Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles
  • 08:56 WIB. AS - Twitter menangguhkan ribuan akun yang memiliki hubungan dengan pemerintah di Timteng
  • 04:14 WIB. India - AS dan India akan bahas penurunan tarif pada beberapa produksi AS dan perlakuan khusus ekspor India ke AS
  • 04:01 WIB. Turki - Pengadilan Turki hukum penjara 14 orang karena terhubung dengan IS ekstrimis

Kebakaran Hebat Hutan di Australia, Ratusan Pemadam Dikerahkan

Kebakaran Hebat Hutan di Australia, Ratusan Pemadam Dikerahkan - Warta Ekonomi
WE Online, Melbourne -

Para petugas pemadam kebakaran Australia berjuang menghadapi angin kencang dan kobaran api yang bergerak cepat pada Sabtu. Ketika itu para petugas bekerja untuk mengendalikan kebakaran hutan yang tak terkendali dan memusnahkan 21 rumah.

 

Ada sekitar 100 kebakaran berkobar di Negara Bagian Queensland dan New South Wales pada Sabtu, dan biro cuaca di sana memperkirakan petugas pemadam harus terus berjuang menghadapi udara kering akibat kekeringan dan sedikitnya curah hujan pada musim hujan.

 

Pada Negara Bagian Queensland di bagian timur-laut negeri tersebut, Perdana Menteri Annastacia Palaszczuk mengatakan bahwa ada 51 lokasi kebakaran aktif pada Sabtu dan 17 rumah telah hancur, sementara resiko yang ditimbulkan oleh kebakaran tetap tinggi selama beberapa hari kendati temperatur turun.

 

Baca Juga: Wanita Paruh Baya di Australia Tewas Setelah Diapatuk Ayam, Kok Bisa?

 

"Kami belum keluar dari ini, keadaan sangat kering," kata Palaszczuk mengutip Reuters, Sabtu (7/9/2019).

 

Wilayah New South Wales, negara bagian dengan penduduk paling padat Australia, lebih dari 65 kebakaran hutan dan rumput terjadi pada Sabtu, dan Rural Fire Service (RFS) di negara bagian itu memberlakukan keadaan darurat mengenai tiga kebakaran.

 

"Lebih dari 500 petugas pemadam terus melindungi rumah untuk mengendalikan api dalam kondisi sulit," kata RFS dalam sebuah pernyataan.

 

Pada minggu pertama musim semi di Australia bukan masa yang bersejarah mengenai ancaman tinggi kebakaran tapi pantai timur negeri itu telah menderita selama dua tahun curah hujan di bawa rata-rata, sehingga menciptakan kondisi kering di banyak wilayah negeri tersebut.

 

Karena temperatur tinggi, kelembaban rendah, kondisi kering dan angin kencang membuat kebakaran Jumat, dan Shane Fitzsimmons, Komisaris RFS, menggambarkannya sebagai salah satu hari kebakaran paling buruk dalam sejarah.

 

"Bekerjasama dengan Biro Meteorologi, dengan membongkar catatan data kami, kami tak bisa menemukan di mana peringkat bahaya kebakaran setinggi ini pada awal tahun ini dalam sejarah ketersediaan data," jelas Australian Broadcastin Corporation, yang mengutip Fitzsimmons.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Kebakaran Hutan, Australia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: (Foto/Reuters)

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69