Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

AS-China Cekcok dan Inggris-Eropa Cerai, Ibarat Sebuah Keluarga: Rupiah Korban Broken Home

AS-China Cekcok dan Inggris-Eropa Cerai, Ibarat Sebuah Keluarga: Rupiah Korban Broken Home
WE Online, Jakarta -

Berbagai sentimen global terus menarik ulur pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot, termasuk pada hari ini, Selasa (03/09/2019).

Memasuki pertengahan pekan, bayang-bayang esklaasi perang dagang AS dan China masih menjadi sentimen negatf terhadap rupiah. Sebagaimana diketahui, pada Minggu (01/09/2019) lalu, AS resmi mengenakan tarif baru sebesar 15% atas barang China senilai US$110 miliar yang meliputi produk pakaian, sepatu, kamera, dan termasuk produk teknologi terbaru seperti Apple Watch. 

Baca Juga: Kenaikan Tarif Bukan Lagi Wacana, AS-China Mustahil Rujuk?

Begitu pun juga dengan China yang melakukan aksi balasan dengan menaikkan tarif atas produk AS senilai US$75 miliar sebesar 5% hingga 10%.

Kedua negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut sejatinya sudah bercekcok dalam waktu yang lama. Suhu perang dagang yang naik-turun pun telah memberi pengaruh yang besar terhadap perekonomian global, termasuk di Indonesia. 

Tak cukup puas dengan sentiemn perang dagang, global juga dihadapkan oleh sentimen perceraian antara Inggris dan Uni Eropa. Sentimen yang lebih akrab dikenal sebagai British Exit (Brexit) ini tidak kalah berpengaruhnya dari perang dagang AS-China.

Baca Juga: Eropa Ikut Berulah, Rupiah Jadi Makin Gegana!

Perlu diketahui bahwa mulai hari ini, Selasa (03/09/2019) hingga lima pekan ke depan, yakni Senin (14/10/2019), Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson akan menangguhkan parlemen. Hal itu tentu tidak menguntungkan karena parlemen akan mempunyai waktu yang kian sempit untuk melakukan negosiasi berkaitan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa. 

Berdasarkan dua sentimen tersebut bukan mustahil bahwa psikologis pasar akan terpengaruh. Hasilnya tentu bisa ditebak, dolar AS semakin diburu, sedangkan aset-aset berisko dari negara berkembang semakin dijauhi.

Baca Juga: Rupiah Jadi Korban Tembakan Peluru Nyasar, Duh!

Buktinya, hingga berita ini dimuat, dolar AS masih menjelma sebagai mata uang terbaik di dunia. Mata uang Asia seluruhnya dilahap habis oleh dolar AS, termasuk rupiah. Jika polemik AS-China serta Inggris Eropa diibaratkan sebagai sebuah keluarga, rupiah bisa dikatakan menjadi korban broken home karena terus-menerus tersiksa karena sentimen tersebut.

Pada pembukaan pasar pagi tadi, rupiah sudah terdepresiasi 0,04% ke level Rp14.195 per dolar AS. Depresiasi tersebut kian dalam seiring berjalannya perdagangan. Hingga pukul 09.57 WIB, rupiah terkoreksi 0,25% ke level Rp14.229 per dolar AS.

Koreksi tersebut menempatkan rupiah di daftar terbawah dari jajaran mata uang Asia. Rupiah tercatat melemah di hadapan dolar Hongkong (-0,22%), yen (-0,08%), dolar Taiwan (-0,07%), yuan (-0,05%), dan dolar Singapura (-0,02%). 

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Rupiah, Perang Dagang, British Exit (Brexit)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Reuters/Dominic Lipinski

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23