Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:06 WIB. Kebakaran Aramco - Menlu AS: Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pasokan energi dunia
  • 10:46 WIB. China - JD Digits ekspansi ke Thailand luncurkan aplikasi e-wallet
  • 08:10 WIB. Inggis - Toilet emas padat senilai US$1,25 juta di Istana Blenheim dicuri
  • 02:10 WIB. Arab Saudi - Fasilitas Aramco di Abqaiq dan ladang minyak Khura diserang pada 4 sore waktu setempat (Saudi Press Agency)
  • 23:52 WIB. Irak - Kementerian Listrik Irak tanda tangani perjanjian kerjasama senilai US$1,3 M dengan Siemens dan Orascom
  • 23:32 WIB. Iran - Nilai perdagangan bilateral Iran dan AS capai US$49 juta pada 7 bulan pertama
  • 20:38 WIB. India - Pemerintah akan kehilangan pendapatan hingga 50 ribu crores dengan kebijakan pengembalian bea dan pajak untuk eksportir
  • 20:36 WIB. India - Pemerintah India rilis kebijakan pengembalian bea dan pajak kepada eksportir

Para Siswa di Hong Kong Bergandeng Tangan Bentuk Rantai Manusia, Tujuannya Bikin Haru

Para Siswa di Hong Kong Bergandeng Tangan Bentuk Rantai Manusia, Tujuannya Bikin Haru - Warta Ekonomi
WE Online, Hong Kong -

Siswa sekolah menengah bergandengan tangan membentuk rantai manusia di distrik-distrik di seluruh Hong Kong pada Senin (9/9/2019). Tujuan aksi para pelajar yang sebagian besar mengenakan seragam sekolah dan masker ini adalah untuk mendukung para demonstran anti-pemerintah.

Dalam laporannya, Reuters menjelaskan bahwa para pelajar memberikan dukungan kepada para pedemo usai unjuk rasa akhir pekan lalu kembali berakhir dengan bentrok antara para pengunjuk rasa dengan polisi antihuru-hara.

Stasiun-stasiun metro yang ditutup pada hari Minggu (8/9/2019) di tengah-tengah konfrontasi sudah dibuka kembali, meskipun suasana di pusat keuangan Asia itu tetap tegang.

Baca Juga: Rumor Polisi Eksekusi 3 Demonstran Guncang Publik Hong Kong

Pemerintah Hong Kong memperingatkan pihak asing untuk tidak ikut campur soal urusan dalam negeri bekas jajahan Inggris itu setelah ribuan pemrotes meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membebaskan kota itu dari China.

Media pemerintah mengatakan Hong Kong adalah bagian yang tidak terpisahkan dari China dan segala upaya pemisahan diri akan dihancurkan.

Demo yang telah berjalan tiga bulan terakhir itu untuk memprotes RUU ekstradisi yang memungkinkan tersangka kriminal diekstradisi ke China untuk diadili dan dihukum di sana.

Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam sudah mencabut RUU ekstradisi, meski begitu ternyata para demonstran belum puas.

Para demonstran kini menuntut pembebasan semua yang ditangkap dan hak bagi orang-orang Hong Kong untuk memilih pemimpin mereka sendiri.

Joshua Wong, salah satu pemimpin gerakan "Payung" pro-demokrasi lima tahun lalu, dijadwalkan muncul di pengadilan pada hari Senin atas tuduhan melanggar syarat jaminan pembebasannya pada Agustus lalu. Dia ditangkap atas tuduhan menghasut dan berpartisipasi dalam majelis yang tidak sah.

Baca Juga: Demonstran: Donald Trump Harus Bebaskan Hong Kong!

Inggris menyerahkan Hong Kong kembali ke China pada tahun 1997 di bawah formula "satu negara, dua sistem" yang menjamin kebebasan warga yang tidak dinikmati di daratan China. Banyak warga Hong Kong takut Beijing mengikis otonomi tersebut.

Beijing membantah tuduhan mencampuri urusan pemerintah Hong Kong, namun menegaskan bahwa Hong Kong adalah urusan internal China. Pemerintah di Beijing mengecam demo di Hong Kong dan menuduh Amerika Serikat serta Inggris mengobarkan kerusuhan.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Hong Kong, Kerusuhan Hong Kong

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,737.67 3,699.66
British Pound GBP 1.00 17,296.47 17,118.20
China Yuan CNY 1.00 1,978.94 1,959.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,020.00 13,880.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.14 9,535.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,791.83 1,773.80
Dolar Singapura SGD 1.00 10,202.30 10,094.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,515.93 15,358.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,368.57 3,332.53
Yen Jepang JPY 100.00 12,963.48 12,830.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46