Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,38% pada level 22.044
  • 14:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,46% pada level 2.080
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar melemah 0,13% terhadap Euro pada level 1,1044 $/euro
  • 13:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2474 $/pound
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar melemah 0,48% terhadap Yen pada level 107,93 yen/dollar
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar menguat 0,23% terhadap Yuan pada level 7,10 yuan/dollar
  • 13:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.496 $/ounce
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,28 $/barel
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,73 $/barel
  • 12:23 WIB. India - Saham Vodafone Idea naik 16,5% yang merupakan lompatan terbesar dalam 1 bulan
  • 12:16 WIB. India - Pakistan menolak izin perjalanan PM India ke AS melintasi wilayah udara Pakistan
  • 10:50 WIB. India - Startup investasi online Groww peroleh pendanaan seri B sebesar 154 crore rupee dari Ribbit Capital
  • 09:26 WIB. China - Pendiri Alibaba Joe Tsai resmi jadi pemilik Brooklyn Nets
  • 06:12 WIB. AS - Fed Reserve menurunkan suku bunga 25 bps pada hari Rabu

Soal PB Djarum, Eks Anggota KPAI Buka Suara, Bergetar Bos Dengarnya!!

Soal PB Djarum, Eks Anggota KPAI Buka Suara, Bergetar Bos Dengarnya!! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mantan Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, menilai tidak ada eksploitasi anak dalam audisi PB Djarum. Ia juga meminta polemik beasiswa audisi PB Djarum untuk disikapi secara bijaksana yakni melihat dari dua sisi.

Diketahui, PB Djarum berhenti melakukan audisi atlet bulutangkis pada 2020, karena dianggap telah melanggar aturan oleh KPAI. 

"Satu sisi betul di situ adalah rokok, tapi di lain sisi, ini adalah pembibitan terhadap anak bangsa," ujarnya kepada wartawan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Baca Juga: PB Djarum Pamit, YLKI Marahi Menpora

Baca Juga: Audisi PB Djarum Dihentikan, Abu Janda Sewot: Pawai ISIS Didiamkan!

Lanjutnya, ia mengatakan kedatangannya menghadap Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko untuk memberikan pendapat mengenai polemik audisi PB Djarum.

Kepada Moeldoko, ia menegaskan tidak ada eksploitasi pada audisi PB Djarum. Justru, ia mempertanyakan indikator yang dipakai KPAI untuk menunjuk PB Djarum mengeksploitasi anak.

"Saya katakan secara jelas, tidak ada eksploitasi anak. Kalaupun KPAI mengatakan logo Djarum pada baju anak-anak itu sebagai ekspolitasi terhadap anak, ya eksploitasi seperti apa?" tuturnya.

Ia pun mengklaim dalam pertemuannya dengan Moeldoko KPAI bisa bijaksana dan tidak melihat audisi PB Djarum melalui kaca mata kuda.

"Pak Moeldoko meminta KPAI harus lebih bijaksana, harus melihat ini secara komprehensif. KPAI tidak boleh melihatnya dengan kaca mata kuda. Artinya, segera berdamai, siapa pun yang menjadi mediatornya,” tukasnya.

Sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin dalam acara konferensi pers pada Sabtu (7/9), mengumumkan, bila audisi PB Djarum untuk sementara undur diri pada 2020.

Ia menyebut ke depannya belum mengetahui ajang yang setiap tahunnya sangat ditunggu para calon atlet bulutangkis itu bisa kembali digelar atau tidak.

"Pada audisi kali ini, juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," ungkap Yoppy dikutip dari laman resmi PB Djarum, Minggu (9/8/2019).

Tag: PB Djarum, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Moeldoko, Bulu Tangkis

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Idhad Zakaria

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.39 3,739.37
British Pound GBP 1.00 17,665.91 17,487.15
China Yuan CNY 1.00 2,003.20 1,983.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,169.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,625.00 9,528.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,810.67 1,792.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,280.06 10,177.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,634.07 15,478.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,378.40 3,341.83
Yen Jepang JPY 100.00 13,100.04 12,969.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6276.633 39.943 653
2 Agriculture 1387.598 -13.692 21
3 Mining 1671.117 -6.325 49
4 Basic Industry and Chemicals 894.963 2.248 72
5 Miscellanous Industry 1187.630 31.262 49
6 Consumer Goods 2243.412 9.335 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.506 3.875 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.614 6.972 75
9 Finance 1265.924 13.302 90
10 Trade & Service 805.028 -1.731 163
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 390 486 96 24.62
2 SDRA 675 795 120 17.78
3 TIRA 238 278 40 16.81
4 JSKY 840 980 140 16.67
5 SMMA 8,800 10,000 1,200 13.64
6 POLI 1,120 1,265 145 12.95
7 MBTO 130 145 15 11.54
8 NUSA 75 82 7 9.33
9 GIAA 490 535 45 9.18
10 KOTA 550 600 50 9.09
No Code Prev Close Change %
1 FILM 630 500 -130 -20.63
2 SSTM 500 454 -46 -9.20
3 DNAR 266 242 -24 -9.02
4 INOV 434 400 -34 -7.83
5 KDSI 1,475 1,365 -110 -7.46
6 YULE 150 139 -11 -7.33
7 BIPP 69 64 -5 -7.25
8 BMSR 110 103 -7 -6.36
9 ETWA 96 90 -6 -6.25
10 MINA 2,570 2,410 -160 -6.23
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MNCN 1,275 1,285 10 0.78
3 MSIN 466 470 4 0.86
4 MAMI 139 139 0 0.00
5 KPIG 148 148 0 0.00
6 HOME 97 99 2 2.06
7 HMSP 2,330 2,370 40 1.72
8 BMTR 354 354 0 0.00
9 FREN 142 154 12 8.45
10 ERAA 1,980 1,920 -60 -3.03