Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 16.495 IDR/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,84% pada level 23.280.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,69% pada level 2.780.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,42% pada level 2.450.
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,64% pada level 5.489.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,37% pada level 17.818.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,34% pada level 1.724.

4 Konglomerat Ini Makin Tajir Setelah Krisis Finansial 2009

4 Konglomerat Ini Makin Tajir Setelah Krisis Finansial 2009 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kembali menengok ke tahun 2009, finansial kala itu tengah mengalami krisis hebat. Peristiwa itu menjadi sebuah ancaman bagi setiap orang.

Alih-alih jatuh miskin, ada miliarder dunia yang justru mengalami peningkatan kekayaan. Harta mereka melonjak setelah mengambil keputusan anti-mainstream.

Siapa saja miliarder yang dimaksud? Melansir dari Investopedia (3/9/2019), berikut keempat miliarder tersebut:

1.  Warren Buffet

Nama miliarder pertama ini pasti udah kamu ketahui. Pasalnya, dia sekarang masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia menyaingi Bill Gates dan Jeff Bezos.

Ketika krisis finansial tahun 2008 sampai 2009, Warren Buffet memutuskan membeli saham di Goldman Sachs sebanyak US$5 miliar. Dia juga membeli saham perusahaan energi terkemuka General Electric seharga US$3 miliar.

Baca Juga: Kesederhanaan Hidup Warren Buffett, Lebih Senang Beramal Ketimbang Foya-Foya

2. John Paulson

John Paulson merupakan seorang miliarder asal Amerika Serikat yang mendirikan perusahaan manajemen finansial saham bernama Paulson & Co pada tahun 1994.

Ketika terjadi krisis finansial di dunia pada tahun 2009, John Paulson Justru membeli saham Bank of America sebesar US$2,5 miliar dan US$100 juta di Goldman Sachs.

3.  Jamie Dimon

Miliarder ketiga adalah Jamie Dimon yang sekarang ini menjabat sebagai CEO JP Morgan Chase. Ketika krisis finansial melanda, milarder asal New York ini mengakuisisi perusahaan finansial Bear Stearns dan Washigton Mutual.

Jamie berhasil membeli Bear Stearns dengan harga sekitar US$10 atau setara Rp140 ribuan per lembar sahamnya.

Baca Juga: Intip Gaya Hidup Putra Bungsu Miliarder Budi Hartono, Membumi Tak Kenal Tinggi Hati

4. Robert Budi Hartono dan Michael Hartono

Di posisi terakhir, ada miliarder asal Indonesia yang memiliki bisnis rokok Djarum dan bank BCA yakni Robert Budi Hartono dan Michael Hartono.

Harta kekayaan kedua orang terkaya di Indonesia ini pada periode krisis tahun 2009 ke 2010 naik dari US$7 miliar ke US$11 miliar. Hingga saat ini, kekayaan kedua orang itu tercatat sudah menyentuh US$35 miliar lebih.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: MoneySmart

Baca Juga

Tag: Robert Budi Hartono, Warren Edward Buffett, miliarder

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Willy Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62