Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Diusulkan Jadi Wisata Halal, Masyarakat Danau Toba Menolak, Kenapa?

Diusulkan Jadi Wisata Halal, Masyarakat Danau Toba Menolak, Kenapa?
WE Online, Jakarta -

Beberapa tahun belakangan sejumlah negara kian gencar mempromosikan wisata halal. Tujuannya tentu saja menarik minat wisatawan mancanegara dari negara mayoritas Muslim. Indonesia adalah salah satu negara yang turut mempromosikan wisata halal.

Terbaru Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memberikan pernyataan bila Danau Toba hendak dijadikan destinasi wisata halal.

Tapi ternyata, pernyataan Edy itu mendapat protes keras dari masyarakat Sumatera Utara. Tak sedikit yang menolak bila Danau Toba dijadikan wisata halal.

Baca Juga: Genjot Wisatawan Danau Toba, Landasan Pacu Bandara Sibisa Segera Diperpanjang

Berdasarkan informasi yang Okezone himpun, Rabu (4/9/2019), sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Danau Toba sempat melakukan unjuk rasa di depan kantor gubernur pada Senin kemarin. Tak hanya itu, muncul pula petisi menolak wisata halal di kawasan Danau Toba.

Petisi itu dibuat olah Poltak Simanjuntak dan ditujukan ke para pejabat. Mulai dari Presiden Joko Widodo, Gubernur Sumatera Utara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, hingga sejumlah instansi dan lembaga terkait. Dalam petisi, dijabarkan alasan penolakan konsep wisata halal di Danau Toba.

“Danau Toba sebagai anugerah Tuhan bagi Indonesia, bagi Sumatera Utara dan terutama bagi orang-orang Batak yang hidup di sekitarnya, sejak lama sudah menjadi destinasi wisatawan dalam dan luar negeri.

Selama ratusan tahun, tidak ada terdengar kesulitan bagi siapapun, agama apapun, suku bangsa manapun, negara manapun untuk dapat menikmati keindahan Danau Toba.

Khusus umat Muslim yang acap datang sebagai turis lokal maupun dari manca negara, seperti Malaysia, nyaris tak terdengar kesulitan mereka menunaikan salat dan mengakses makanan halal. Walaupun diketahui bahwa warga sekitar Danau Toba beragama Kristen Protestan dan Katolik serta Parmalim.

Orang Batak, penduduk asli setempat, memperlakukan pendatang sebagai "Tondong" (saudara) ataupun "Dongan" (sahabat). Di sana-sini, berkeliaran ternak babi dan anjing.”

Kemudian deskripsi itu mengarah kepada keputusan Edy yang hendak memberlakukan konsep wisata halal. Menurut petisi tersebut, konsep wisata halal melarang pemotongan babi di sembarang tempat di kawasan Danau Toba. Hal itulah yang membuat banyak elemen menolak konsep wisata halal.

“Konsep ini langsung mendapat perlawanan sengit dari berbagai elemen, konsep ini akan menimbulkan stigma baru yang potensial menimbulkan gesekan dan keresahan sosial serta penafian kearifan dan potensi budaya setempat. Jika konsep ini tidak segera dihentikan, maka gelombang penolakan, bahkan konflik horizontal bisa terjadi,” pungkas penjelasan dalam petisi.

Sang pembuat petisi mengharapkan 1.500 orang bersedia menandatangani petisi tersebut. Hingga berita ini dibuat, sebanyak 1.177 orang telah menandatangani petisi tersebut.

Banyak pula yang meninggalkan komentar mengenai pendapat dan alasannya menolak konsep wisata halal di Danau Toba. Salah satunya seorang bernama Sanda Panggabean.

“Hargai perbedaan budaya. Ada adat kebiasaan setempat yang menjadi budaya lokal. Keanekaragaman itu kekayaan,” tulisnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Danau Toba, Pariwisata, Sumatera Utara (Sumut)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/Septianda Perdana

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89