Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Mengenal Investasi dan Cara-Cara Memulainya

Mengenal Investasi dan Cara-Cara Memulainya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Berbicara mengenai investasi, kira-kira hal apa yang Anda pikirkan pertama kali? Investasi apa yang terbaik? Investasi apa yang cocok untuk saya? Dan investasi apa yang hasilnya paling besar?

Sebelum pertanyaan tersebut dijawab, perlu kiranya menyamakan persepsi terlebih dahulu. Menurut Investopedia, investasi merupakan aset keuangan yang dibeli dengan maksud memberikan penghasilan di masa mendatang atau mendapat keuntungan dari kenaikan harga (selisih harga jual dan beli).

Untuk mempermudah memahami apa itu investasi, mari kita gunakan sebuah pengandaian. Setiap dari Anda yang ingin menginvestasikan uang tentunya memiliki sebuah tujuan. Nah, tujuan itu tidak dapat dicapai jika tidak mempunyai titik awal untuk memulai langkah investasi. Merencanakan keuangan di sini digambarkan sebagai sebuah tujuan dari perjalanan Anda. Bisa dibilang, investasi adalah kendaraan atau alat transportasi untuk mewujudkan keuangan Anda.

Baca Juga: Jangan Kasih Kendor! Pasar Investasi Domestik Makin Bertenaga di Jumat Siang!

Founder dan CEO Finansialku, Melvin Mumpuni, menggambarkan perjalanan sebagai sebuah investasi. Ia melemparkan pertanyaan: kira-kira kendaraan apa yang cocok jika saya ingin pergi dari Jakarta ke Bandung dalam waktu maksimal dua hari? Jawabannya, bisa mobil, motor, kereta, atau bahkan jalan kaki. Lalu jika Anda ingin ke Bandung maksimal hanya tiga jam? Tak ada yang cocok kecuali transportasi udara yaitu pesawat atau helikopter.

Menurut Melvin, hal tersebut hampir sama dengan investasi yang ingin Anda lakukan. Investasi adalah cara untuk mempercepat dan mengakselerasi agar tujuan-tujuan keuangan Anda dapat segera terwujud.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, investasi menjadi kendaraan untuk membantu Anda mewujudkan tujuan keuangan. Ada dua hal yang perlu diperhatikan, yakni berapa dana yang dibutuhkan dan berapa waktu yang dibutuhkan. Kebutuhan dana berbeda-beda karena tergantung apa yang Anda ingin tuju/capai.

Lantas jenis investasi apa yang cocok Anda terapkan? Pertama, Anda perlu menentukan produk investasi berdasarkan kondisi keuangan dengan contoh berapa banyak uang yang dapat Anda investasikan setiap bulan. Dengan kata lain, kemampuan Anda dalam berinvestasi.

Selanjutnya Anda perlu memahami apa yang Anda mau. Kemudian mencari kendaraan yang tepat digunakan untuk mencapai keinginan Anda tersebut.

Ada tiga konsep investasi yang perlu dipahami terlebih dahulu. Mulanya, dalam investasi Anda harus tahu, apakah butuh pertumbuhan modal (capital gain) atau pemasukan rutin (cash flow). Kedua, Anda perlu mengenal konsep bahwa uang Rp100.000 sekarang lebih berharga daripada Rp100.000 di waktu lima tahun ke depan. Kemudian, pamahi cara kerja produk investasi.

Melvin memaparkan penjelasan singkat namun cukup mudah diterima. Menurut Melvin, investasi yang pertama yaitu investasi seperti bos ayam. Maksudnya apa? Bayangkan jika Anda bekerja sebagai bos peternak ayam. Kira-kira bagaimana cara mendapatkan keuntungan dari bisnis anak ayam? Dari pertanyaan tersebut ada dua hal yang bisa dilakukan, yakni besarkan anak ayam dan jual dagingnya (ayam pedaging) atau besarkan anak ayam dan jual telurnya (ayam petelur).

Untuk yang pertama, jika membesarkan anak ayam dan menjual daging ayam maka Anda harus kehilangan aset utamanya, yaitu ayam. Dari model investasi ini Anda dapat disebut berinvestasi untuk mendapatkan peningkatan modal (capital gain).

