Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Polemik PB Djarum, Eks Anggota Suruh KPAI Pakai 'Kaca Mata Kuda'

Polemik PB Djarum, Eks Anggota Suruh KPAI Pakai 'Kaca Mata Kuda' Kredit Foto: Antara/Idhad Zakaria
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, ikut merespons keputusan PB Djarum berhenti melakukan audisi atlet bulutangkis pada 2020, karena dianggap telah melanggar aturan oleh KPAI. Menurutnya, tidak ada eksploitasi anak dalam audisi PB Djarum.

Ia mengatakan polemik beasiswa PB Djarum harus disikapi secara bijaksana. Bahkan, ia juga menghadap ke Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Saat bertemu Moeldoko, ia menegaskan tidak ada eksploitasi pada audisi PB Djarum. Ia justru mempertanyakan indikator yang dipakai untuk menunjuk PB Djarum mengeksploitasi anak.

"Saya katakan secara jelas, tidak ada eksploitasi anak. Kalaupun KPAI mengatakan logo Djarum pada baju anak-anak itu sebagai ekspolitasi terhadap anak, ya eksploitasi seperti apa?" tuturnya kepada wartawan, di Istana Kenegaraan, di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Baca Juga: Soal PB Djarum, Eks Anggota KPAI Buka Suara, Bergetar Bos Dengarnya!!

Baca Juga: PB Djarum Pamit, YLKI Marahi Menpora

Lanjutnya, ia mengatakan Moeldoko berharap KPAI bisa bijaksana dan tidak melihat audisi PB Djarum melalui ”kaca mata kuda”.

"Pak Moeldoko meminta KPAI harus lebih bijaksana, harus melihat ini secara komprehensif. KPAI tidak boleh melihatnya dengan kaca mata kuda. Artinya, segera berdamai, siapa pun yang menjadi mediatornya,” ucapnya.

Terkait itu, ia mengatakan polemik audisi PB Djarum harus melihat dari dua sisi.

"Satu sisi betul di situ adalah rokok, tapi di lain sisi, ini adalah pembibitan terhadap anak bangsa," ujarnya.

Sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin dalam acara konferensi pers pada Sabtu (7/9), mengumumkan, bila audisi PB Djarum untuk sementara undur diri pada 2020.

Ia menyebut ke depannya belum mengetahui ajang yang setiap tahunnya sangat ditunggu para calon atlet bulutangkis itu bisa kembali digelar atau tidak.

"Pada audisi kali ini, juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," ungkap Yoppy dikutip dari laman resmi PB Djarum, Minggu (9/8/2019).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Vicky Fadil

Bagikan Artikel: