Portal Berita Ekonomi Senin, 23 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:59 WIB. Bursa - Indeks FTSE dibuka melemah 0,30% pada level 7.323
  • 14:29 WIB. India - Karyawan bank di India akan mogok nasional 26 dan 27 September sebagai protes mega merger bank
  • 14:05 WIB. Inggris - Agensi perjalanaan Thomas Cook alami kebangkrutan
  • 13:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.513 $/ounce
  • 13:55 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,76 $/barel
  • 13:32 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 65,00 $/barel
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,1115 Yuan/Dollar
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar menguat 0,15% terhadap Yen pada level 107,72 Yen/Dollar
  • 13:19 WIB. Korea - Ekspor ponsel Korsel turun 18,2% menjadi US$1,06 miliar sampai dengan Agustus 
  • 13:17 WIB. Korea - Ekspor ICT turun 24,5% menjadi US$15,23 miliar pada Agustus
  • 13:17 WIB. Valas - Dollar menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2475 $/Pound
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1024 $/Euro

Hadapi Ketidakpastian Global, Asean Harus Makin Solid

Hadapi Ketidakpastian Global, Asean Harus Makin Solid - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Di tengah ketidakpastian global saat ini, satu-satunya pilihan Asean adalah tetap bekerja sama dan membina hubungan agar semakin solid. Hal ini disampaikan Staf Khusus Mendag Bidang Isu-isu Strategis Perdagangan Internasional, Lili Yan Ing dalam the 12th Asean and Asia Forum (AAF) di Singapura, Jumat (29/8/2019) lalu.

Acara tersebut mengangkat tema The Sino-American Conflict and Asean: Surviving, Transforming, Suceeding. Dalam paparannya, Lili membahas respons Asean dan strategi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

"Asean kini mengalami ketidakpastian, baik dari sisi politik maupun ekonomi, akibat dari memanasnya hubungan dagang AS-China. Di sisi ekonomi, perang dagang juga telah memengaruhi supply chains dan sentimen dunia usaha, bahkan menambah kekhawatiran akan adanya kebuntuan melampaui urusan dagang dan teknologi. Di tengah kondisi seperti saat ini, Asean tidak memiliki pilihan lain kecuali tetap bersama, tentunya dengan ditopang ekonomi domestik yang kuat," jelas Lili.

Baca Juga: BI Bilang Dunia Masuki Era Baru: Globalisasi Mati, Digitalisasi Bangkit

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Chan Chun Sing. Mendag Chan menyampaikan, Asean harus mempertahankan sekaligus memperkuat sentralitas sebagai kawasan. Selain itu, Asean harus melipatgandakan upaya untuk menjadi mitra ekonomi yang giat dan atraktif.

Menurut Chan, yang menjadi komposisi kunci untuk mewujudkan sentralitas Asean adalah koherensi, komitmen, kepercayaan diri, dan konsistensi. Penting untuk negara-negara anggota Asean untuk menghindari kebijakan yang populis dan menekan.

Lili juga menyampaikan, masing-masing negara Asean meningkatkan kapasitas sektor manufaktur dengan mempertahankan (atau meningkatkan) kontribusi paling sedikit 25% dari produk domestik bruto (PDB). Selain itu, 80% dari total angkatan kerja di Asean adalah lulusan sekolah menengah.

Sementara itu, negara-negara seperti Jerman, Jepang, dan Korea Selatan mempertahan sektor manufaktur lebih dari 20% dari PDB karena sektor manufaktur dapat memberikan sumber pendapatan yang relatif stabil bagi mayoritas penduduk dan juga sumber inovasi.

Untuk itu, lanjutnya, perdagangan intra-Asean perlu ditingkatkan dalam meningkatkan economies of scale of production sehingga bisa membuka kesempatan negara mitra dagang utama di Asia, yaitu China dan India.

Baca Juga: Apa Alasan Dewan Bisnis AS-ASEAN Pantau Situasi Politik ASEAN?

"Asean perlu memanfaatkan potensi ini dengan simplifikasi rules of origin dan streamlining nontariff measures," jelas Lili dalam pemaparannya.

AAF merupakan forum pertemuan para tokoh politik dan ekonomi dengan menghadirkan kurang lebih 200 pembuat kebijakan dan pelaku usaha di Asia untuk membahas perkembangan ekonomi dan kebijakan perdagangan dan investasi terkini di Asia.

Acara yang diselenggarakan Singapore Institute of International Affairs (SIIA) ini bertujuan untuk memahami implikasi ketegangan hubungan AS-China terhadap negara-negara di kawasan Asia Tenggara (Asean).

Tag: Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Perang Dagang

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Reuters/Via The Staits Time

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,771.53 3,734.01
British Pound GBP 1.00 17,665.36 17,487.74
China Yuan CNY 1.00 2,000.03 1,980.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,147.00 14,007.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,588.84 9,486.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,804.63 1,786.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,279.76 10,176.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,597.07 15,441.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,392.57 3,354.97
Yen Jepang JPY 100.00 13,136.78 13,003.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69