freddy Numberi Tegaskan Bintang Kejora Bukan Bendera Negara  Menkumham Sesalkan Pengibaran Bendera Bintang Kejora 

Baca Juga: Bendera Bintang Kejora Berkibar, Aparat Diminta Pasrah?

Baca Juga: Gereja Serukan: Turunkan Bintang Kejora

Salah satu tersangka adalah juru bicara Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI West Papua), Surya Anta Ginting. Mereka diduga mengibarkan bendera Bintang Kejora saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Rabu (28/8). 

Delapan tersangka itu pun ditangkap di tempat yang berbeda-beda. Salah satunya di Asrama Lani Jaya, Depok, Jawa Barat. Hingga saat ini, kata Argo, mereka masih menjalani pemeriksaan intensif terkait peristiwa tersebut.

Argo menambahkan, delapan tersangka itu dikenakan pasal makar sebagaimana tercantum dalam Pasal 106 dan 110 KUHP. "Intinya ada kaitannya dengan keamanan negara, ada pasal di KUHP, yakni pasal 106 dan 110. Tentunya penyidik masih melakukan pendalaman dan memeriksa orang yang kita amankan," kata Argo. 

Jika merujuk pada aturan KUHP, terkait pengibaran bendera Bintang Kejora bisa dijerat dengan Pasal 106, Pasal 107, atau Pasal 108. 

Dalam KUHP Pasal 106 tersebut mengatur tentang makar dengan maksud supaya seluruh atau sebagian wilayah negara jatuh ke tangan musuh atau memisahkan sebagian wilayah negara dari yang lain, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun.

Sementara Pasal 107 ayat (1) menjelaskan bahwa makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. Dan ayat (2), "para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun."

Kemudian Pasal 108 ayat (1) "Barang siapa bersalah karena pemberontakan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun". Ayat (2) "para pemimpin dan para pengatur pemberontakan diancam dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun".

Tag: Papua, Argo Yuwono, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Hukum

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.53 3,734.80
British Pound GBP 1.00 17,676.18 17,499.89
China Yuan CNY 1.00 2,000.62 1,980.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,694.17 9,595.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.89 1,789.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,289.41 10,184.65
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,661.22 15,502.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.36 3,347.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,075.22 12,943.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45