Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,34% pada level 23.006.
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 4,41% pada level 2.470.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 4,44% pada level 20.943.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 4,41% pada level 7.360.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG trekoreksi 1,30% di awal sesi I.

SSIA Kantongi Rp261 Miliar dari Penjualan Lahan

SSIA Kantongi Rp261 Miliar dari Penjualan Lahan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) berhasil meraih penjualan lahan sebesar 15,6 hektare (ha) atau senilai Rp261 miliar. Angka penjualan lahan ini melampaui target pada 2019 yang ditetapkan sebesar 15 ha.

Lahan tersebut terjual dengan kisaran US$119,7 per meter persegi. Head of Investor Relations SSIA Erlin Budiman mengatakan, lahan yang terjual berlokasi di Suryacipta City of Industry, Karawang. Penjualan lahan ini juga melampaui pencapaian pada 2018 yang hanya sebesar 8,6 ha. Perseroan optimistis hingga akhir tahun ini, unit usaha properti diharapkan dapat berkontribusi sekitar 15% dari total pendapatan SSIA.

“Penjualan lahan kami didorong oleh iklim ekonomi Indonesia yang semakin membaik pasca masa pemilu. Kondisi politik Indonesia yang relatif stabil pasca penetapan pemenang presiden serta kebijakan makro ekonomi pemerintah yang berpihak pada kemajuan iklim bisnis telah mampu mendorong pertumbuhan realisasi investasi dan pertumbuhan bisnis kawasan industri. Oleh karena itu, perseroan optimistis kinerja perseroan hingga akhir 2019 sesuai target,” ujar Erlin di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga: Kementan Fokus Tata Lahan Rawa Tingkatkan Produksi Pangan

Erlin menjelaskan, salah satu strategi perseroan pada semester II/2019 adalah dengan tetap fokus pada pengembangan proyek Kawasan Industri Subang City of Industri. Perseroan menargetkan akuisisi lahan Subang City of Industry untuk tahun ini sebesar 160 ha dan hingga semester I/2019, perseroan telah menambah lahan seluas 60 ha.

Hingga akhir 2018, SSIA telah memiliki landbank Subang seluas 1.053 ha dari total 2.000 ha yang ditargetkan perseroan. Rencananya, 1.000 ha akan diakuisisi dalam waktu tiga tahun hingga empat tahun mendatang.

Menurut dia, guna mempercepat pengembangan proyek Kawasan Industri Subang City of Industry, pada28 Agustus 2019, SSIA telah menandatangani komitmen perjanjian pinjaman antarperusahaan dengan anak usahanya, PT Suryacipta Swadaya (SCS), selaku pengembang. SCS akan menggunakan komitmen pinjaman tersebut untuk pembangunan tahap I Subang City of Industri.

Pinjaman yang diberikan kepada SCS diperoleh SSIA dari komitmen pinjaman dari International Finance Corporation (IFC) yang ditandatangani pada 31 Mei 2018 dengan nilai pinjaman hingga USD1 juta. SSIA berencana mencairkan pinjaman tersebut secara bertahap.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: PT Surya Semesta Internusa Tbk

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: SuryaInternusa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64