Beberapa contoh produk investasi yang memberikan capital gain adalah reksa dana, jual-beli saham, perdagangan mata uang asing, jual beli rumah, dan lainnya. Ada pola investasi dari capital gain yakni Anda membeli sesuatu di harga rendah dan menjualnya kembali di harga tinggi. Investasi capital gain harus memberikan selisih harga jual dan harga beli.

Model investasi capital gain lebih cocok untuk tujuan keuangan seperti dana membeli rumah (atau uang muka rumah), dana membeli mobil, dana liburan, dan dana pendidikan. Investasi yang kedua Anda membesarkan anak ayam dan menjual telur ayam itu. Anda tidak perlu menjual aset utama, yaitu ayamnya.

Keuntungan dari membesarkan anak ayam dan menjual telur adalah Anda akan mendapatkan kenaikan harga. Jika Anda menjual telur maka Anda dapat disebut penghasilan berkala (cash flow). Contoh produk investasi yang memberikan keuntungan cash flow adalah dividen saham, kupon surat utang (kupon ORI, SBR, sukuk ritel, sukuk tabungan), peer to peer lending, uang sewa kos, dan lainnya.

Baca Juga: Teliti, Syarat Utama untuk Investasi Secara Online

Pola investasi seperti ini adalah beli aset yang dapat menghasilkan pemasukan rutin setiap periodenya (bisa bulanan, per tiga bulan, dan tahunan). Bisa jadi aset mengalami kenaikan harga, tetapi fokus keuntungan utama ada di cash flow rutin.

Investasi cash flow lebih cocok untuk tujuan keuangan seperti membiayai kehidupan saat pensiun, ingin mencapai kebebasan keuangan, melunasi utang, dan lainnya. Anda sudah mengenal dua jenis tujuan investasi secara umum yaitu capital gain (meningkatkan modal awal) dan cash flow (pemasukan berkala). Nah, kira-kira Anda cocok dengan model tujuan yang mana?

Capital gain atau cash flow? Itu semua disesuaikan kembali dengan tujuan keuangan Anda. Sebab seperti penjelasan di awal, investasi adalah kendaraan Anda.

Baca Juga

Tag: Investasi

Penulis: Muhammad Syahrianto

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.30 3,615.58
British Pound GBP 1.00 17,971.87 17,791.69
China Yuan CNY 1.00 1,975.11 1,955.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,700.16 13,563.84
Dolar Australia AUD 1.00 9,377.76 9,281.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,762.60 1,745.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,146.01 10,043.57
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,144.16 14,989.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,366.96 3,331.00
Yen Jepang JPY 100.00 12,517.28 12,390.46
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.109 -5.101 675
2 Agriculture 1373.668 -16.149 21
3 Mining 1477.166 -4.026 49
4 Basic Industry and Chemicals 971.995 6.046 77
5 Miscellanous Industry 1214.166 -14.289 51
6 Consumer Goods 2063.089 -15.731 57
7 Cons., Property & Real Estate 473.253 0.567 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1099.077 2.296 76
9 Finance 1378.649 3.256 92
10 Trade & Service 741.148 -4.067 167
No Code Prev Close Change %
1 INDO 147 198 51 34.69
2 RELI 130 170 40 30.77
3 LMAS 130 155 25 19.23
4 OMRE 930 1,100 170 18.28
5 KOTA 610 720 110 18.03
6 LPIN 256 298 42 16.41
7 INAF 810 925 115 14.20
8 SDPC 108 123 15 13.89
9 ALMI 308 348 40 12.99
10 PEGE 120 135 15 12.50
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 700 525 -175 -25.00
2 LMSH 446 338 -108 -24.22
3 POLA 171 145 -26 -15.20
4 GLOB 406 350 -56 -13.79
5 DMND 1,530 1,350 -180 -11.76
6 PCAR 324 288 -36 -11.11
7 IGAR 336 300 -36 -10.71
8 SKRN 520 466 -54 -10.38
9 NASA 620 560 -60 -9.68
10 KIOS 420 380 -40 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,700 1,690 -10 -0.59
2 TOWR 830 825 -5 -0.60
3 INAF 810 925 115 14.20
4 BMRI 7,775 7,925 150 1.93
5 LMAS 130 155 25 19.23
6 TCPI 6,875 7,000 125 1.82
7 NIKL 695 675 -20 -2.88
8 BBCA 34,200 34,050 -150 -0.44
9 PGAS 1,915 1,880 -35 -1.83
10 BBRI 4,740 4,740 0 0.00