Portal Berita Ekonomi Senin, 21 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:04 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,94 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,97 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Euro pada level 1,1863 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,26% terhadap Poundsterling pada level 1,2951 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,23% terhadap Yen pada level 104,33 JPY/USD.
  • 13:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.952 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,22% pada penutupan sesi I.

Indonesia Masih Sepi Investor Asing, yang Benar?

Indonesia Masih Sepi Investor Asing, yang Benar?
WE Online, Surakarta -

Indonesia masih belum banyak dilirik oleh investor karena masih kalah dari negara berkembang lainnya, menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kementerian Keuangan mengungkapkan alasan di balik enggannya investor asing masuk ke Indonesia.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara menilai, hal itu bukan hanya karena sekadar pemberian insentif, melainkan kemudahan perizinan juga.

"Ada beberapa pertimbangan untuk menanamkan modal. Bukan sekadar insentif pajak saja. Kalau di Kemenkeu, kita bicara insentif pajak, kita kasih. Tapi harus diingat bukan itu saja yang bisa membuat orang berduyun-duyun masuk," ujar Suahasil di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga: Tito Sebut Ada Pihak Asing dalam Kerusuhan Papua

Faktanya, yang dibutuhkan investor asing adalah kemudahan perizinan. Dan ini ditawarkan oleh negara lainnya. Jadi tidak melulu soal insentif pajak dan pembangunan infrastruktur.

"Apa sih yang dicari orang dalam berinvestasi? Easy of doing business, kemudahan berbisnis. Apa saja faktornya? Infrastruktur, lisensi, ketersediaan listrik atau enggak, dan kemudahan izin," terangnya.

Aturan perpajakan dan ketenagakerjaan di negara lain juga menjadi daya tarik bagi investor asing, tambah Suahasil. Untuk itu, Indonesia akan membuat aturan untuk kemudahan berbisnis bagi investor asing.

Baca Juga: Bukan Cuma Fintech, OJK Juga Temukan 49 Entitas Investasi dan 30 Gadai Ilegal

"Semua faktor itu, ekosistem bisnis harus benar. Undang-undang tenaga kerja musti mendukung. Kalau dia ekspor impor, butuh dwelling time-nya bagaimana. Semua elemen dalam easy of doing business itu penting dan harus sekaligus," jelasnya.

Vietnam misalnya, hanya butuh waktu dua bulan agar asing bisa berinvestasi di sana. Sementara, di Indonesia, hal itu bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Sebelumnya, pada Rabu (4/9/2019), Jokowi mengungkapkan, selama dua bulan lalu, ada 33 perusahaan keluar dari China, tapi tak ada yang pindah ke Indonesia. 23 di antara perusahaan China itu memilih Vietnam, 10 tancap gas ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Tak ada yang memilih Indonesia.

“Engga ada yang ke kita. Tidak ada yang ke Indonesia. Tolong ini digarisbawahi. Hati-hati. Berarti kita punya persoalan yang harus kita selesaikan,” ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Investasi, negara berkembang

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Imagenesmy

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,944.92 3,905.57
British Pound GBP 1.00 19,170.50 18,978.28
China Yuan CNY 1.00 2,188.59 2,166.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,796.62 14,649.39
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.21 10,716.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.27 1,890.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.77 10,800.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,553.23 17,374.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,600.15 3,560.00
Yen Jepang JPY 100.00 14,181.16 14,036.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59